Rabu, 26 Juni 2019

DISHUB Sukoharjo Tingkatkan SDM, 60 Juru Parkir Ikuti Diklat

SUKOHARJO- Sebanyak 60 juru parkir di Kabupaten Sukoharjo mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat bekerjasama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo dengan Kementerian Perhubungan Balai Diklat Transportasi Darat Bali, yang dibagi menjadi dua angkatan petugas pengaturan lalu lintas (jukir) perwakilan setiap Kecamatan se- Kabupaten Sukoharjo angkatan XXV dan XXVL, dari  Senin (24/6/2019) hingga Kamis (27/6/2019) di hotel Grand Keisa, Yogyakarta.

Kabid Lalu Lintas Dishub Sukoharjo, Ahmad Saryono mengatakan, juru parkir merupakan ujung tombak pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali dengan pengetahuan dan pelatihan agar lebih profesional dalam bekerja.

"Melalui diklat ini, juru parkir tahu bagaimana dalam melayani masyarakat dengan baik dan benar, mempunyai etika dan mengetahui peraturan perparkiran ditepi jalan umum," katanya.

Adapun materi diklat meliputi manajeman lalu lintas, aturan perundangundangan perparkiran dan juga tata cara parkir yang baik.

Tak hanya dari sisi peningkatan SDM juru parkir semata, Ahmad Saryono menambahkan, diklat juga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan bidang perparkiran terhadap masyarakat." Dengan profesionalitas yang dimiliki seorang jukir, masyarakat yang memarkirkan kendaraan akan merasa terjamin keamanannya," kata dia.

Salah satu jukir Edi dari kecamatan sukoharjo ketika ditemui disela sela kegiatan mengatakan merasa senang mendapat ilmu baru dan mereka berharap kegiatan ini terus diadakan.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)

Diverifikasi Tim Setmilpres, Bupati Sukoharjo Kandidat Penerima Satya Lencana Pembangunan

SUKOHARJO- Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM masuk nominasi penerima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM Tahun 2019 dari Presiden Republik Indonesia. Tim Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) disertai sejumlah anggota melakukan kunjungan sinkronisasi dan verifikasi data calon penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan bagi Bupati Sukoharjo, bertempat di Lobby Kantor Bupati, Selasa (25/6).

Ketua Tim Verifikasi, Dr. Aida Kusuma, S.Pd.,M.Pd selaku Kabag verifikasi GTK Setmilpres menyampaikan bahwa kehadiran di Kabupaten Sukoharjo ingin bertatap muka langsung dengan Bupati serta untuk meninjau langsung serta mengetahui program-program yang telah dilakukan calon penerima penghargaan.

"Kita ingin mengetahui dan meninjau secara langsung dari masing-masing calon, terkait koperasi untuk kemudian kami akan mengumpulkan data data yang kongkrit di lapangan untuk selanjutnya akan kami bahas dan akan diserahkan Presiden. Proses masih cukup panjang, kami hadir untuk mencocokan data administrasi dan kenyataan di lapangan agar Pak Presiden nantinya memastikan penerima penghargaan adalah orang yang tepat," ungkapnya.

Sementara Bupati Sukoharjo  H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM menyambut baik kehadiran tim verifikasi serta sangat mengapresiasi kedatangan tim verifikasi sebagai Tim Kehormatan Satya Lencana Pembangunan.

Pada kesempatan tersebut,  Bupati H. Wardoyo memaparkan program yang memacu pertumbuhan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di hadapan Tim verifikasi penilai Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan UKM tingkat Nasional di Ruang Lobby Kantor  Bupati. Sejumlah program dilakukan Bupati untuk mengembangkan ekonomi mikro melalui koperasi, UMKM dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kita membatasi koperasi tidak berijin (bodong), itu yang kami utamakan. Melalui anggaran belanja langsung untuk Dinas Perdagangan, Koperasi UKM tahun 2018 sebesar Rp 19,071 miliar serta sebanyak Rp 1,012 miliar diambil dari APBD Sukoharjo digunakan untuk mengembangkan ekonomi mikro melalui koperasi, UMKM dan Program Keluarga Harapan (PKH). Khusus koperasi dari 378 unit koperasi, ada 73 unit (19,7%) tidak RAT dan tapi lebih banyak yang RAT yakni 305 buah (80,7%)," jelasnya.

Ditambahkan Bupati, adanya sejumlah bangunan yang menjadi komoditi ekonomi mikro di Sukoharjo seperti Gedung Pusat Promosi dan Potensi Daerah (GPPPD) Sukoharjo, Pasar Jamu Nguter, dan Pasar Ir. Soekarno serta renovasi pasar.

