Rabu, 27 April 2016

LINMAS SUKOHARJO RAIH JUARA TIGA LOMBA DEFILE

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin Apel Gelar Pasukan sebagai Pembinaan dan Pengerahan Satlinmas se Jawa Tengah di Alun Alun  Sukoharjo Rabu (27/04). Sekaligus menjadi satu rangkaian dalam rangka HUT Satpol PP Tahun 2016. Apel diikuti lebih dari 1200 peserta dari seluruh Jawa Tangah.
Sesuai dengan tema "Ayo Optimalkan Peran Serta Satlinmas Sebagai Penangkal Awal Radikalisme dan Terorisme", Gubernur Ganjar mengajak semua pihak untuk mendukung peningkatan peran Satlinmas sebagai garda terdepan dalam keamanan lingkungan. Satlinmas diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam penangkal awal radikalisme dan terorisme. Gubernur juga memberi tantangan Satlinmas Jawa Tengah untuk membentuk suatu sistem deteksi dini penangkalan radikalisme dan terorisme.
Dalam Apel tersebut juga diperagakan ketrampilan olah tubuh dan bela diri anggota Satlinmas. Diiringi persembahan Tari Mundong oleh Sanggar Suropaten Sukoharjo. Juga digelar Lomba Defile bagi Satlinmas 35 Kabupaten Kota se Jateng. Dengan Dewan Juri dari Kodim 0726/ Sukoharjo, Grup 2 Kopassus dan Yonif 413.
Sukoharjo meraih Juara Tiga dengan nilai 882,8. Sedang Juara Pertama diraih Satlinmas Kota Semarang dengan nilai 927,7 dan Juara Dua oleh Satlinmas Rembang dengan nilai 909,9. Trophy dan Uang Pembinaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jateng didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya, Selasa Malam (26/04) digelar Wayang Kulit dengan judul "Pendowo mBangun Projo" oleh Ki Dalang Warseno Slenk di Halaman Kantor Bupati Sukoharjo. (ap)
 

Selasa, 26 April 2016

foto pagelaran wayang hut linmas


DZIKIR SHOLAWAT DAN PENGAJIAN AKBAR


Ribuan umat muslim menghadiri Dzikir Sholawat dan Pengajian Akbar Majelis Al Hidayah yang di laksanakan kemarin malam, Senin (25/4) bertempat di perempatan The Park Solo Baru Kecamatan Grogol. Dzikir ini menghadirkan Habib Jamal Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, para kyai se Sol Raya, ustadz H Soni Parsono. Bupati pada sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Purwadi, SE, MM  menyampaikan  apresiasi kepada Majelis Al Hidayah yang telah melaksanakan kegiatan ini  yang merupakan salah satu  upaya untuk meningkatkan syiar Islam dan  menjalin ukhuwah Islamiyah.Pada kesempatan ini beliau juga mengajak  kepada para kyai, ulama dan tokoh agama untuk bersama – sama mendukung  program – program pemerintah  dan bersama – sama dalam upaya mengatasi permasalahan yang ada. Sementara itu  ustadz KH Sa'dullah Zein dari Pasuruhan  pada siraman rohaninya  secara garis besar menyampaikan pentingnya memahami nilai - nilai  sila  Ketuhanan Yang Maha Esa beserta sila  lainnya dari Pancasila dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Turut hadir pada acara ini Muspika Kecamatan Grogol dan tamu undangan.(dn)

Senin, 25 April 2016

foto pramuka


PEMKAB SUKOHARJO PERINGATI HARI OTDA KE XX DENGAN UPACARA

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XX Tingkat Kabupaten diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Sukoharjo pada Senin (25/04). Peserta upacara terdiri dari Kepala SKPD dan Karyawan Karyawati di Lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo.
Asisten Pemerintahan Sekda, Hasni, SH selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Dalam Negeri dengan tema Hari Otda ke XX "Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)". Tema tersebut dapat dijabarkan bahwa Otda telah menjadi komitmen dan konsensus Pendiri Bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam menghadapi era persaingan bebas MEA ini diharapkan penataan seluruh elemen Otda agar Indonesia dapat bersaing dengan baik.
Di dalam persaingan MEA diberlakukan arus bebas ekonomi antar negara ASEAN yakni arus bebas barang, jasa, tenaga kerja terampil, modal dan investasi. Mendagri mengajak seluruh elemen Otda untuk meningkatkan daya saing Indonesia yang menurut survey berada pada peringkat ke-37 dari 144 negara di dunia. Dalam rangka mempercepat pencapaian Visi Nawa Cita Presiden RI tentang efektivitas dan efisiensi bidang ekonomi, Presiden RI telah memberikan arahan untuk segera melaksanakan simplifikasi regulasi yang menjadi kewenangan masing masing unit dengan kurun waktu regulasi yang diterbitkan tahun 2006 - 2015.
(ap)

