Kamis, 27 April 2017

PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ DI PENDOPO KABUPATEN SUKOHARJO

Memaknai kembali hikmah dari peristiwa Isra dan Miraj yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar kegiatan Peringatan Isra Miraj Tingkat Kabupaten Sukoharjo 1438 H/2017 M. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Kamis (27/4). Dengan tema "KITA JADIKAN SHOLAT SEBAGAI LANDASAN MORAL GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEBAGAI ABDI NEGARA DAN ABDI MASYARAKAT"."

Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH berpesan peristiwa Isra Mi'raj mengandung hikmah yang selalu relevan dalam kehidupan kita dan Allah SWT akan senantiasa hadir menyemangati siapapun yang bersungguh-sungguh berjuang dijalannya dengan ketulusan kesabaran dan keiklasan. Keseimbangan antara kedalaman iman dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi akan berkembangnya kehidupan dunia yang maju dan bermartabat.

Merupakan acara inti pengajian oleh Mubalig kondang Drs. Ahmad Sukino dari Surakarta dengan mengambil tema "Wahyu Sholat". Dalam peringatan Isra' Mi'raj dimaknai perintah melaksanakan Sholat Lima waktu dalam satu hari satu malam. Kita tidak akan mampu menghitung nikmat yang diberikan kepada kita semua. Allah SWT hanya mengharapkan kita bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepada kita, jika kita kufur akan nikmat Allah SWT maka siksa Alah SWT amatlah pedih. Isro' Mi'roj merupakan peristiwa perjalanan nabi Muhammad dari masjidil harom ke masjidil aqso. Perjalanan yang dilakukan hanya dalam waktu satu malam. Perjalanan tersebut jasad dan ruh nya saja masih banyak yang memperdebatkan. Sholat dapat mencegah keji dan mungkar. Orang mukmin selalu bersyukur atas NikmatNya dan diwaktu mendapat kesulitan selalu bersabar dan beriman.

"Mendalami makna sholat serta dengan Sholat yang baik dan khusuk membuat orang tidak sombong," tegasnya. (Tj)

 

 

 

Peringati Hari Kartini, TP-PKK Gelar Budaya bersama PERSOJO


 

Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-138 Tahun 2017, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo bekerjasama dengan Persaudaraan Seniman Sukoharjo (PERSOJO) mengadakan kegiatan Gelar Budaya bertempat di halaman Gedung Pusat  Promosi Potensi Daerah Graha Wijaya, Selasa (26/4). Dengan tema "Beretika dan berbudaya ".

Selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani Wardoyo Wijaya mengucapkan selamat Hari Kartini serta mengapresiasi kepada kreasi gelar budaya  PERSOJO serta mengingatkan dan mengajak untuk menjadi Kartini yang hebat dan berkualitas dalam bidang apapun termasuk dalam berkesenian. Setinggi apapun derajad kita, kaum perempuan tetaplah ingat untuk menjadi ibu yang baik dan dapat dibanggakan. Selain itu acara ini sangat positif bagi masyarakat, karena gelar kesenian dapat mengangkat dan menghidupkan potensi seni yang berada di Kabupaten Sukoharjo,"ungkap Hj. Etik Suryani.

Menurut Ketua harian PERSOJO Aries Pethak menjelaskan gelar budaya persojo selalu dilaksanakan tiap hari Selasa malam Rabu di Minggu ke-2 dan ke-4 bertempat di gedung Graha Wijaya.

Acara dilanjutkan dengan gelar seni dari 6 duta seni terdiri dari duta seni POLRES Sukoharjo, duta seni KODIM 0726/SKH, Karawitan Dharma Wanita Dinas Pendidikan,Karawitan anak dari SD Ngentan 3 Kecamatan Bendosari, Tari kreasi anak anak SLB serta duta seni Korcam Tawangsari ikut memeriahkan acara ini. Diakhir acara dilaksanakan pemberian hadiah dalam kejuaraan bola volley putri yang diraih juara 1 diraih oleh Tim bola volley Gelora Jombor Bendosari, Juara 2 Tim bola volley Persojo dan Juara 3 diraih oleh tim bola volley Nguter Diknas

