Selasa, 30 Agustus 2016

PELANTIKAN DPD KNPI KABUPATEN SUKOHARJO MASA BHAKTI 2016 – 2019

Acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo masa bhakti 2016 – 2019 dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja Selasa pagi (30/8) sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Jawa Tengah Nomor : KEP.107.DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2016 yang ditetapkan di Semarang. Pada pelantikan ini, berkesempatan memberikan sambutan Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo KMA Dina Sri Prihartini, S.Pd, Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah diwakili Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jateng Muhammad Mustafid, S.Pd.I dan Bupati Wardoyo Wijaya, SH, MH.

Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan sebagai Pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Masa Bhakti 2016 – 2019 dan selamat bekerja dengan harapan pengurus baru ini mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan organisasi ke arah yang lebih baik serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo khususnya dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Sukoharjo. KNPI yang lahir dari rasa kepekaan dan kepeloporan generasi muda, agar terus mengembangkan organisasi pemuda secara profesional dengan mengembangkan semangat patriotisme dan nasionalisme, sehingga KNPI tumbuh sebagai sebuah organisasi bukan elit maupun eksklusif karena program kerjanya harus menyentuh langsung kepentingan pemuda dan masyarakat Sukoharjo.

Komposisi DPD KNPI terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan departemen – departemen (Organisasi, Kaderisasi, Politik Hukum & HAM, Pendidikan OR & Seni Budaya, Agama, Kominfo & Humas, Pengkajian dan Pengembangan Pemuda, Hankamnas, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Kesehatan Lingk Hidup dan Penanggulangan Bencana, Ekonomi wirausaha dan Departemen Kerjasama antar lembaga).

Hadir dalam acara ini, Muspida Sukoharjo, Kepala SKPD terkait, Camat dan Segenap Anggota DPD KNPI di Sukoharjo. Acara diakhiri dengan doa dipimpin Sdr. Waluyo, S.Pd.I dan ditandai dengan jabat tangan. Demikian disampaikan Kabag Humas Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Yk)

 

 

Cuplikan Lampiran :

Komposisi dan Personalia Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo Periode 2016 – 2019 sesuai lampiran SK Nomor : KEP.107/DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2019 :

 

I

Ketua

:

KMA. Dina Putri Prihatini, SH

 

Wakil Ketua I

:

Slagen Abu Gorda

 

Wakil Ketua II

:

Muslih Hamidi, SH, MH

 

 

 

 

II

Sekretaris

:

Edi Budiyono, SH

 

Wakil Sekretaris I

:

Danur Sri Wardana

 

Wakil Sekretaris II

:

Anwar Setyanto

 

 

 

 

 

 

III

Bendahara

:

Eko Pujiatmoko, SE

 

Bendahara I

:

Wahyu Mulyani, A.Md

 

Bendahara II

:

Yuliani, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FOTO PELANTIKAN DPD KNPI


PELANTIKAN DPD KNPI KABUPATEN SUKOHARJO MASA BHAKTI 2016 – 2019 V

Acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo masa bhakti 2016 – 2019 dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja Selasa pagi (30/8) sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Jawa Tengah Nomor : KEP.107.DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2016 yang ditetapkan di Semarang. Pada pelantikan ini, berkesempatan memberikan sambutan Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo KMA Dina Sri Prihartini, S.Pd, Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah diwakili Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jateng Muhammad Mustafid, S.Pd.I dan Bupati Wardoyo Wijaya, SH, MH.

Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan sebagai Pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Masa Bhakti 2016 – 2019 dan selamat bekerja dengan harapan pengurus baru ini mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan organisasi ke arah yang lebih baik serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo khususnya dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Sukoharjo. KNPI yang lahir dari rasa kepekaan dan kepeloporan generasi muda, agar terus mengembangkan organisasi pemuda secara profesional dengan mengembangkan semangat patriotisme dan nasionalisme, sehingga KNPI tumbuh sebagai sebuah organisasi bukan elit maupun eksklusif karena program kerjanya harus menyentuh langsung kepentingan pemuda dan masyarakat Sukoharjo.

