Minggu, 30 Juli 2017

BUPATI PANEN RAYA DI MOJOLABAN

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, SH, MH, bersama Forkopimda Sukoharjo melaksanakan Panen Raya di hamparan sawah Kelompok Tani Marsudi Joho, Mojolaban, pada hari Sabtu (29/7).

Bupati beserta Ketua DPRD, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Sukoharjo melakukan panen dengan menggunakan Combine Harvester (alat pemanen padi) yang merupakan bantuan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI), disamping alat tersebut deiberikan juga bantuan sejumlah alat mesin pertanian kepada seluruh Kelompok Tani, Gapoktan, UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) dan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) di Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya kepada perwakilan dari kelompok tani.

Dalam acara ini Diserahkan secara simbolis empat unit hand traktor, satu unit traktor roda 4, satu unit rice transplanter dan empat unit pompa air. "Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi karena kelompok ini berhasil dalam budidaya padi," ungkap Bupati dalam acara tersebut.

"Sukoharjo walaupun luas lahan sawahnya hanya 20.643 Ha tapi merupakan daerah pertanian yang surplus beras, dimana tahun 2016 Sukoharjo surplus 135.108 Ton, atau naik 5 persen dari tahun sebelumnya, Sukoharjo telah meraih produksi padi 108 persen dari target yang ditetapkan dari Kementrian Pertanian RI pada tahun 2016," tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Ir. Nety Harjianti menjelaskan, total bantuan alat mesin pertanian yang diserahkan dari APBN 2017 untuk Kelompok Tani/Gapoktan yakni tiga unit traktor roda 4‎, 125 unit hand traktor roda, lima unit transplanter dan 85 unit pompa air. Sedangkan bantuan untuk Brigade Dinas berupa alat pertanian Combine Harvester (alat pemanen padi) sebanyak delapan unit, Rice Transplanter (mesin tanam padi) sebanyak tiga unit dan Power Thresher (alat perontok padi) sebanyak 3 unit.

"Saya berharap dengan modernisasi alat pertanian ini, pembiayaan dalam usaha dan budidaya pertanian menjadi lebih efisien. Langkah ini juga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan kekurangan tenaga kerja di bidang pertanian" ungkap Ir. Nety Harjianti dalam keterangannya.

"Semoga dengan keberhasilan Kelompok Tani Marsudi, bisa dijadikan contoh bagi Kecamatan Mojolaban, serta Kabupaten Sukoharjo pada umumnya. Agar upaya peningkatan produksi pertanian dapat tercapai dan petani bisa sejahtera," tutupnya. (ang)

Kamis, 27 Juli 2017

Dispendukcapil Sukoharjo Sosialisasikan Kebijakan Administrasi Kependudukan


Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Sukoharjo, mensosialisasikan kebijakan administrasi kependudukan  dan pencacatan sipil tahun 2017 kepada seluruh camat, lurah ,kepala desa dan tenaga penggerak PKK se-kabupaten Sukoharjo, terkait sosialisasi kebijakan yang didasarkan pada Undang-Undang No.23 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang semula berada di Kecamatan kemudian dengan adanya UU Nomor 24 Tahun 2013 diserahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil.

Kegiatan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani, SE. Dalam sambutannya Hj. Etik Suryani, SE berharap para abdi Negara disemua tingkat untuk selalu "greteh" mengajak warga masyarakatnya untuk peduli mencatatkan peristiwa penting yang dialami seperti dokumen kependudukan KTP, akta kelahiran, akta kematian serta untuk dapat mengetahui hak mereka selaku warga negara Indonesia yang memiliki status pribadi dan berbadan hukum.

"Saya berharap para camat, kepala desa/lurah serta para kader PKK baik ditingkat Kabupaten,  Kecamatan dan tingkat desa dapat berperan aktif dalam upaya percepatan akta kelahiran dan perekaman KTP elektronik dengan menghimbau dan mengarahkan penduduk wajib KTP elektronik untuk segera melakukan perekaman di Kantor Camat masing-masing atau Kantor Dispendukcapil Kabupaten Sukoharjo," pesan Hj. Etik Suryani, SE kepada seluruh peserta sosialisasi kebijakan Adminduk yang diadakan di Gedung DPMPTSP lantai III, Kamis (27/7).