"GPPPD merupakan bangunan satu-satunya di Jawa Tengah untuk UMKM, dan Pasar Jamu Nguter merupakan pasar jamu terbesar se-Indonesia," imbuhnya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 

Minggu, 23 Juni 2019

Wakil Bupati Sukoharjo buka Pameran dan Kontes Bonsai tingkat Nasional 2019

SUKOHARJO- Pameran dan Kontes Bonsai tingkat nasional madya 2019 bertajuk "semarak bonsai Sukoharjo Makmur"  diselenggarakan di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Minggu          (23/6), di buka Wakil Bupati, H. Purwadi SE, MM.

Pembukaan Pameran dan Kontes Bonsai dihadiri Muspika Kecamatan Sukoharjo, pengurus Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Sukoharjo beserta pengurus serta warga masyarakat penggemar bonsai.

Ketua Panitia Pameran dan Kontes Bonsai Mariyo S.Sos mengatakan kegiatan ini diikuti 312 pohon yang berasal dari berbagai cabang Kabupaten/kota se Indonesia antara lain pacitan, wonogiri,klaten, gunungkidul, ponorogo, yogyakarta, sragen, bantul, kediri, demak, semarang, boyolali, karanganyar, solo dan kediri. Harapannya akan bisa memperkenalkan potensi-potensi seniman bonsai dari Kabupaten Sukoharjo.

" tujuan diselenggarakannya pameran dan kontes bonsai nasional untuk mengenalkan seni bonsai kepada masyarakat diwilayah Sukoharjo khususnya dan masyarakat pada umumnya serta menanamkan rasa kecintaan kita kepada alam dan lingkungan dan sebagai perwujudan apresiasi terhadap seni yang tinggi," ungkapnya.

Ditambahkan, kedepan PPBI cabang Sukoharjo mempunyai program kerja untuk memberikan edukasi berupa work shop ke sekolah sekolah dan masyarakat secara gratis. Serta berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo fasilitasi dan dukungan.

"Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo diucapkan terimakasih atas pemberian tempat ini dalam penggunaan kegiatan Pameran dan Kontes seni bonsai ini," imbuh Mariyo S.Sos selaku ketua penyelenggara.

Sementara Wakil bupati H.Purwadi SE, MM berharap pameran bonsai dapat meningkatkan semangat pecinta bonsai, baik yang berada di Kabupaten Sukoharjo, maupun yang berada di daerah daerah lainnya, untuk terus berkarya meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap seni Bonsai yang terus berkembang, memperhatikan dan terus menjaga kelestarian lingkungan alamyang merupakan sumber informasi dan inspirasi dalam berkarya tanpa harus merusaknya, serta meningkatkan solidaritas saling berbagi pengetahuan dan kreatifitas dan ajang silaturahmi sesama penggemar pecinta bonsai," harap Wabup.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs.Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)

Anas Fikri Makarima dan Sekar Ayu Salsabila Dinobatkan Jadi Mas dan Mbak Sukoharjo 2019

SUKOHARJO - Anas Fikri Makarima dari SMA N 1 Kartasura dan Sekar Ayu Salsabila  dari Kecamatan Sukoharjo dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Sukoharjo 2019 pada malam Grand Finas Pemilihan Duta Wisata Sukoharjo, di Pendopo Graha Satya Karya (GSK) Pemkab Sukoharjo, Sabtu (22/6) malam.

Acara meriah dengan tata panggung dan tata lampu yang menarik. Dalam malam Grand Final, Dewan Juri antara lain Hj.Etik Suryani SE, MM, Dr. Adam Wahida, M.Sn, Rorry Wardana, SS, Lisa Halim dan Tri Susilo, S.I.A, MA. Turut Hadir Wakil Bupati H.Purwadi SE,MM, Forkopimda, Sekda Drs. Agus Santosa, Ketua TP. PKK, Ketua dharma Wanita persatuan Galuh Agus Santosa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs.Darno, M.Pd beserta jajarannya, Kepala OPD terkait ,tamu undangan serta suporter para peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Drs.Darno M.Pd dalam laporan selaku ketua penyelenggara menjelaskan dasar kegiatan adalah program kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo serta disposisi Bupati, serta kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh sosok generasi muda yang memiliki kepribadian berdisiplin Mandiri dan berwawasan kebangsaan yang luas serta mampu mengenal memahami dan mempromosikan pariwisata dan potensi unggulan Kabupaten Sukoharjo ke tingkat nasional maupun Ke mancanegara.