Komposisi DPD KNPI terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan departemen – departemen (Organisasi, Kaderisasi, Politik Hukum & HAM, Pendidikan OR & Seni Budaya, Agama, Kominfo & Humas, Pengkajian dan Pengembangan Pemuda, Hankamnas, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Kesehatan Lingk Hidup dan Penanggulangan Bencana, Ekonomi wirausaha dan Departemen Kerjasama antar lembaga).

Hadir dalam acara ini, Muspida Sukoharjo, Kepala SKPD terkait, Camat dan Segenap Anggota DPD KNPI di Sukoharjo. Acara diakhiri dengan doa dipimpin Sdr. Waluyo, S.Pd.I dan ditandai dengan jabat tangan. Demikian disampaikan Kabag Humas Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Yk)

 

 

Cuplikan Lampiran :

Komposisi dan Personalia Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo Periode 2016 – 2019 sesuai lampiran SK Nomor : KEP.107/DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2019 :

 

I

Ketua

:

KMA. Dina Putri Prihatini, SH

 

Wakil Ketua I

:

Slagen Abu Gorda

 

Wakil Ketua II

:

Muslih Hamidi, SH, MH

 

 

 

 

II

Sekretaris

:

Edi Budiyono, SH

 

Wakil Sekretaris I

:

Danur Sri Wardana

 

Wakil Sekretaris II

:

Anwar Setyanto

 

 

 

 

 

 

III

Bendahara

:

Eko Pujiatmoko, SE

 

Wakil Bendahara I

:

Wahyu Mulyani, A.Md

 

Wakil Bendahara II

:

Yuliani, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 Acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo masa bhakti 2016 – 2019 dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja Selasa pagi (30/8) sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Jawa Tengah Nomor : KEP.107.DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2016 yang ditetapkan di Semarang. Pada pelantikan ini, berkesempatan memberikan sambutan Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo KMA Dina Sri Prihartini, S.Pd, Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah diwakili Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jateng Muhammad Mustafid, S.Pd.I dan Bupati Wardoyo Wijaya, SH, MH.

Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan sebagai Pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Masa Bhakti 2016 – 2019 dan selamat bekerja dengan harapan pengurus baru ini mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan organisasi ke arah yang lebih baik serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo khususnya dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Sukoharjo. KNPI yang lahir dari rasa kepekaan dan kepeloporan generasi muda, agar terus mengembangkan organisasi pemuda secara profesional dengan mengembangkan semangat patriotisme dan nasionalisme, sehingga KNPI tumbuh sebagai sebuah organisasi bukan elit maupun eksklusif karena program kerjanya harus menyentuh langsung kepentingan pemuda dan masyarakat Sukoharjo.

Komposisi DPD KNPI terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan departemen – departemen (Organisasi, Kaderisasi, Politik Hukum & HAM, Pendidikan OR & Seni Budaya, Agama, Kominfo & Humas, Pengkajian dan Pengembangan Pemuda, Hankamnas, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Kesehatan Lingk Hidup dan Penanggulangan Bencana, Ekonomi wirausaha dan Departemen Kerjasama antar lembaga).

Hadir dalam acara ini, Muspida Sukoharjo, Kepala SKPD terkait, Camat dan Segenap Anggota DPD KNPI di Sukoharjo. Acara diakhiri dengan doa dipimpin Sdr. Waluyo, S.Pd.I dan ditandai dengan jabat tangan. Demikian disampaikan Kabag Humas Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Yk)

 

 

Cuplikan Lampiran :

Komposisi dan Personalia Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Sukoharjo Periode 2016 – 2019 sesuai lampiran SK Nomor : KEP.107/DPD.KNPI/JTG/VII/2016 tanggal 17 Juli 2019 :

 

I

Ketua

:

KMA. Dina Putri Prihatini, SH

 

Wakil Ketua I

:

Slagen Abu Gorda

 

Wakil Ketua II

:

Muslih Hamidi, SH, MH

 

 

 

 

II

Sekretaris

:

Edi Budiyono, SH

 

Wakil Sekretaris I

:

Danur Sri Wardana

 

Wakil Sekretaris II

:

Anwar Setyanto

 

 

 

 

 

 

III

Bendahara

:

Eko Pujiatmoko, SE

 

Bendahara I

:

Wahyu Mulyani, A.Md

 

Bendahara II

:

Yuliani, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 29 Agustus 2016

Bupati Hadiri Budaya Bersih Desa di Bangsrigede


Bersih desa atau rasulan ini merupakan tradisi turun temurun atau warisan budaya nenek moyang  khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo sebagai wujud keharmonisan antara manusia dengan alam. Selain itu juga, wujud rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, baik dari hasil panen melimpah, kesejahteraan dan kesehatan.
Warga Kampung Bangsrigede mengadakan acara rutin bersih desa atau rasulan dengan mengelar bentuk kegiatan pagelaran wayang kulit semalam suntuk  dengan dalang Ki Muh. Prasetyo Bayu Aji Pamungkas, yang sebelumnya diadakan sodaqoh/kenduri hasil bumi dan digelar kesenian klenengan/ karawitan jaran kepang kuda lumping. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu Kliwon (28/8) bertempat di rumah Bapak Hartono Bangsrigede RT 2/RW 08 kampung Kriwen Kecamatan Sukoharjo
Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.MH beserta istri, Ketua DPRD Nurjayanto beserta istri menghadiri acara budaya bersih desa di kampung Bangsrigede Kriwen Sukoharjo ini. Turut hadir pula muspika Kecamatan Sukoharjo, Plt. Lurah Kriwen Ibu Agus Sriwidadi SE beserta segenap warga masyarakat kampung bangsrigede kriwen turut menghadiri acara ini.
Dalam sambutan Ketua Panitia Sri Harno SH MH MM melaporkan dasar kegiatan ini merupakan program kerja dan musyawarah warga kampung bangsrigede. Disertai ikut andil dalam melestarikan kesenian adiluhung warisan nenek moyang "ngleluri budaya jawi" .  Rasa syukur itu diungkapkan dengan menggelar pagelaran pentas wayang kulit semalam suntuk atau dengan kenduri . Dilaporkan pula segenap warga mengumpulkan dana secara swadaya bersama – sama mengadakan gotong royong dalam pelaksanaan bersih desa Di kampung Bangsrigede Kecamatan Sukoharjo. Pagelaran wayang ini mengambil judul "babat alas wonomarto" yang diartikan bangkitnya pembangunan di Kabupaten Sukoharjo dengan kepemimpinan Bupati Sukoharjo bisa membawa sukoharjo yang lebih baik, maju, aman dan sejahtera," ungkap Sri Harno dalam sambutannya selaku Ketua Panitia.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam khususnya kepada warga Bangsrigede Kriwen yang telah melaksanakan nguri nguri budaya adiluhung dengan nanggap dalang kondang yang membuktikan khususnya warga kampung Bangsrigede punya jiwa gotong royong. Bupati berharap pagelaran wayang ini bisa menjadi tontonan dan tuntunan dan berharap selalu bisa menjaga kerukunan dan kondusifitas daerah selain itu  kegiatan ini harus slalu dijaga karena dengan menjaga tradisi budaya ini sama juga kita melestarikannya agar tidak hilang digerus dengan perkembangan jaman. Bupati juga akan slalu mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya seperti Bersih Desa dan kegiatan lain yang berkaitan degan budaya ," tegas Bupati.
Kegiatan ini dilanjutkan  dengan pertunjukan Wayang Kulit yang terlebih dahulu penyerahan tokoh wayang Brotoseno dari ketua panitia Sri Harno SH MH MM kepada Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.MH diteruskan kepada Ki Dalang Muh. Pamungkas Prasetyo Bayu Aji Anom Suroto untuk menggelar wayang kulit semalam suntuk dengan lakon " babat alas wonomarto".(Tj)