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita, SE ini menjelaskan, "Dari jumlah penduduk Kabupaten Sukoharjo sebesar 894.658 jiwa terdapat 678.603 penduduk wajib KTP elektronik dan sampai saat ini penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik sebanyak 6681 jiwa atau 97,27 persen, demikian masih ada tersisa sebanyak 6,73 persen penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, otomatis tidak mendapat identitas berupa KTP elektronik dan tidak bisa diwakilkan karena harus rekam sidik jari dan iris mata sehingga kita buatkan NIK dan tidak mungkin dobel untuk seluruh Indonesia dan kalau tidak punya KTP elektronik tentunya tidak bisa bisa ikut dalam proses pembangunan, contoh seperti tidak bisa ikut fasilitas kesehatan dan lain-lain," rinci Sriwati Anita, SE

Selain itu Kepala Dispendukcapil menambahkan, Pemkab Sukoharjo melalui Dispendukcapil bulan Agustus 2017  akan meluncurkan produk baru KIA         ( Kartu Indentitas Anak) dengan langkah awal prioritas berumur 0-5 tahun dulu dan masih dibulan Agustus 2017 ini rencananya akan dibuka Pendaftaran Adsminduk secara online ditingkat  desa/kalurahan dengan tujuan bagi warga yang sibuk ingin mendaftar KTP bisa mengakses lewat online dan di tahun 2018 akan berupaya menyediakan mobil pelayanan keliling dikhususkan bagi penduduk yang menderita penyakit seperti jompo, stroke, dan lainya, Dispendukcapil akan memberikan pelayanan jemput bola bagi yang akan mengurus Adminduknya dengan adanya mobil pelayanan jemput bola, ungkap Kepala Dispendukcapil.

"Upaya percepatan ini tentunya memerlukan perhatian dan dukungan dari para camat dan kepala desa/lurah, Ketua Tim Penggerak PKK,  kominfo dengan penggunaan Internet secara online karena kedepan pendaftaran Adminduk bisa secara online ," seru Sriwati Anita, SE kepada seluruh camat, kepala desa/lurah se-Kabupaten Sukoharjo.( Tj)

.

 

Selasa, 25 Juli 2017

Wayang Kulit Semalam Suntuk di Puncak Hari lahir Sukoharjo


Puncak peringatan Hari Lahir ke -71 Kabupaten Sukoharjo berlangsung meriah di Alun-alun Satyanegara Kabupaten Sukoharjo, Pagelaran kesenian wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Entus Susmono Bupati Tegal. Pagelaran tersebut mengambil lakon Pendowo Bangkit. Sejumlah undangan meliputi pejabat yang tergabung Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, Muspika,Lurah se-Kabupaten Sukoharjo serta ribuan masyarakat Sukoharjo ikut serta menyaksikan pertunjukan kegiatan ini, Senin (24/7).

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, acara diawali menyaksikan kesenian tari jago dari sanggar Persojo kemudian dilanjutkan Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH., MH melakukan prosesi penyerahan  tokoh wayang Werkudoro kepada Ki Dalang Entus Susmono.

H. Wardoyo Wijaya SH.,MH menyampaikan, Hari Jadi ke-71 Kabupaten Sukoharjo disambut dengan penuh suka cita. Pada peringatan Hari Lahir ke -71 saat ini ada hal yang istimewa dengan diraihnya berbagai prestasi ditingkat regional dan nasional. Bentuk syukur kali ini malam ini kita adakan tasyakuran dengan menghadirkan dalang kondang Bupati Tegal Ki Entus Susmono dan direncanakan group dandut terkenal juga akan kita hadirkan kedepan untuk merayakan dan media hiburan khususnya bagi warga masyarakat Sukoharjo," ungkap Bupati dalam sambutannya.

 "Jika ada keberhasilan yang diraih Kabupaten Sukoharjo, ini berkat kerja dan upaya kita semua, bersama-sama membangun dan membawa Kabupaten Sukoharjo yang lebih baik lagi," lanjutnya.

Dalam sambutan selaku Ketua Penyelenggara Hari Lahir ke-71 Kabupaten Sukoharjo oleh Asisten I Sekda Hasni, SH berharap semoga peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-71 Tahun 2017 ini dapat membawa kesan indah dan mendalam bagi seluruh komponen masyarakat. Semoga seluruh rangkaian acara yang telah dilaksanakan dalam suasana kebersamaan dan kemeriahan ini akan menambah semangat kita untuk berbenah dan bekerja lebih giat lagi, guna meraih masa depan yang lebih baik dan cerah," ungkap Asisten Sekda Hasni,SH mengawali pidato sambutannya. Acara dilanjutkan penyerahan hasil lomba karnaval seni budaya Kabupaten Sukoharjo dengan hasil sebagai berikut Juara 1 Paguyuban Remaja Jetis, Kalurahan Jombor Bendosari mendapatkan trofi dan uang pembinaan Rp 10 juta juara 2 Sanggar paseban Siwi Klingen Ngadirejo Kartasura, juara III Persojo Sukoharjo, juara harapan I sanggar Santi Budaya Kepuh Nguter, Juara Harapan II Group reog Karya Jaya Baki dan Juara Harapan III Group Reog Singo Bayu Seto Cemani Grogol sedangkan lomba Karya Tulis Sejarah Kabupaten Sukoharjo dimenangkan oleh Ivan Prapanca Wardhana dari Univet Bangun Nusantara Sukoharjo dengan judul Dalem Kawedanan Bekonang sebagai Bangunan Cagar Budaya Kabupaten Sukoharjo, Juara II diraih Annisa Noor Rachmawati  dari SMA Negeri 1 Sukoharjo, Juara III diraih Yusia Ananda Saputri dariSMK N 1 Sukoharjo, Juara Harapan 1 Nur Habib Ihsanudin dari UNIVET Bantara Sukoharjo, Juara Jarapan II Nadya Putri Ekayanti dari SMP N 3 Kartasura dan Juara Harapan III diraih Elya Nurhanifa dari MA AL Mukmin Ngruki yang masing masing mendapatkan tropy serta uang pembinaan. (Tj)