"Rangkaian pelaksanaan yang kami laksanakan yang pertama dimulai dari pendaftaran dimulai dari tanggal 11 Maret sampai 11 Juni 2019 terdaftar 108 peserta terdiri dari 47 Putra semuanya tampang-tampang dan 61 Putri, kedua teknikal meeting dilaksanakan tanggal 12 Juli 2019 tes tertulis wawancara dan terpilih 10 pasang finalis yang pada malam hari ini lagi akan mendapatkan penilaian yang dilaksanakan di hotel Sarinah dilanjutkan kegiatan orientasi lapangan pada tanggal 15 Juli 2019 di objek wisata batu seribu dilanjutkan lagi kegiatan karantina dan pembekalan tanggal 18 sampai 20 Juni 2019 di Hotel Solo baru dengan materi pembekalan antara lain potensi dan destinasi wisata Kabupaten Sukoharjo dan kerapian dan kesehatan pemerintahan Kabupaten Sukoharjo public speaking dan sapta pesona serta fashion dan etika busana dan teknik dasar tari pada kesempatan itu pula pada tanggal 19 dilaksanakan untuk kebersihan dari peserta finalis di Hartono mall yang disaksikan oleh khalayak umum,"jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Darno menambahkan "Acara mas dan mbak malam ini bertujuan untuk memilih satu pasang sebagai juara 1 Mas dan Mbak masing-masing memperoleh hadiah Rp 15.000.000 rupiah kemudian juara 2 dengan hadiah masing-masing Rp. 6.000.000,- juara 3 dengan hadiah masing-masing Rp 5.000.000 dan satu lagi orang juara bestellen Mas dengan hadiah Rp. 3.500.000,- dan satu orang juara bestellen Mbak dengan hadiah Rp3.500.000,- serta satu lagi orang sebagai juara persahabatan dengan hadiah Rp. 3.500.000,- dan 1 orang juara favorit dengan hadiah juga 3.500.000.- yang dipilih langsung melalui polling SMS dengan cara ketik MMS spasi nomor finalis kirim ke nomor 3938 bekerja sama dengan Telkomsel," jelas Drs.Darno mengakhiri laporannya.

Terpilih sebagai pemenang, Juara I Mas Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo Anas  Fikri Makarima dari SMA N 1 Kartasura Mendapatkan Tropi dan Uang pembinaan sebesar Rp 15.000.00 dan  Juara I Mbak Duta Wisata Sekar Ayu Salsabila dari Kecamatan Sukoharjo Mendapatkan Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 15.000.000.

Juara II Mas Duta Wisata diraih Bagas Syidiq Kusuma  dari Kecamatan Mojolaban, mendapatkan Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 6.000.000 dan Juara II Mbak Duta wisata diraih Tri Susanti dari Kecamatan Polokarto Mendapatkan Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 6.000.000.

Juara III Mas Duta Wisata diraih Susilo Agung Yuwono dari Kecamatan Grogol Mendapatkan Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000 dan  Juara III Mbak Duta Wisata diraih Cindy Puspitasari dari Kecamatan Nguter. Mendapatkan Tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000. Adapun Juara Bestelen Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo diraih Eko Kusuma Wardana dari Kecamatan Polokarto Mendapatkan Tropi dan Uang pembinaan sebesar Rp. 3.500.000 dan R. AJ Roliska Kusuma dari Kecamatan Grogol Mendapatkan Tropi dan Uang pembinaan sebesar Rp. 3.500.000. Untuk Juara Persahabatan Mas dan Mbakryani Kusuma Astuti dari Bank Jateng Sukoharjo Mendapatkan Tropi dan Uang pembinaan sebesar Rp. 3.500.000. Untuk Juara Favorit Duta Wisata diraih Rizal Daffa Diatama dari SMA N 1 Sukoharjo Mendapatkan Tropi dan Uang pembinaan sebesar Rp. 3.500.000,-

 

Promosikan Potensi

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H. Puwadi SE, MM memasang selempang dan memberi ucapan selamat kepada Mas dan Mbak Sukoharjo 2019. Wabup  berpesan agar Duta Wisata Sukoharjo bisa ikut mempromosikan potensi yang ada di Sukoharjo, sehingga akan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisata dan produk unggulan terpromosikan.

"Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk mendorong semangat putra-putri kita agar memiliki motivasi yang kuat dalam berekspresi melalui penampilan fisik serta kecerdasan intelektualnya sehingga diharapkan melalui kegiatan pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata ini potensi pariwisata dan produk unggulan yang ada di Kabupaten Sukoharjo dapat lebih dipromosikan dengan baik sehingga diharapkan pula pendapatan di sektor pariwisata ini dapat lebih meningkat," harap Wakil Bupati.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Selasa, 18 Juni 2019

STUDI BANDING BAPEMPERDA DPRD JEPARA DI PEMKAB SUKOHARJO

SUKOHARJO- Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menerima kunjungan kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jepara di ruang rapat Sekda Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Selasa ( 18/06 ). Kunjungan diterima oleh Asisten Pemerintahan Sekda H. Sukito, S.Sos mewakili Bupati.

Pimpinan rombongan  studi banding DPRD Kabupaten Jepara dengan 12 anggota dipimpin Sumarsono, S.Pd,  mengatakan maksud dan tujuan studi banding Bapemperda ke Pemkab Sukoharjo untuk mencari referensi wawasan sebagai bahan kajian dalam pembuatan Perda tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Jepara.

"Kami ingin belajar di Kabupaten Sukoharjo tentang perhatian Pemkab Sukoharjo khususnya pemenuhan hak penyandang  disabilitas diwilayah ini, dengan harapan nanti produk perda kami di Kabupaten Jepara dapat menghasilkan produk perda yang  bisa  mengayomi dan tepat sesuai harapan di Jepara khususnya" ujarnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekda, Bp. Ari Haryanto, S.Pd, M.Si berharap kunjungan studi banding dari DPRD Kabupaten Jepara  dapat memberikan manfaat dan memperkuat tali silaturahmi serta kerja sama di kedua belah pihak. Beliau juga berharap dapat membuka cakrawala pandang berangkat dari pengalaman luas yang berbeda untuk saling mengisi, melengkapi, menerapkan sekaligus mengevaluasi terhadap setiap regulasi atau kebijakan program serta kegiatan setiap bidang pembangunan yang menjadi tanggung jawab dan pengawasan institusi masing-masing.

Demikian informasi yang disampaikan Kabsg Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs.Joko Nurhadiyanto, EN, M.Hum.(Tj)

Senin, 17 Juni 2019

Bupati Sukoharjo dan Forkopimda Safari Halal Bihalal

SUKOHARJO- Mengawali rangkaian kegiatan halal bi halal Korpri, TNI, Polri, PKK, Dharma Wanita dan Tokoh Masyarakat dengan Bupati dan anggota Forkopimda Kabupaten Sukoharjo tahun 2019 M  di tingkat Kecamatan,  Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH, MM bersama Wakil Bupati H. Purwadi, SE.,MM bersama jajarannya melaksanakan safari Halal Bi Halal, diawali di Kecamatan Polokarto dan dilanjutkan Kecamatan Mojolaban, Senin (17/6).

Halal bi halal perdana yang digelar di Gedung Pertemuan Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban, Bupati mengatakan momentum halal-bihalal kita jadikan sarana untuk memperkokoh serta meningkatkan jalinan silaturahmi dan komunikasi, sehingga rasa kekeluargaan dan kebersamaan dapat terus terbina.

"kerelaan untuk membuka pintu maaf dan kesadaran untuk meminta maaf, insyaallah telah ada dalam diri kita semua. Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan kita ditempa untuk meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan kita kepada Allah SWT, melalui puasa, zakat, sholat berjamaah, dzikir dan ibadah lainnya. Harapannya tali silaturahmi dan tali persaudaraan diantara kita akan bertambah erat dan kuat," ungkap Bupati.

Turut hadir Forkopimda, Wakil Bupati, Al-Ustadz H. Wahyono S.Ag, Sekda beserta jajarannya, Ketua TP.PKK Kabupaten Hj. Etik Suryani, SE, MM, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Galuh Agus Santosa dan Muspika serta para warga masyarakat.

Rangkaian safari halal bi halal Pemerintah Kabupaten Sukoharjo beserta jajarannya ini direncanakan diakhiri pada hari Selasa 25 Juni 2019 di Kecamatan Bulu.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 

 

Adapun Jadwal Acara Halal BI Halal Tingkat Kecamatan dengan Bupati Sukoharjo direncanakan sebagai berikut:

 