Minggu, 28 Agustus 2016

BUPATI SAKSIKAN DANDIM 0726 SUKOHARJO AKSI MAKAN API DALAM DRAMA KOLOSAL MEMPERINGATI HUT RI 71


Bertempat di Alun-alun Satya Negara Sabtu (27/8) diadakan acara penutupan perlombaan paduan suara, baca puisi, tari perjuangan dan lomba cipta lagu perjuangan yang diadakan oleh Kodim 0726/SKH. Dalam acara ini digelar drama kolosal dengan judul "sedumuk bathuk senyari bumi". Drama kolosal di saksikan oleh Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, Ka. Dinas Pendidikan, Ka. Dinas Pemuda dan Olahraga serta turut hadir pula Danrem 074 Warastatama Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, pejabat militer, pejabat sipil, pelajar dan warga masyarakat yang ikut menyaksikan jalannya acara ini. Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro, S.I.P ikut ambil bagian dalam membakar semangat generasi muda dengan aksnyai tiga batu batako di atas perut yang di pukul dengan palu besar, makan api yang menyala / memadamkan api dengan mulut. Drama kolosal ini menceritakan perjuangan kegigihan masyarakat Sukoharjo dalam merebut Kemerdekaan tidak akan pernah surut, tanpa kenal ragu dan gentar, tentara dan rakyat mengusir pasukan Belanda. Meski korban terus berjatuhan dengan iringan derai air mata dan nyawa bergelimpangan dimana-mana, namun, dalam benak mereka hanya terlintas ingin terbebas dari tirani penjajahan. Penderitaan rakyat memecah kenteraman di Bumi Asesuko Karaharjan (Sukoharjo). Kolonial Belanda merampas kebahagiaan rakyat yang hidup damai sejahtera. Mereka menindas dan mengadu domba rakyat Indonesia yang kelaparan. Banyak pahlwan kusuma bangsa gugur demi Kemerdekaan. "Allahu ………..akbar…………..,  Allahu………. Akbar…………, Allahu akbar, …………Takbir berkumandang membakar semangat perlawanan dan masyarakat Sukoharjo melawan penjajah. Pertempuran dan perlawanan  pecah seiring ayunan golok dan berbagai senjata tradisional serta bambu runcing. Rakyat Indonesia bersatu dan menyerbu tentara Belanda yang sudah terlalu lama menjajah negeri ini. Pasukan mendesak dan memasuki markas tentara Belanda. Merebut dan menurunkan bendera Belanda dari tiangnya. Teriakan kemerdekaan membahana seiring dirobeknya bendera merah, putih, biru milik Belanda menjadi bendera merah putih. " Merdeka…………. Merdeka…………. Merdeka…………. Merdeka…………. Merdeka…………. Itulah alur cerita drama kolosal yang diperankan lebih dari 250 orang dari berbagai komponen/komunitas masyarakat Sukoharjo memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Alun-alun Satya Negara, Sukoharjo. Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Taufan Widiantoro, S.I.P menyampaikan dalam sambutannya "Drama kolosal ini sengaja kami rencanakan untuk memberikan gambaran bagaimana para pejuang dan para pahlawan meraih kemerdekaan. Dari sini paling tidak ada satu nilai-nilai yang bisa kita tanamkan untuk adik-adik dan diri kita, bahwa kemerdekaan itu bukan pemberian Belanda, tapi didapat dari hasil perjuangan para pahlawan pendahulu kita. Mereka berjuang tanpa pamrih, mengorbankan harta, benda, bahkan nyawanya untuk meraih kemerdekaan itu. Diharapkan, generasi muda Sukoharjo mampu meneladani dan menghormati para pahlawan yang telah berjuang dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negara". Tambahnya "Harapannya, generasi muda yang mulai lupa mampu meneladani dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan dari jajahan Belanda," tegasnya. Dalam acara tersebut juga di tampilkan para pemenang lomba yang di selenggarakan Kodim 0726 Sukoharjo dan penyerahan hadiah diberikan Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.MH beserta Forkopimda bagi pemenang antara lain : Lomba baca puisi Juara I SMA Negeri 1 Polokarto an.Bety Ayu W.A, Juara II SMK Negeri 2 Sukoharjo Johar Abdul. Dan Juara III SMA Negeri 1 Bulu Suci Tri .A. Pemenang lomba cipta lagu perjuangan Juara I SMK Tamsis Sukoharjo an. Widya Judistira. Juara II SMA Negeri 1 Tawangsari an. Ismu Pratama. Dan Juara III SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo an.Sandra Pita loha. Pemenang lomba Paduan suara Juara I SMA Negeri 1 Kartasura, Juara II Nomor SMA Negeri 1 Sukoharjo, Juara III SMA Negeri 1 Tawangsari. Lomba tari perjuangan 2 peserta (satu peserta mengundurkan diri) Juara I dari SMA Negeri 1 Kartasura . (Tj)