Minggu, 23 Juli 2017

LAGI, SUKOHARJO TERIMA PREDIKAT KABUPATEN LAYAK ANAK

Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan Kategori Pratama. Penganugrahan Predikat tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, di Pekanbaru, Riau (22/7). Sukoharjo dalam acara ini diwakili oleh, Sekretaris Daerah, Drs. Agus Santosa, sedangkan turut hadir dalam rombongan Sukoharjo, Ketua TP PKK Sukoharjo, Etik Wardoyo Wijaya, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Galuh Agus Santosa dan Kepala Dinas PPKB & PPPA, Ir. Proboningsih Dwi Danarti.

                Sukoharjo untuk kali kedua menerima predikat KLA Pratama yang sebelumnya juga diterima pada tahun 2015 yang lalu, "Evaluasi KLA dilaksanakan dua tahun sekali, dan di tahun ini telah dilaksanakan proses evaluasi dan verifikasi oleh pusat dengan sistem online, dan Sukoharjo telah memenuhi kriteria dan berhak mendapat predikat ini" ungkap Agus Santosa. "Predikat ini diraih berkat komitmen dan kerjasama antara Pemkab, Masyarakat, dunia usaha dan media massa" tambahnya.

                Menurut penjelasan Kepala PPKB & PPPA Kabupaten Sukoharjo, Ir. Proboningsih Dwi Danarti, Kabupaten yang mendapatkan predikat ini harus memenuhi 24 indikator yang dirangkum dalam 5 klaster pemenuhan hak dan perlindungan anak, yaitu, Penguataan Kelembagaan, Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar, Pendidikan dan Perlindungan Khusus. "semoga predikat ini bisa kami raih kembali ditahun-tahun mendatang dan semoga bisa lebih ditingkatkan" tambahnya.

                Untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak di seluruh Indonesia, Kementerian Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menerbitkan empat Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Empat peraturan dimaksud, adalah Permen 11, 12, 13 dan 14 Tahun 2011, demikian keterangan yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda, Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(ang)

Sabtu, 22 Juli 2017

Di Desa Krajan Dua Prasasti Sekaligus Ditandatangani Bupati Sukoharjo


Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH beserta ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani SE menghadiri Safari Dakwah "Aisyiyah Gatak" dimana tiga agenda sekaligus dilaksanakan antara lain Halal Bi halal, Pelepasan Calon Haji dari Kecamatan Gatak dan Peresmian Gedung Baru Taman Kanak-kanak Bustanul Athal (BA) di desa Krajan Kecamatan Gatak pada hari Jum'at (21/7).

Acara diawali dengan pentas seni dan kreasi anak TK BA Aisyiyah Krajan serta pembacaan ayat suci Al Quran dan Hymne sang surya.Laporan panitia disampaikan oleh Drs.H. Sriyadi kemudian dilanjutkan pamitan haji diwakili oleh Drs. Joko Purwanto, M.Pd.

Dua gedung baru diresmikan dengan ditandandatangani oleh Bupati yaitu MI Muhamadiyah Program khusus yang belokasi di Desa Blimbing Gatak dan gedung Taman kanan-kanak Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Desa Krajan.Turut hadir Anggota DPRD Sunoto SH, Muspika Gatak, Kepala Desa serta sejumlah ormas Muhamadiyah dan Aisyiyah Cabang Gatak serta sejumlah murid TK BA Krajan.