DALAM RANGKA LINUS, PERSIHARJO VS PERSIKU KUDUS


Dalam rangka menghadapi Liga Nusantara ( LINUS ) Jawa Tengah  tahun 2016  pada babak 1 atau babak penyisihan putaran  pertama Persiharjo berada di grup b bersama Persiku  Kudus, Persekap Pekalongan dan Persipa Pati. Minggu (24/4) Persiharjo melawan Persiku Kudus bertempat di Gelora Merdeka Jombor  pada pukul 15.30 WIB  sebagai pembukaannya  Bupati, H Wardoyo Wijaya,SH,MH melakukan tendangan pertama / kick off dengan didampingi Ketua DPRD, Nurjayanto, SIP, Wakil Bupati, Purwadi, SE, MM dan jajaran DPRD. Pertandingan sempat seimbang namun pada menit ke 40 Persiku diatas angin dari Persiharjo dengan skor 1- 0 hingga pertandingan usai. Turut hadir pada acara ini Plt Dinas POPK , Joko Indriyanto dan jajaran pengurus Persiharjo. Direncanakan  Minggu (15/5)  Persiharjo berhadapan dengan Persekap Pekalongan,  Rabu (18/5) Persiharjo berhadapan dengan  Persipa Pati dan Minggu (22/5) Persiharjo berhadapan dengan PON Jateng dengan mengambil tempat Gelora Merdeka Jombor  dimulai pada pukul 15.30 WIB. (dn)

Minggu, 24 April 2016

BUPATI LEPAS SRITEX RUN


Dalam rangka ulang tahun Sritex yang ke 50 Tahun, menggelar acara Sritex Run yaitu lomba lari 10Km  yang diikuti kurang lebih 5000 peserta dengan mengambil star dan finish di komplek utama industri Sritex yang dilaksanakan pagi tadi Minggu (24/4) pukul 06.30 WIB dengan acara pemberangkatan oleh bupati, H Wardoyo Wijaya, SH, MH didampingi  ibu Hj Etty Wardoyo, Ketua DPRD, Nurjayanto, SIP beserta istri  dan Ibu Lukminto beserta keluarganya. Lari ini  dilakukan dengan mengelilingi lingkungan di wilayah Sritex dengan memperebutkan hadiah total sebesar seratus enam puluh delapan juta rupiah, peserta lari dibagi menjadi 3 kategori, , umum, TNI/Polri, karyawan Sritex. Khusus untuk anak-anak akan diadakan fun run sepanjang 1 Km. Turut mengikuti lomba lari ini Presiden Direktur, Iwan Setiawan Lukminto.(dn)

BUPATI LEPAS SRITEX RUN


Dalam rangka ulang tahun Sritex yang ke 50 Tahun, menggelar acara Sritex Run yaitu lomba lari 10Km  yang diikuti kurang lebih 5000 peserta dengan mengambil star dan finish di komplek utama industri Sritex yang dilaksanakan pagi tadi Minggu (25/4) pukul 06.30 WIB dengan acara pemberangkatan oleh bupati, H Wardoyo Wijaya, SH, MH didampingi  ibu Hj Etty Wardoyo, Ketua DPRD, Nurjayanto, SIP beserta istri  dan Ibu Lukminto beserta keluarganya. Lari ini  dilakukan dengan mengelilingi lingkungan di wilayah Sritex dengan memperebutkan hadiah total sebesar seratus enam puluh delapan juta rupiah, peserta lari dibagi menjadi 3 kategori, , umum, TNI/Polri, karyawan Sritex. Khusus untuk anak-anak akan diadakan fun run sepanjang 1 Km. Turut mengikuti lomba lari ini Presiden Direktur, Iwan Setiawan Lukminto.(dn)