PERESMIAN MASJID AL KAUTSAR


Bupati, H Wardoyo Wijaya SH,MH  beserta Ibu Hj Etty Wardoyo beberapa hari yang lalu Jum'at (26/8) pukul 20.00 WIB menghadiri peresmian masjid Al Kautsar di ds Jetakan  RT 01 RW 05 Kalurahan Banmati. Menurut Lurah Banmati, Aning Suprapta, SE  masjid yang memiliki ukuran 12m x 12m tersebut menghabiskan dana kurang lebih 520 juta rupiah dengan biaya stimulan dari pemerintah  40 juta, serta sebidang tanah kas dan   selebihnya adalah swadaya masyarakat kondisi saat ini sudah siap dipergunakan untuk kegiatan ibadah hanya saja  masih  perlu adanya pemavingan di serambi depan dan pagar pada sisi – sisi masjid. Bupati pada sambutannya menyampaikan , " Selamat pada warga masyarakat ds Jetakan yang telah berhasil membangun masjid ini, saya berharap selain dipergunakan sebagai tempat beribadah, juga dapat dimaksimal kan untuk kegiatan sosial lainnya sehingga akan membawa barokah yang lebih banyak ."  Hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD,jajaran  KUA,   Muspika,dn tamu undangan. (dn)

Jumat, 26 Agustus 2016

SOSIALISASI DAN PENYERAHAN BATUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA


 

Jumat( 26/8) Bupati, H Wardoyo Wijaya SH,MH  menyerahkan bantuan stimulan perumahan swadaya bagi masyarakat kurang mampu  sebanyak 350 orang penerima masing – masing penerima bantuan mendapat dana stimulan senilai  sepuluh juta rupiah bertempat di balai Desa Kedungjambal pada pukul 09.00 WIB. Dari 350 penerima terdiri dari 175 penerima dari desa Kedungjambal dan 175 penerima dari desa Grajegan. Menurut ibu Ramsi perwakilan warga desa Kedungjambal, batuan ini sangat menolong bagi dia dalam memperbaiki rumah tinggalnya dan berterima kasih pada pemerintah yang telah peduli rakyatnya. Kepala DPU, Ir Achmad Hufroni,MT bantuan ini diberikan tidak dalam ujud uang tetapi dalam bentuk material barang sesuai dengan kebutuhan dan dicairkan dalam 2 tahap masing – masing tahap 50%. Pada proses ini dalam pengerjaan dilapangan di dampingi tenaga konsultan sehingga bila ada barang yang tidak sesuai dengan speknya dapat ditukar kembali. Bupati pada sambutannya menyampaikan , " Selamat bagi para penerima bantuan semoga dapat menjadi barokah, perlu diperhatikan dalam pembangunan nantinya  agar memenuhi kriteria rumah sehat. Tolong bagi lurah, aparat di Polsek dan Koramil untuk ikut memantau proses pelaksanaan ini, cek harga dilapangan jangan sampai ada complain dari msyarakat," tandas beliau.  Hadir pada kesempatan ini Muspika Tawangsari, para lurah .(dn)

Rabu, 24 Agustus 2016

PEMAPARAN HASIL PENILAIAN / EVALUASI LAPANGAN TAHAP III PENGHARGAAN WAHANA TATA NUGRAHA TAHUN 2016 KABUPATEN SUKOHARJO

Suasana tampak berbeda Rabu pagi ini (24/8) di lobi Kantor Bupati Sukoharjo, karena ada acara paparan hasil evaluasi lapangan tahap III Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016 Kabupaten Sukoharjo oleh Tim Penilai, yang dipimpin Bapak Sugiyanto ATD, MT. Berkenan menerima kedatangan tim, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, SH, MH beserta Muspida dan Sekretaris Daerah. Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan rasa syukur atas potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Sukoharjo. Dalam pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai visi misi Kabupaten Sukoharjo, kinerja pemerintahan bermuara pada kemakmuran rakyat.