Dalam sambutannya Bupati mengapresiasi satu kegiatan tiga niat dilaksanakan sekaligus saat ini yakni Halal Bi halal, Pelepasan Calon Haji dari Kecamatan Gatak dan 


Peresmian Gedung Baru Taman Kanak-kanak Bustanul Athal (BA) desa Krajan. Disamping itu  masih dalam bulan Syawal H. Wardoyo Wijaya SH.,MH atas nama pribadi dan atas nama pemerintah mengucapkan Idul Fitri serta bagi yang akan berangkat haji Bupati mendoakan jamaah haji dapat lancar , sehat dan dapat melaksanakan serangkaian wajib, sunah dan rukun haji dengan baik, serta pulang ke tanah air menyandang predikat Haji yang mabrur. Bupati berpesan untuk calon jamaah Haji dapat lebih fokus beribadah dengan sebaik-baiknya. Dalam kesempatan ini Bupati memberikan bantuan pembangunan pengembangan TK Bustanul Athal (BA) khususnya di desa Krajan Gatak. Acara diakhiri Tauziah yang disampaikan oleh Drs. Cipto Subandi M.Pd. (Tj)

Wakil Bupati Sukoharjo Hadiri Pengajian dan Halal Bi Halal Muhammadiyah


"Keberadaan organisasi Muhamadiyah sebagai salah satu organisasi massa keagamaan di Indonesia telah memberikan sumbangan yang besar terhadap pembangunan dan pembinaan umat, khususnya mewujudkan insan yang berakhul karimah di Kabupaten Sukoharjo. Melalui Halal Bi Halal ini saya mengajak seluruh Keluarga Besar Muhamadiyah dan Aisyiyah terus menerus ambil bagian, berpartisipasi terhadap pembangunan dan dengan keiklasannya meningkatkan pengabdian sesuai profesi masing-masing dan kita harus membangun kesadaran di benak umat beragama tentang arti penting toleransi, sehingga masyarakat bisa menghargai perbedaan dan bisa menjadikan sebagai rahmat" ungkap Wakil Bupati H. Purwadi SE.,MM ketika membacakan amanat Bupati dalam acara pengajian silaturahmi dan Halal-Bi Halal warga Muhamadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo yang bertempat di Gedung IPHI, Sabtu (22/7).

Pengajian atau tauziah diisi oleh Ustadz Dr. Muh Nurhasan, SH.,MH.,Pka , inti dari tauziah kali ini bahwa masa lalu jadikanlah pelajaran untuk menatap masa depan yang lebih baik serta martabat bukan diukur dari banyaknya harta benda, jabatan tapi karena amal ibadahnya," ungkap ustadz Dr. Muh Nurhasan,SH.,MH.,Pka.

Turut hadir kurang lebih 2000 orang dalam acara ini yang terdir dari perwakilan Forkopimda, parpol, Kepala Kemenag, Ketua MUI, Ketua PDM Sukoharjo , ikatan pemuda muhamadiyah, ikatan mahasiswa muhamadiyah, Pimpinan Rumah sakit PKU Muhamdiyah, Aisyiyah, Kokam, Tapak Suci, Siswa SMA/SMK Muhamadiyah serta para sesepuh tokoh Muhamadiyah turut serta menghadiri acara ini. (Tj)

Rabu, 19 Juli 2017

PENARIKAN UNDIAN BERHADIAH TABUNGAN SIMANIS PD BPR BANK PASAR SUKOHARJO

Suasana bahagia tampak pagi ini (Selasa, 18/7) di Pendopo Graha Satya Praja Kabupaten Sukoharjo karena PD BPR Bank Pasar Sukoharjo menyelenggarakan Penarikan Undian Berhadiah SIMANIS periode ke-14 Tahun 2017. Seperti diungkapkan Direktur PD BPR Bank Pasar Sukoharjo,  Drs. Sutrisno, ada 1 buah Honda Vario, 4 buah Honda Beat, 2 bual TV LED Panasonic 32 inchi, 2 buah Mesin Cuci, 2 buah Lemari Es dan 4 buah sepeda lipat yang akan diberikan kepada nasabah tabungan SIMANIS yang beruntung. Hadiah / door price diberikan sebagai salah satu motivasi untuk nasabah agar terus dan terus meningkatkan saldonya melalui SIMANIS.

Dalam catatan perkembangan himpunan dana, setahun terakhir ini Bank Pasar Sukoharjo mengalami kenaikan sebesar 13,5% atau kira-kira Rp. 3,28 M. Tahun ini juga, Bank Pasar meraih penghargaan Infobank Award dari majalah Infobank karena merupakan bank yang sehat dan berkinerja sangat baik. Hal ini juga dapat dilihat dari sisi laba perusahaan Bank pasar tahun 2016 (Rp 3,24 M) mengalami kenaikan laba sebesar Rp. 600 juta dari tahun 2015 (Rp 2,64 M).