Turut hadir Bupati sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH,MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani Wardoyo Wijaya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sukoharjo Ibu Loeh Dyah Agus Santosa, FORKOPIMDA, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Soni Sumarsono, S.Sos, Ketua PKK Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo serta para penggiat seni yang tergabung dalam wadah Persojo. (Tj)

 

Rabu, 19 April 2017

Senkom Mitra Polri Kabupaten Sukoharjo Dilantik

 

SUKOHARJO — Sekitar 350 anggota Senkom Mitra Polri hadir pada rangka acara pelantikan 36 pengurus yang  terdiri dari Pembina, ketua, sekretaris, bendahara serta beberapa bidang. Bertempat di Gedung Graha Satya Praja (GSP) pada hari Rabu (19/4).

Dalam sambutan pengurus pusat Senkom Mitra Polri Ir. H. Agusrudi Hartanto, I.Ai, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran senkom mitra polri khususnya di Kabupaten Sukoharjo yang selama ini telah berpartisipasi aktif dalam turut menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, serta membantu lembaga-lembaga negara dalam menangani berbagai masalah kebencanaan, masalah hankamnas dan peran aktif lainnya terkait dengan stakeholder atau para pemangku kepentingan.

Dengan partisipasi aktif Senkom Mitra Polri, tugas-tugas pemerintah bisa terbantu terutama dalam informasi-informasi deteksi dini kamtibmas, kebencanaan serta pertahanan & keamanaan nasional sehingga setiap gejala konflik dan kejadian-kejadian di masyarakat dapat cepat dilaporkan, diantisipasi, dilokalisir dan cepat mendapat penanganan. Diantara persyaratan calon anggota yang penting dan selalu jadi acuan dalam rekrutmen antara lain calon anggota harus punya penghasilan, tidak menggunakan narkoba dan moh limo atau tidak melakukan 5 larangan yaitu tidak boleh main judi, tidak minum minuman keras, tidak madon (main perempuan), tidak maling/kriminil, tidak madat/menggunakan narkoba dalam melaksanakan tugas tidak boleh merokok. Disamping itu juga harus mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus. Mari terus gelorakan semangat dalam membangun kesadaran bersama masyarakat, bahwa kamtibmas, hankamnas atau bela negara, bahaya narkoba, serta masalah kebencanaan adalah tanggung jawab kita semua.

Wakil Bupati H. Purwadi SE berharap kepada pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Sukoharjo yang baru saja dilantik untuk segera melakukan koordinasi dengan dinas/instansi terkait, sehingga segera dapat menyusun program  kerja kedepan, yang bbersinergi dengan program program pemerintah khususnya dalam menjaga Kantibmas.
Sementara itu Kapolres berharap, Senkom berperan memberi dukungan informasi serta berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisia  dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tandas Kasatbinmas.(Tj)


Selasa, 11 April 2017

TIM PENGGERAK PKK SUKOHARJO ADAKAN LOMBA RANCANG BUSANA

Lomba rancang busana produk sandang daerah berbahan lurik diselenggarakan oleh Pokja III Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Tahun  2017. Bertempat di Gasebo Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Selasa (11/4).

Untuk lebih meningkatkan cinta produk sandang daerah terutama lurik di Kabupaten Sukoharjo diadakan kegiatan ini, ungkap Ibu Galuh Agus Santosa saat membuka kegiatan ini.  Harapan kami bisa memberikan kesempatan  kepada designer – designer  untuk berlomba  menciptakan rancangan busana  dengan menggunakan  bahan produksi lokal karena Sukoharjo selain terkenal sebagai kota Jamu juga kota Textil.. Adapun para pemenangnya diraih juara 1 Kecamatan Baki, juara 2 Kecamatan Mojolaban, Juara 3 Kecamatan Grogol  serta juara harapan 1 Kecamatan Polokarto, Juara 2 kecamatan Gatak dan Juara Harapan 3 diraih Kecamatan Nguter. (Tj)

Rabu, 05 April 2017

TMMD REGULER 98 DILAKSANAKAN DI SUKOHARJO

Pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 98 Provinsi Jawa Tengah dan Sengkuyung I Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 dilaksanakan di lapangan Desa Tegalsari Kecamatan Weru. Upacara pembukaan dengan Inspektur Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, SH, MH, Rabu (5/4).