Sabtu, 23 April 2016

JAMBORE DESA SIAGA KE XI


 

Dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat  guna  mewujudkan visi Sukoharjo Sehat, perlu melibatkan generasi muda pada penyelesaian masalah kesehatan karena mereka memiliki komitmen yang tinggi dan peduli terhadap masalah kesehatan masyarakat. Guna mendukung Desa Siaga Aktif perlu keterlibatan  Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT).  DASIAT  merupakan potensi unggulan di Sukoharjo dengan tujuan meningkatkan peran pemuda dalam pengembangan  Desa Siaga Aktif untuk mengatasi masalah kesehatan prioritas utama masalah kesehatan ibu dan bayi dalam upaya penurunan AKI ( Angka Kematian Ibu ) melalui pemberdayaan DASIAT, dengan metode alternatif  yaitu Jambore Desa Siaga kegiatannya berupa  Lomba cerdas cermat, lomba media/ poster kesahatan , penyuluhan kesehatan dan outbond yang dilaksanakan pada hari Jum'at  siang s/d  Sabtu  malam (22-23/4) bertempat di River Hill Tawangmangu, apel pembukaan  dilaksanakan pagi tadi (Sabtu) dengan diadakan penyematan tanda peserta oleh bupati, H Wardoyo Wijaya SH, MH  dan Ketua TP PKK, ibu Hj Etty Wardoyo dilanjutkan lomba yel – yel dan outbond. " Peserta sebanyak 180 orang  dari 12 kecamatan, masing – masing kecamatan mengirimkan 1 regu dari unsur DASIAT dan petugas Promkes Pemberdayaan sejumlah 15 orang," tutur dr Guntur S selaku ketua panitia.  Tujuan dari kegiatan ini diantaranya adalah meningkatkan kepedulian pemuda untuk mengatasi masalah kesehatan  serta menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya penurunan AKI/ AKB ( Angka Kematian Bayi )  . " Upaya penurunan AKI bukan hanya merupakan tanggung jawab dari Dinas Kesehatan saja namun perlu mendapat dukungan semua pihak baik pemerintah secara lintas sektor dan lintas program juga masyarakat maupun pihak lainnya. Oleh sebab itu saya memberikan apresiasi yang setingi – tingginya pada DASIAT yang telah berjuang tanpa pamrih, yang telah rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran," tandas bupati. Hadir pada kesempatan ini Ketua DPRD, Nurjayanto, SIP beserta istri, Sekretaris Daerah, Drs Agus Santosa beserta istri, jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,  Asisten, Kepala SKPD, Ketua TP PKK kecamatan dan tamu undangan. (dn)

Kamis, 21 April 2016

Trs: JOB MARKET FAIR KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2016

Penyelenggaraan Pameran Bursa Kerja / Job Market Fair Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016 telah dibuka secara resmi (Rabu, 20/4) dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi, SE, MM. Job Market Fair tahun 2016 bertujuan membantu proses bertemunya pencari kerja dan pengguna tenaga kerja secara lebih efektif dengan memberikan pelayanan langsung dan terbuka. Dengan harapan kegiatan ini dapat mendongkrak pencapaian target penempatan tenaga kerja dan membantu menurunkan jumlah angka pengangguran di Kabupaten Sukoharjo. Job Market Fair dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 20 dan 21 April 2016 dari jam 09.00 s/d 14.30 WIB dengan 30 stand perusahaan dari sektor industri, perdagangan dan kesehatan.
 Dalam laporan kegiatan ini, Kepala Disnakertrans Drs. Rusdiyono, M.Si, Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang telah bersedia berperan serta dalam Job Market Fair. Target pencari kerja pengunjung sebanyak kurang lebih 3.000 orang dari pendidikan SD s/d PT dengan posisi jabatan bervariasi mulai dari tenaga produksi, kesehatan, tenaga usaha penjualan, TU, kepemimpinan, ketatalaksanan dan tekhnisi. Hadir dalam acara pembukaan ini, Asisten Sekda, Para Pimpinan Perusahaan peserta Job Market Fair, Ketua DPRD Sukoharjo, Kapolsek Bendosari, Kepala SKPD terkait, Camat, Civitas Akademika dari Univet Bantara Sukoharjo, Kepala SMKdi Kabupaten Sukoharjo dan beberapa tamu undangan.
Pameran bursa kerja diselenggarakan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Selain karena laju peningkatan kesempatan kerja tidak sebanding dengan laju peningkatan pencari kerja, ada kalanya kesempatan kerja yang ada tidak dapat terpenuhi disebabkan tidak tersampaikannya informasi lowongan kerja. Oleh karena itu kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat secara interaktif.
Keberhasilan penyelenggaraan Job Market Fair ini nantinya tidak diukur dari banyaknya jumlah lowongan pekerjaan yang ditawarkan dan banyaknya pencari kerja yang mendaftar, tetapi lebih pada banyaknya jumlah pencari kerja yang berhasil ditempatkan, karena muara dari seluruh proses Kegiatan Job Market Fair ini pada akhirnya adalah penempatan tenaga kerja. Demikian diungkapkan Kabag Humas Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Yk)