Berkenan memberikan sambutan pada kesempatan ini bapak Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi,.SE,.MM. Wakil Bupati mengungkapkan apresiasinya atas keberhasilan Bank Pasar meningkatkan PAD Sukoharjo. Disamping itu sebagai perusda, Bank Pasar tetap memelihara sikap kepedulian terhadap lingkungan sosial dengan memberikan bantuan sarana pendidikan kepada 10 siswa berprestasi serta memberikan bantuan untuk 2 yayasan yatim piatu (panti Asuhan Mardhotilah Kartasura & Panti Asuhan Muhammadiyah Joho Sukoharjo) dan 1 pondok pesantren (Singoludiro Mojolaban) di Kabupaten Sukoharjo. Wakil Bupati berharap kedepannya tabungan SIMANIS (simpanan, aman dan dinamis) makin berkembang dan tetap memberikan dampak positif untuk perekonomian di Kabupaten Sukoharjo.

Sebelum pengundian dilaksanakan, dilakukan doa bersama yang dipimpin bpk H. Riyadi, M.Pd.I. dari Kemenag Sukoharjo. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Perekonomian Pembangunan,  jajaran dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Kabag Perekonomian Setda, serta perwakilan dari OPD terkait. (Yk)

Selasa, 18 Juli 2017

Bupati Sukoharjo : Malam Resepsi Hari Jadi ke-71 Kab. Sukoharjo, Malam Refleksi Membangun Sukoharjo Lebih Baik Lagi


Rangkaian peringatan hari jadi ke-71 yang digelar oleh Pemkab Sukoharjo berlanjut dengan kemeriahan malam resepsi di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo. Semua elemen masyarakat mulai Forkopimda, anggota DPRD, Kepala OPD, kalangan perbankan, Muspika, Lurah, Kepala Sekolah , bersama-sama menikmati berbagai suguhan hiburan di malam resepsi puncak peringatan hari jadi yang ke 71 kabupaten sukoharjo tersebut pada hari Senin malam (17/7). 

Beragam hiburan mengisi acara yang berlangsung dengan meriah itu. Mulai tari-tarian, musik pop, dan lagu kemerdekaan semuanya tampil dengan apik.

Menurut Laporan Ketua Penyelenggara Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-71 Drs. Widodo SH.,MH Asisten II Sekda melaporkan seluruh rangkaian kegiatan Harlah Kabupaten Sukoharjo tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lancar mulai dari  melaksanakan ziarah kubur ke Makam Bupati pertama di Taman Makam Pahlawan Jurug Surakarta, Tabur bunga di Makam Gubernur pertama, anjangsana ke Keluarga Bupati pertama serta malam tirakatan, kirab prosesi dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam sambutannya Bupati H. Wardoyo Wijaya SH.,MH pertama mengapresiasi atas partisipasi aktif serta terselenggaranya peringatan Harlah  Kabupaten Sukoharjo dapat berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu Bupati mengingatkan kembali makna dari tema besar hari jadi kabupaten Sukoharjo " Dengan peringatan hari lahir ke-71 Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 kita Memantapkan Pembangunan di Sukoharjo menuju Sukoharjo Makmur dengan berlandaskan Pancasila".

 

Bupat berharap Dengan Semangat Hari lahir  ke – 71 Kabupaten Sukoharjo

, " hendaknya hari jadi ini dijadikan momentum kita bersama untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dan bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah yang lebih baik,  dan harapannya nanti dapat menarik minat para investor untuk bersama sama membangun Sukoharjo yang lebih baik,"harap Bupati.

Diakhir acara turut diserahkan hasil-hasil lomba dalam rangka Hari Lahir ke-71 yang diserahkan oleh Bupati didampingi Wakil bupati dan Forkopimda kepada para pemenang dalam beberapa kategori lomba antara lain lomba menulis berita Features Potensi Daerah Kabupaten Sukoharjo yang dimenangkan wartawan Koran Sindo atas nama Sumarno dengan judul masih bertahan ditengah gempuran modernisasi –menenggok kerajinan Gamelan Desa Wirun, lomba video profile potensi daerah Kabupaten Sukoharjo diraih oleh wartawan Jawa Pos dengan judul Nadi kehidupan masyarakat Trangsan. Disamping itu Bupati didampingi Forkopimda juga memberikan hadiah kepada Lomba kebersihan keteduhan dan keindahan, lomba Bazar Bank Sampah, lomba kreasi sampah , lomba evaluasi pengembangan desa dan kalurahan tingkat Kabupaten dan lomba klarifikasi desa. (Tj)

 

 

 

Senin, 17 Juli 2017

KABUPATEN SUKOHARJO PERINGATI HARI LAHIR KE 71


 

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.16/SD/1946, tanggal 15 Juli diperingati sebagai hari lahir Kabupaten Sukoharjo. Harlah ke-71 tahun 2017 ini mengambil tema " Dengan Peringatan hari Lahir ke-71 Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017, Kita Memantapkan Pembangunan di Sukoharjo Menuju Sukoharjo Makmur dengan Berlandaskan Pancasila". Pada hari Sabtu Legi (15/7) Kabupaten Sukoharjo genap berusia 71 tahun.