Acara ini dihadiri tamu undangan dari Danrem 074 Warastratama, Kol. INF. Maruli Simanjuntak, M.Sc, Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Sukoharjo dan Lurah se Kecamatan Weru dan ormas serta peserta upacara yang terdiri dari anggota TNI, kepolisian, pramuka dan pelajar.

Tema TMMD kali ini adalah "Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI". TMMD dari tanggal 5 April s/d 4 Mei 2017. Kegiatan ini dalam rangka untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial, mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Inspektur Upacara, Bupati Sukoharjo dalam amanatnya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kemanunggalan TNI-Rakyat melalui setiap kegiatan TMMD, "Hari ini spirit kegotongroyongan dan kebersamaan kembali kita teguhkan dalam suatu aksi nyata melalui TNI Manunggal Membangun Desa ini," ungkapnya. "Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD, menjadi suatu kekutan luar biasa untuk memajukan desa serta mengatasi berbagai persoalan terkini" tambahnya.

Dengan TMMD ini pula sebagai ikhtiar / upaya bersama untuk menanggulangi kemiskinan, keterbelakangan, ketertinggalan dan ketergantungan khususnya di lingkup perdesaan (program percepatan pembangunan perdesaan). Manfaat TMMD sangat besar dalam memperlancar laju perekonomian, pendidikan, kesejahteraan masyarakat. Meningkatkan keamanan, ketaqwaan, kamtibmas, kebersihan lingkungan dan yang terpenting adalah memelihara budaya gotong royong.

Seperti diungkapkan pastier Kodim 0726/SKH dalam laporannya, kegiatan TMMD berupa pembangunan fisik meliputi pembangunan jalan makadam, pembuatan talut, rehab masjid, pembuatan jamban keluarga dan pembuatan MCK. Sedangkan pembangunan non fisik berupa penyuluhan pendidikan bela Negara, kamtibmas, bahaya narkoba, perilaku hidup bersih-sehat, dan penyuluhan KB dan Hukum.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan naskah penyerahan program antara Bupati Sukoharjo dan Dandim 0726/SKH yang disaksikan oleh Danrem 074 Warastratama dan penyerahan bantuan serta peralatan sebagai simbolis dibukanya TMMD ini, Demikian informasi yang berhasil dihimpun oleh Kabag Humas Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(ang)

40 PEJABAT ESELON IV IKUTI DIKLAT KEPEMIMPINAN

Dalam rangka meningkatkan kompetensi kepemimpinan operasional dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabat struktural eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan IV.

Kegiatan Pembukaan dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja (5/4) diikuti peserta Diklat 40 orang pejabat struktural eselon IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Pembukaan kegiatan oleh Asisten Administrasi umum Eko Adji Arianto, SH,MM mewakili Bupati Sukoharjo sekaligus membacakan sambutan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya,SH,MH yang mengamanatkan  bahwasanya Diklat kepemimpinan tingkat IV merupakan salah satu upaya meningkatkan sumber daya aparatur yang berkualitas, berdaya guna, bersih dan berwibawa sesuai dengan tuntutan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, disamping untuk lebih meningkatkan loyalitas Pegawai Negeri Sipil kepada Pancasila, Undang-undang dasar 1945, Negara dan Pemerintah Republik Indonesia.Diharapkan pula sumber daya aparatur yang meningkat kualitasnya akan semakin tanggap dalam melayani masyarakat, mengayomi dan menumbuhkan prakarsa serta  partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Ditambahkan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sukoharjo Joko Triyono, SH,MH dalam laporannya bahwa diklat kepemimpinan tingkat IV diikuti 40 pejabat  struktural eselon IV, dilaksanakan mulai tanggal 5 April s/d 8 September 2017 dengan terdiri dari  beberapa tahap, Materi berjumlah 893 jam pelajaran, dengan rincian 290 jam pelajaran untuk pembelajaran klasikal dan 603 jam pelajaran non klasikal. Tempat pendidikan dan pelatihan di Griya d'Madinah Residence Gentan Baki Sukoharjo, Adapun Tenaga pengajar berasal dari Widyaiswara/pejabat BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Pejabat Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Kodim 0726 Sukoharjo. (RN)