Upaya pemerintah dalam pembangunan bidang lalu lintas, perhubungan dan informatika untuk kesejahteraan rakyat antara lain adalah; penataan wilayah Solo Baru sebagai icon masuk Sukoharjo yaitu penataan taman, trotoar/fasilitas pengguna jalan, hotel, mall / pusat bisnis dan tempat pelayanan kesehatan. Pembangunan city walk di sisi Jalan Jend. Sudirman sebagai area penyedia kuliner dan area berjalan kaki yang nyaman. Terbukti dengan pembangunan city walk ini menjadi salah satu unsur peraih Adipura Kirana. Selanjutnya pembangunan pasar Ir. Soekarno beserta fasiltas publik seperti mushola, ruang menyusui  dan sub terminal dekat pasar. Sedangkan pembangunan yang bernilai penting lainnya adalah pemasangan 3 kamera CCTV di beberapa persimpangan jalan  untuk keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Rencananya CCTV ini akan ditambah 17 titik lagi di tahun 2017. Untuk memudahkan komunikasi antar masyarakat dan pemerintah, Dishubinfokom Sukoharjo juga membuka layanan SMS Center. Dengan kemajuan pembangunan ini, Bupati atas nama pemerintah mengharap Kabupaten Sukoharjo di tahun ini mendapatkan penghargaan WTN lagi dengan predikat yang lebih tinggi dari tahun-tahun yang lalu.

Pada kesempatan ini, Tim Penilai menyampaikan apresiasi yang tinggi pada Pemkab Sukoharjo. Banyak kemajuan pembangunan yang dicapai yang menjadi point penilaian untuk meraih penghargaan WTN. Secara garis besar tim memaparkan Kabupaten Sukoharjo sudah cukup bagus, hanya ada catatan di beberapa point penilaian, misalnya rambu-rambu lalu lintas yang dicoret-coret sehingga mengurangi nilai fungsinya.

Acara pemaparan ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata, dilanjutkan doa yang dipimpin Bp. Nur Syahid S, Ag dari Kemenag dan ramah tamah. Demikian penjelasan singkat Kabag Humas Setda Kabupaten Sukoharjo, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (yk)

Selasa, 23 Agustus 2016

Bupati Hadiri Kegiatan Latihan Penerjunan Penyegaran Grup-2 Kopassus


Bertempat di areal persawahan Desa Kragilan Kecamatan Mojolaban pada hari Selasa (23/8) dilaksanakan Kegiatan  latihan  penerjunan penyegaran (Jungar) statik  dari personil   Grup-2 Kopassus. Turut hadir menyaksikan  Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.MH, Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano, DanGroup 2/ Kopassus Letkol Inf. Dedy Suryadi, Danyon 21 Group 2/Kopassus Mayor Inf. Richard Sangari, Waslat Pusdik Batujajar Kapten Inf. Basuki, Kapolsek Mojolaban AKP Priyono, Camat Mojolaban  Basuki Budi S.Sos, Kepala Desa Kragilan Sri Mulyadi serta warga masyarakat desa Kragilan dan  sekitarnya ikut memadati untuk menyaksikan jalannya latihan penerjunan prajurit Kopassus ini.

Menurut keterangan rilisnya tujuan dilaksanakan kegiatan rutin per tahun ini  dilaksanakan dalam rangka pemeliharaan kesiapan prajurit Grup-2 Kopassus terhadap kemampuan Lintas Udara yang merupakan salah satu kemampuan dasar Prajurit Kopassus. Rencana akan dilaksanakan Jungar siang pada hari selasa pagi  dan Jungar malam yang rencana akan dilaksanakan Rabu malam (24/8). Pelaksanaan jungar siang-malam ini diikuti 200 personel prajurit Kopassus dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU C 130 A-1316. Jungar siang dimulai pada Pukul 07.06 WIB  terlihat pesawat yang mengangkut Tim Sortie 1 menerjunkan 44 personil prajurit Kopassus hingga sortie 5  dengan pesawat yang mengangkut 30 personil prajurit Kopassus tiba mendarat tepat pukul 10.15 dan acara Jungar tahun 2016 ini diakhiri   dengan lancar dan aman.  (Tj)