Pada hari Senin (17/7) dilaksanakan peringatan hari lahir (Harlah) ke-71. Pada  tahun ini lebih ringkas, istimewa berbeda dari tahun yang lalu, yang ditandai dengan menggabungkan kirab petikan dan karnaval budaya, Pada pelaksanaan tahun yang lalu-lalu dua agenda rutin ini biasa dilaksanakan secara terpisah, di mana kirab duplikat petikan Penetapan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 1946 digelar tepat hari lahir pada 15 Juli. Sedangkan karnaval budaya dilaksanakan sesudahnya. Tahun ini lebih ringkas dengan menggelar kedua perayaan dalam satu agenda.   Hal yang istimewa lainnya Kabupaten Sukoharjo  tahun ini mendapatkan sejumlah penghargaan atas prestasinya. Yang terbaru, Bupati berhasil meraih Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang KKBPK dari Presiden Republik Indonesia. Penyerahan penghargaan tersebut didapat dalam peringatan Harganas ke-24, penghargaan tersebut diserahkan di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampu Sabtu (15/7) lalu.  Pada kesempatan yang sama istri bupati, Hj. Etik Suryani juga menerima penghargaan sebagai Juara II (dua) Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Nasional. Penghargaan ini menambah panjang daftar penghargaan yang diterima Sukoharjo dalam lima tahun terakhir.

" Ini merupakan Kado untuk peringatan Harlah Sukoharjo ke-71 ya keberhasilan pembangunan yang dibuktikan dengan berbagai penghargaan," ungkap Kabag Humas Joko EN.  Peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo Ke-71 diawali dengan upacara di halaman Setda Sukoharjo dengan menggunakan adat jawa. Pada kesempatan tersebut kegiatan dipimpin oleh Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE.,MM yang menyerahkan petikan PP Nomor 16/SD/1946 sebagai dasar pembentukan Kabupaten Sukoharjo kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Agus Santosa.

Petikan tersebut kemudian dibawa rombongan dipimpin Agus Santosa menggunakan kuda dan andong dan diikuti iring-iringan lainya yang terdiri dari pejabat dinas hingga masyarakat umum. Selain andong, juga ikut kirab berbagai unsur seperti seniman, Mas dan Mbak Sukoharjo dan pelajar. Selama perjalanan rombongan kirab mendapat sambutan dari ribuan warga yang sengaja melihat dari dekat. Mereka bahkan melambaikan tangan untuk sekedar memberi ucapan selamat Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo Ke-71.

Rombongan kirab andong finis di rumah dinas bupati untuk menyerahkan petikan PP Nomor 16/SD/1946 sebagai dasar pembentukan Kabupaten Sukoharjo. Petikan diserahkan oleh Sekda Agus Santoso kepada Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Usai menerima, Wardoyo Wijaya memimpin rombongan kirab menuju ke kantor DPRD Sukoharjo mengikuti rapat paripurna istimewa. (Tj)

 

 

Jumat, 14 Juli 2017

TP PKK SUKOHARJO RAIH JUARA NASIONAL

Etik Wardoyo Wijaya, selaku Ketua TP – PKK Kabupaten Sukoharjo menerima penghargaan sebagai Juara II (dua) Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Nasional, yang diterimakan di Kota Bandar Lampung oleh Ketua TP-PKK Pusat, Erni Gundarti Tjahjo Kumolo.

            Dalam Lomba tersebut Sukoharjo diwakili oleh Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, yang didukung oleh TP-PKK Sukoharjo dan OPD di Sukoharjo serta masyarakat Sukoharjo, penilaianya sudah dilakukan dalam beberapa tahap. Sukoharjo masuk dalam nominator penilaian tingkat pusat dan Tim Penilai mengunjungi Kabupaten Sukoharjo untuk melakukan penilain pada 4 April 2017 yang lalu.

            "Bupati, Ketua TP PKK Sukoharjo dan kami berterima kasih kepada semua unsur yang telah mendukung sehingga Sukoharjo dapat meraih juara nasional ini, semoga kedepannya akan menjadi lebih baik dan tentunya dapat lebih berprestasi serta berdampak positif terhadap masyarakat Sukoharjo," ungkap Kepala Dinas PPKB & PPPA, Ir. Proboningsih Dwi Danarti.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, SH, MH, juga sangat mendukung tercapainya prestasi ini, dimana Pemkab Sukoharjo memberikan banyak bantuan, antara lain bantuan sosial peserta KB MOP, pemberian makanan tambagan (PMT) di 1.178 Posyandu dan juga pemberian bantuan operasional kepada kader Posyandu, dengan total anggaran yang diberikan untuk kegiatan Posyandu dari Pemkab Sukoharjo sebesar Rp. 2.8 Miliar, sedangkan jumlah bantuan operasional kader Posyandu sebesar Rp. 4,5 Miliar.

Dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini Sukoharjo juga menerima Juara I (satu) Lomba Bidan Praktek Mandiri (BPM) dalam pelayanan KB, atas nama Sri Wahyuni, dari Bidan Praktek Mandiri (BPM) "Permata Hati" Desa Alasombo, Kecamatan Weru.

Puncak acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 24 ini tanggal 15 Juli 2017. Dimana dalam acara tersebut, besok Bupati Sukoharjo juga akan menerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan Bidang KB, yang rencananya akan diberikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. (ang)

Kamis, 13 Juli 2017

PEMKAB SUKOHARJO TERIMA BENCHMARKING DIKLATPIM IV ANGKATAN XXXI PEMKAB BULELENG PROV. BALI

Acara Penerimaan Bencmarking Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXXI Tahun 2017 dari Kabupaten Buleleng Provinsi Bali dilaksanakan di Gedung DPMPTSP lantai III, Kamis (13/7). Ucapan selamat datang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sukoharjo, Joko Triyono, SH, MH mewakili Pemkab Sukoharjo. Pada kesempatan ini yang menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan adalah Pimpinan rombongan I Nyoman Suarta, SH.

Dalam sambutan yang dibacakan Kepala BKPPKabupaten Sukoharjo, Sekretaris Daerah mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi Bencmarking Diklatpim IV ini, dengan lokus di Dinas Pertanian & Perikanan dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Semoga setelah peserta Bencmarking ini menggali informasi yang lebih banyak ke OPD yang menjadi lokus, diharapkan akan lebih mengenal Sukoharjo, baik itu mengenai program unggulan, potensi dan kekayaan daerah maupun prestasi-prestasi yang telah diraih. Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian & Perikanan, Kepala DPPTSP dan perwakilan OPD terkait. Setelah acara tukar menukar cinderamata, peserta menuju ke lokus benchmarking. (Yk)

 

Rabu, 12 Juli 2017

RANGKAIAN KEGIATAN HARLAH KE 71 KABUPATEN SUKOHARJO


Dalam rangka memperingati  Hari lahir kabupaten Sukoharjo ke-71 tahun 2017 dilaksanakan serangkaian kegiatan-kegiatan. Bupati  H Wardoyo Wijaya SH,MH beserta Wakil Bupati H. purwadi, SE.,MM  bersama rombangan Forkopimda, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Sukoharjo,  melakukan upacara dan ziarah ke makam Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti Jurug tempat disemayamkan Bupati pertama Kabupaten Sukoharjo,KRT Soewarno Honggopati Tjitrohoepojo dengan Inspektur Upacara Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH.  Selain itu diwaktu bersamaan, dilaksanakan pula Ziarah ke Makam Hastana Kendaran Desa Kagokan yang merupakan  makam Gubernur Jawa Tengah R. Soekardji Mangoenkoesoemo dan  disemayamkan pula Mantan Gubernur ke tiga Jateng R. Soekardji Mangoenkoesoemo, yang dipimpin Wakil Bupati H. Purwadi SE.,MM. Di TMP Kusuma Bhakti selaku inspektur upacara Bupati Sukoharjo H. wardoyo Wijaya SH.,MH sedangkan di Hastana Kendaran Gatak pimpin oleh Wakil Bupati, H. Purwadi, SE, MM. Upacara penghormatan, pembacaan doa dan tabur bunga merupakan acara inti rangkaian kegiatan ziarah yang dilaksanakan pada hari Rabu (12/7).

Selain itu pada hari sebelumnya ( Selasa,11/7) pagi dilaksanakan silaturahmi anjangsana di rumah ibu Karsinah yang merupakan keluarga Bupati Pertama Kabupaten Sukoharjo. Direncanakan pada hari Senin ( 17/7) direncanakan bertempat di halaman Setda Sukoharjo Kirab Prosesi Petikan PP Nomor 16/SD/1946. (Tj)

 

Selasa, 11 Juli 2017

Bupati Sukoharjo Gelar Halal Bihalal ke Kecamatan


Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH mengajak masyarakat Sukoharjo untuk dapat memaknai kata halal bi halal. Yakni menyelesaikan persoalan atau problem, mencairkan air yang keruh, dan melepaskan ikatan yang membelenggu. Demikian dikatakan H. Wardoyo Wijaya SH.,MH pada acara halal bi halal Idul Fitri 1438 H tingkat Kecamatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.