Sabtu, 16 April 2016

THE KAHYANGAN HADIR DI SUKOHARJO


 

Hunian apatermen saat ini telah menjadi tren/ mode dan gaya hidup masyarakat. Meningkatnya harga tanah mau tidak mau menuntut pemanfaatan lahan yang efisien melalui pembanguanan apatermen. Wakil Bupati, Purwadi SE,MM  pagi tadi Sabtu (16/4) pukul 10.00 WIB  menghadiri opening marketing dan show unit The Kahyangan berada di bawah naungan PT Propertindo Mulia Investama yang berada di selatan Patung Pandawa Solo Baru. Konsep dari apatemen ini  dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai seperti kolam renang, playground, pusat perbelanjaan  serta lahan penghijauan yang cukup luas. " Total luas area ini mencapai 7 hektar, dengan jumlah apatermen sebanyak 504 unit, 30% diantaranya sudah terjual ", tandas Julie selaku manager marketing The Kahyangan. Direktur The Kahyangan, Andre Legoh pada sambutannya  menyampaikan, " Sesuai dengan misi perusahaan kami bahwa setiap pembangunan kami, harus memberikan kontribusi untuk pemerintah, untuk lingkungan, masyarakat, supplyer, dan terutama untuk pembeli produk kami. Produk The Kahyangan yang pertama ini  haruslah menjadi icon Sukoharjo, Solo Raya dan Jawa Tengah." Bupati pada sambutannya yang dibacakan oleh wakil bupati menyampaikan  menyampaikan ucapan selamat dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, beliau juga menyampaikan terkait dengan perkembangan pembangunan yang pesat di Sukoharjo   3 domain  diantaranya : 1, Negara/ Pemerintah, yang welcome terhadap iklim investasi serta memberikan kemudahan – kemudahan bagi para investor dan fasilitas serta pembangunan infrastruktur guna menarik investor tersebut. 2, Swasta/ investor, yang bersedia menanamkan modalnya  karena berbagai pertimbangan – pertimbangan. 3, Partisipasi Masyarakat , keikutsertaan dalam mensukseskan pembangunan daerah. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng  dan peninjuan lokasi yang diawali dengan pemotongan pita. " Jangan lupa penggunaan identitas Sukoharjo," tandas  wakil bupati kepada  direktur The Kahyangan di sela – sela peninjuan lokasi. Hadir pada kesempatan ini Asisten Pemerintahan, Kabag Pemerintahan, unsur Muspika dan tamu undangan. (dn )

foto khayangan soba


Jumat, 15 April 2016

GUBERNUR JATENG BERI KULIAH UMUM DI UNIVET SUKOHARJO

            Sukoharjo – (14/04) Di Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP memberikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa, dengan tema "Peran Mahasiswa Dalam Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan", kuliah umu diselenggaran di Aula Utama Universitas tersebut.