Senin, 22 Agustus 2016

BUPATI HADIRI HUT SRITEX KE-50


GELAR POTENSI DAERAH SUKOHARJO 2016



Bertempat di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Graha Wijaya, Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya, SH.MH, membuka secara resmi Gelar Potensi Daerah Dalam Rangka Peringatan Hari Lahir Ke-70 dan HUT RI Ke-71 Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016 hari senin (22/8). Turut hadir Forkopimda Kabupaten Sukoharjo,Kepala SKPD, para Camat, Direktur BUMD, serta Organisasi Wanita (GOW, PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari, Dharma Pertiwi dll). Acara diawali dengan iringan tari nusantara dari group tari Sanggar Seni Sekar Jagad di Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Graha Wijaya. Menurut laporan panitia penyelengara Gelar Potensi Daerah  Ir. A.A. Bambang Haryanto , M.Eng.Sc.M.H mengungkapkan bahwa peserta kegiatan gelar potensi Daerah diikuti sebanyak 114 stan yang terdiri dari SKPD Kabupaten Sukoharjo, organisasi wanita, pengrajin dan UKM, SMK Kabupaten Sukorharjo serta para pelaku usaha serta mempunyai maksud dan tujuan sebagai wahana bagi produsen/ pelaku usaha Sukoharjo untuk memperkenalkan, mempromosikan dan sekaligus meningkatkan kualitas produk serta menumbuh kembangkan industri dalam negeri serta menumbuhkan rasa cinta terhadap produksi Indonesia," tegasnya.
Didalam sambutan Bupati Sukoharjo pertama mengapresiasi kepada para peserta dan para pengunjung yang menyemarakan  Gelar Potensi Daerah tahun 2016. Harapan Bupati pelaksanaan tahun depan lebih meriah lagi karena gelar potensi daerah semacam ini ditunggu dan dinantikan warga masyarakat Sukoharjo, kami minta tahun depan tampil beda dengan menggandeng daerah kabupaten/kota untuk memeriahkan Gelar Potensi ke sukoharjo sehingga terjadi transaksi  ," tegas Bupati. Acara dibuka secara resmi dengan ditandai pemukulan Gong oleh Bupati dan pengguntingan untaian melati oleh Hj. Ety Wardoyo Wijaya, selanjutnya  diakhiri tinjauan lokasi. (Tj)

Minggu, 21 Agustus 2016

ADIPURA KIRANA DAN PENGHARGAAN BPK SEMARAKKAN PAWAI PEMBANGUNAN SUKOHARJO


Setelah 20 tahun lepas dari genggaman, akhirnya pada tahun 2016 ini, Sukoharjo memperoleh kembali Piala Adipura Kirana. Replika raksasa penghargaan tersebut diarak dalam Pawai Pembangunan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71. Pawai Pembangunan dilaksanakan Sabtu (20/08) disepanjang jalan protokol, dari Patung Jamu sampai Alun Alun Satya Negara. 
Bupati Sukoharjo H.Wardoyo Wijaya SH, MH bersama Forkompimda serta Jajaran Eselon II menikmati pawai dari panggung kehormatan di sisi tenggara Gedung P3D Grha Wijaya. Selain Adipura adapula penghargaan dari BPK RI yakni Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK RI. Di tahun 2016 inilah pertama kalinya predikat ini diraih oleh Kabupaten Sukoharjo dan sudah seharusnya dapat dipertahankan untuk tahun tahun berikutnya.
Ribuan masyarakat Sukoharjo memadati sepanjang sisi Jalan Jendral Sudirman, Proliman Sukoharjo sampai Alun Alun Satya Negara untuk menyaksikan pawai tersebut. Menurut Dishubinfokom, pawai diikuti 35 kelompok jalan kaki dan puluhan mobil hias. Marching Band Akademi Militer Magelang ikut menyemarakkan jalannya pawai pembangunan tersebut. Perserta jalan kaki lainnya terdiri dari Drum Band pelajar dari beberapa sekolah ,Paguyuban Duta Wisata, Purna Paskibra serta Paguyuban Kesenian di Sukoharjo.
Sedangkan iring iringan mobil hias diikuti oleh Instansi Pemerintah dan swasta serta Komunitas dan Ormas. Ada pula Patroli dari Polres, Rantis TNI dan Polri serta rombongan Muspika dengan Jeep terbuka diikuti Lurah masing masing Kecamatan ikut memeriahkan kegiatan ini.  (ap)