 " Makna Halal bi Halal harus disadari betul yaitu untuk saling maaf memaafkan dan membuka pintu maaf, jadi tali silaturahmi harus selalu terjaga. Hari kemenangan ini harus menjadi instropeksi diri kita sendiri dari tahun kemarin yang kurang baik untuk tahun ini kita tingkatkan kebaikannya." Harap Bupati.

Pimpinan harus menjadi contoh dan teladan, dengan ini  banyak mendapatkan banyak penghargaan di berbagai macam bidang.

Selain itu Bupati mengingatkan kepada Pemerintah Desa agar dana yang sudah turun ke desa agar dimanfaatkan dikelola dengan sebaik baiknya. (Tj)

 

 

 

DISDUKCAPIL SELENGGARAKAN SOSIALISASI IMPLEMENTASI APLIKASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SECARA ONLINE TAHUN 2017

Dalam usahanya untuk meningkatkan pelayanan publik khususnya layanan pembuatan dokumen kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo meluncurkan Pelayanan Online Dokumen Akta Kelahiran dan Akta Kematian. Sosialisasi inovasi pelayanan online ini diselenggarakan Selasa pagi (11/7) di Gedung DPMPTSP lantai III. Tujuan peluncuran inovasi ini adalah untuk memberikan akses seluas-luasnya pada masyarakat dalam rangka pendaftaran administrasi kependudukan secara mudah, cepat dan bisa dilakukan kapan saja.

Diungkapkan Kepala Disdukcapil Sriwati Anita, SE dalam laporannya bahwa sosialisasi diberikan kepada 215 petugas administrasi, terdiri dari 167 petugas desa dan kelurahan di Kabupaten Sukoharjo serta 48 petugas dari kecamatan dan UPTD Disdukcapil di 12 Kecamatan. Petugas yang diberi sosialisasi harus bisa mengoperasikan komputer / android, dengan maksud pengetahuan yang didapatkan nanti dapat dipahami dan sistem on line ini langsung dapat dimanfaatkan. Kemudian petugas dapat menyampaikan dan menjelaskan sistem online ini kepada masyarakat. Dengan sistem ini praktik jasa percaloan dapat dihilangkan.

Acara ini sedianya akan dibuka Sekretaris Daerah namun dalam kesempatan ini diwakili Asisten Pemerintahan Ibu Hasni, SH. Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan, Sekretaris Daerah berharap dengan aplikasi online ini pelayanan kepada masyarakat terkait administrasi kependudukan semakin prima, cepat, tepat dan terukur. (Yk)

Selasa, 04 Juli 2017

PEMBUKAAN TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA (TMMD) SENGKUYUNG TAHAP II TA.2017

Pelaksanaan Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA. 2017  diwilayah Kabupaten Sukoharjo mengambil tema " Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Menjaga Keutuhan NKRI",  bertempat di lapangan bola Desa Grogol , Kec. Weru, Kab. Sukoharjo,  Selasa 04/7) secara resmi dibuka. Hadir pada upacara tersebut Waki Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE.,MM  beserta Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Taufan Widiantoro S.I.P, unsur Forkompinda, Kepala Dinas terkait,  Kadis Ops Lanud Adi Sumarmo, Kasdim 0726, Kepala desa se-Kecamatan Weru.  Dengan peserta upacara terdiri dari 1 SST Group 2 Kopassus, 2 SST Kodim 0726/ Sukoharjo, 1 SST Brigif 6/2 Kostrad, 1 SST Depohar 50 AS, 1SST Lanud Adi Sumarmo, 1 SST Sub den 1 den C Brimob Sukoharjo, 1 SST Polres Sukoharjo, 1 SST Linmas, 1 SST Korpri Kabupaten Sukoharjo, 1 SST perangkat desa, 3 SST OSIS SMA/SMK dan 1 Polres Sukoharjo.

Pada kesempatan ini H. Purwadi SE.,MM  membacakan amanat Bupati Sukoharjo menyampaikan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran yang berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik  bagi masyarakat desa. Tetapi dalam TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman yang sedang dan akan dihadapi. Bupati berpesan untuk melanjutkan karya bakti dan pengabdian , bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sasaran program TMMD Sengkuyung Tahap-II  TA. 2017 ini adalah dengan sasaran fisik diantaranya Pembangunan Talud dengan panjang 842 x lebar atas 0,3 meter x lebar bawah 0,4 meter x tinggi bawah 0,4 meter, Rehab Poskamling 1 buah, rehab masjid 1 buah, pembuatan MCK 2 buah dan pembuatan jamban 2 buah sasaran Non Fisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya Inovasi dan kreativitas masyarakat desa, guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera dan mandiri. (Tj)