            Dalam kuliah umum tersebut dihadiri oleh Rektor, Pembantu Rektor, Dosen Dosen Univet, Asisten Sekda, Kepala SKPD, Camat, Lurah Se Kabupaten Sukoharjo. Sebelum kuliah umum dimulai terlebih dulu Rektor Univet, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid WM, M.P, memberikan sambutan dan pengarahan, setelah itu H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP memberikan kuliah umum secara interaktif kepada mahasiswa Univet, dimana bapak Gubernur mengajak Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa agar lebih berpikir tentang ekonomi kerakyatan dan juga mengajak mahasiswa berperan aktif dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. "Saya mengajak mahasiswa untuk lebih imajinatif dalam mengembangkan ide-ide dalam pengembangan gerak perekonomian, dimana ide-ide imajinatif itu tentunya perlu ditindaklanjuti dalam hidup bermasyarakat" imbuhnya dalam kuliah umum tersebut.

            Dalam kuliah umum ini juga dipamerkan produk-produk UMKM Kabupaten Sukoharjo yang merupakan potensi dalam perwujudan ekonomi kerakyatan, dimana Gubernur juga mendukung dan mengapresiasi perkembangan UMKM khususnya di Sukoharjo. (ang)

Rabu, 13 April 2016

PENERIMAAN KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA KOMISI IV DPRD KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH DI KABUPATEN SUKOHARJO




Kunjungan Kerja Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah ke Kabupaten Sukoharjo dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Bapak Syamsuri BH Nuryadi (Selasa,12/4). Rombongan yang berjumlah 20 orang dari Kabupaten Tegal diantaranya Bp.Agus Salim, SE, Bp.Samsuri BH. Nuryadi, Bp.Agus Sholichin, Bp.Sugono, dkk, diterima oleh Bupati Sukoharjo yang dalam hal ini diwakili Asisten Pemerintahan Sekda, Ibu Hasni, SH. Materi kunker yang dipilih kali ini adalah tentang Pendidikan.
Dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Sekda, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terwujudnya Masyarakat Sukoharjo yang Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" dengan potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir ini, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan, misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.
Turut hadir dalam penerimaan kunker ini Kepala Dinas Pendidikan, Kepala SMP Negeri I Sukoharjo, pejabat yang mewakili dari DPPKAD, Bappeda, Inspektorat, Dinas POPK, Kabag Pemerintahan Setda dan beberapa pejabat dari SKPD yang terkait dengan materi dialog. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Yk)


Minggu, 10 April 2016

Musda Muhammadiyah dan Aisyiyah Resmi Dibuka


Musyawarah Daerah  Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo, resmi dibuka oleh Bupati Sukoharjo H.Wardoyo Wijaya SH,MH pada hari Minggu pagi (10/4), di Goro Assalam, Kartasura, Sukoharjo. Hadir dalam acara pembukaan itu Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi SE,MM, Muspida,  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Dr. H.Muhammad Abdul Fatah, Ketua PDM dan Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau DR. H. Mubarak, M.Si, MUI serta ormas Islam se-Kabupaten Sukoharjo.
Musda yang dibuka dengan tema,"Muhamadiyah gerakan pencerahan menuju Sukoharjo Yang berkemajuan,". Kurang 5000 peserta meramaikan Musda Muhamdiyah kali ini.
Menurut Laporan Ketua Penyelenggara Prof. Dr. H. Bambang Sumarjoko, M.Pd menjelaskan bahwa sebelum diadakan Musda kali ini pada hari Sabtu pagi ada kegiatan pawai pembukaan Musda bersama muhamadiyah dan Aisyiyah di Kartasura dengan diikuti kurang lebih 2000 peserta dengan diikuti  Marching band UMS, drumband SMP Muhamdiyah 1 Kartasura dan drumbad TK Aisyiyah Gumpang 1 Kartasura serta Batik Carnaval. agenda utama dalam musyawarah Pimpinan Daerah Muhamadiyah ini adalah memilih formatur Pimpinan Daerah Muhamdiyah Sukoharjo sebanyak 39 calon pimpinan.  
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo periode 2010-2015 Dr. Guntur Subyantoro dalam sambutannya berharap Musda kali ini bisa membawa Muhamadiyah lebih dinamis dan inovatif.
Sementara itu Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH berharap agar Musda dijadikan sebagai sarana untuk evaluasi program – programnya serta Muhamadiyah dan aisyiyah Kabupaten Sukoharjo terus maju, serta menghasilkan komitmen untuk terus meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi secara prima.
Acara diakhiri launching Radio SMKMU FM 107,8 oleh Bupati Sukoharjo serta pengajian oleh Ketua PWM Jateng Drs. H. Tafsir, M.Ag. (Tj)