Senin, 29 Juni 2015

PENERIMAAN MAHASISWA PROGRAM KKN PROFESI / KKBM FEMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 2015

Bertempat di Gedung Satya Karya (GSK) Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo Senin pagi (29/6) berlangsung acara Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Profesi dari Institut Pertanian Bogor. Ada 39 Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN sejak 29 Juni sampai 15 Agustus 2015 di 5 Desa ( Desa Gupit, Pengkol, Baran, Jangglengan dan Nguter) di wilayah Kecamatan Nguter.
Mahasiswa dengan didampingi Dosen Pembimbing Ibu Dr.Dyah Krisnatuti diterima Pemkab Sukoharjo dengan tangan terbuka yang dalam hal ini diwakili Bapak Wakil Bupati Sukoharjo Drs. H.Haryanto, MM. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati intinya mengharapkan mahasiswa KKNP dapat  menyesuaikan kehidupan bermasyarakat di lingkungan pedesaan serta berperan aktif bersama masyarakat dalam menangani permasalahan yang ada, baik masalah berkaitan dengan pengrajin jamu maupun budidaya TOGA itu sendiri. Karena permasalahan utama selama ini di masyarakat adalah masalah ketersediaan bahan baku jamu yang masih minim.
Hadir dalam kesempatan ini Kepala Bagian Perekonomian Setda, Camat Nguter atau yang mewakili, 5 Kepala Desa lokasi KKNP, beserta Kepala SKPD terkait. Selanjutnya mahasiswa KKNP diserahterimakan kepada Camat Nguter yang memimpin wilayah dari 5 desa lokasi KKNP berlangsung. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN,M.Hum. (Yk)

Kamis, 11 Juni 2015

NGOPI BARENG MAS GANJAR DI SUKOHARJO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar pertemuan dengan Bidan Desa dan Kader Kesehatan di Pendapa Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo Kamis (11/06). Pertemuan ini dalam rangka membahas dan mengurai kasus angka kematian ibu dan anak di wilayah Jawa Tengah khususnya Sukoharjo dengan kemasan acara "ngopi bareng mas Ganjar". Acara dihadiri Forkompimda Sukoharjo; Kepala SKPD terkait baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jateng
Menurut Gubernur Ganjar angka kematian ibu dan anak di Jawa Tengah tergolong masih tinggi. Tahun Kemarin tercatat adanya 711 kasus angka kematian ibu dan anak, meningkat yang sebelumnya 675 kasus di tahun 2013. Dialog berlangsung begitu akrab dimana para Bidan Desa serta Kader Kesehatan melepaskan uneg-uneg mereka kepada Gubernur.  Tidak hanya berdialog dengan Kader Kesehatan Desa, Gubernur Ganjar juga berharap Camat Camat di Sukoharjo agar meningkatkan peran aktif dalam mendukung kesehatan di desa desa dalam upaya menekan tingginya angka kematian ibu dan anak.
Setelah berdialog dengan Kader Kesehatan, Gubernur Ganjar mengunjungi Sentra Pengolahan Jamu di Pasar Jamu Nguter dan kemudian meninjau Underpass Makamhaji Kartasura. (ap)
 

Rabu, 10 Juni 2015

Penyuluhan Massal Tentang Radikalisme, Narkoba, dan Kenakalan Remaja


 
 
                Rabu (10/6) di Bundaran Patung Kuda Solo Baru dilaksanakan Deklarasi dan Penyuluhan Massal tentang bahaya radikalisme, narkoba dan kenakalan remaja, yang diselenggarakan oleh Polres Sukoharjo dan P4GN Kabupaten Sukoharjo dalam rangka HUT Bhayangkara ke-69 dan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2015.
                Acara dimulai dengan Deklarasi Anti Radikal, Anti Narkoba, dan Kenakalan Remaja, dalam acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sukoharjo dan Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Setelah Sambutan Kapolres Sukoharjo dilanjutkan dengan Sambutan Dari Bupati Sukoharjo yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sukoharjo, dalam sambutannya itu disampaikan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dan bahaya radikalisme perlu ditindak tegas, karena dua masalah itu, mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Dan melalui kegiatan ini diharapkan agar generasi muda lebih bijak dan cerdas dalam menyikapinya
                Dalam acara  inimateri disampaikan dari Polres Sukoharjo tentang bahaya radikalisme dan kenakalan remaja, Dinas Kesehatan Tentang Bahaya Narkoba dan Seks Bebas, serta Dari Kepala kantor Kementrian Agama tentang Membendung Bahaya Radikalisme di Kalangan Muda dan Materi Membangun Stabilitas Pertahanan dan Keamanan Melalui Peran Pemuda disampaikan oleh Kodim 0726 Sukoharjo.
               
                

Senin, 01 Juni 2015

TIM PENILAI WAHANA TATA NUGRAHA PAPARKAN HASIL PENILAIAN

Setelah kemarin melakukan peninjauan lapangan, Tim Penilai Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2015 hari ini (01/06) memaparkan hasil penilaian atas verifikasi lapangan. Rombongan diterima Wakil Bupati, Drs. Haryanto, MM didampingi Forkompimda di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo. Wakil Bupati yang membacakan sambutan Bupati Sukoharjo menyampaikan bahwa Sukoharjo siap menindaklanjuti hasil penilaian serta rekomendasi dari Tim Penilai. Tahun ini adalah tahun ketiga keikutsertaan Sukoharjo dalam Lomba Wahana Tata Nugraha, dan tahun 2014 kemarin berhasil mendapat Piala Kategori Lalu Lintas. Wakil Bupati juga memaparkan visi misi serta gambaran transportasi di Sukoharjo.
Harno Trimadi, ST, MT selaku Ketua Tim Penilai menjelaskan bahwa Penghargaan Wahana Tata Nugraha di bedakan dalam empat Kategori yakni: Kategori Angkutan; Kategori Lalu Lintas; Wahana Tata Nugraha Penuh (WTN) dimana Kabupaten/ Kota meraih Kategori Angkutan dan Lalu Lintas; serta Wahana Tata Nugraha Kencana yang diperoleh setelah lima kali berturut turut mendapat WTN. Materi Penilaian WTN meliputi Sarana Angkutan Umum; Prasarana/ Infrastruktur Lalu Lintas; serta Pelayanan Transportasi.
Setelah paparan dari Tim Penilai, Wabup didampingi Forkompimda memberikan cinderamata kepada Tim Penilai, sedang dari Tim Penilai menyerahkan Catatan Lapangan kepada Wakil Bupati Sukoharjo. (ap)