NO

HARI/TANGGAL

WAKTU

KECAMATAN

1

SENIN, 17 JUNI 2019

08.00

POLOKARTO

2

SENIN, 17 JUNI 2019

09.00

MOJOLABAN

3

SELASA, 18 JUNI 2019

08.00

GROGOL

4

SELASA, 18 JUNI 2019

09.00

BAKI

5

RABU, 19 JUNI 2019

08.00

GATAK

6

RABU, 19 JUNI 2019

09.00

KARTASURA

7

KAMIS, 20 JUNI 2019

08.00

SUKOHARJO

8

KAMIS, 20 JUNI 2019

09.00

BENDOSARI

9

SENIN, 24 JUNI 2019

08.00

WERU

10

SENIN, 24 JUNI 2019

09.00

TAWANGSARI

11

SELASA, 25 JUNI 2019

08.00

NGUTER

12

SELASA, 25 JUNI 2019

09.00

BULU

 

 

 

 

 

Pemkab Sukoharjo Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

SUKOHARJO- Sudah menjadi rutinitasas di Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo untuk memperingati Hari Kesadaran Nasional yang jatuh pada tanggal 17 setiap bulannya. Upacara ini dilakukan setiap tanggal 17, karena diambil dari tanggal Kemerdekaan Indonesia dengan harapan pemimpin dan pegawai dapat memperingati dan mengenang perjuangan para Pahlawan setiap bulannya.

Di bulan Juni kali ini, Upacara dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019 berada di halaman upacara Setda Pemkab Sukoharjo yang mana selaku Inspektur upacara dipimpin Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sukoharjo Joko Triyono SH.,MH dan diikuti lingkup lingkungan jajaran instansi yang ada di pemerintahan Kabupaten Sukoharjo.

Melalui pidatonya Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sukoharjo Joko Triyono SH.,MH mengungkapkan, beberapa hal selain dimana dalam kegiatan upacara ini merupakan upaya terus menggugah kesadaran akan menata kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dalam mengemban tugas sehari-hari dalam membina, memperkokoh, kebersamaan, kekompakan persatuan dan kesatuan bangsa juga disampaikan Kepala BKPP mengingatkan tentang disipilin ASN.

"Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, ASN terikat dengan kewajiban dan larangan dalam menjalankan tugasnya. Sebagai PNS harus masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sesuai

ketentuan jam masuk kerja bagi PNS berdasarkan Peraturan Bupati Sukoharjo saya menghimbau untuk selalu berdisplin ditingkatkan kembali," harapnya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)

Jumat, 14 Juni 2019

23 Bidan PTT Kemenkes di Sukoharjo Terima SK CPNS

SUKOHARJO- Sebanyak 23( Dua Puluh Tiga) Bidan di Sukoharjo dari program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI, mendapatkan Surat Keputusan (SK) CPNS dari Bupati Sukoharjo, Jumat (14/6) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Sukoharjo.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Joko Triyono SH.,MH menerangkan, dasar pengangkatan ini adalah Keputusan Presiden No 25 tahun 2018 tentang jabatan  Dokter, Dokter Gigi, Bidan sebagai jabatan tertentu dengan batas usia pelamar paling tinggi 40 tahun sebanyak 23 bidan telah ditanda tangani oleh Bupati Sukoharjo.

Ditambahkan Kepala BKPP, sebelum pemberkasan penetapan NIP CPNS dari formasi Bidan PTT ini, Bupati Sukoharjo diminta dukungan dari Kementerian Kesehatan berupa menandatangani nota kesepahaman tentang pengangkatan PTT Kementerian Kesehatan menjadi CPNS dan melakukan entry usul kebutuhan ke dalam aplikasi e-formasi Kementerin Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"perlu saudara ketahui, sebelum pemberkasan penetapan NIP CPNS dari formasi bidan PTT, melalui proses pengadaan yang memakan waktu yang panjang, pelaksanaan seleksi tertulis sudah dilaksanakan tahun 2016," ungkap Kepala BKPP.

Dalam pengarahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Drs. Agus Santosa dalam pengarahannya menyampaikan, amanat yang diberikan Negara di pundak penerima SK ini harus bisa dijalankan dengan baik dan bertanggungjawab.

"Sebelumnya saya berpesan, agar saudara tetap bekerja dengan sungguh-sungguh. Dan juga sebagai bidan Desa saya harap tetap berkonsentrasi dan berdomisili di desa tempat tugas karena sewaktu-waktu warga masyarakat membutuhkan pelayanan. Untuk itu kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan dan juga Kepala Dinas Kesehatan saya harapkan terus mengawasi dan membina kepada Bidan PTT yang diangkat CPNS ini," harap Sekda Drs. Agus Santosa.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. [Tj]

 

Rabu, 12 Juni 2019

Bupati Sukoharjo Hadiri Halal Bihalal dengan Guru PAUD, Berkomitmen Menaikkan Insentif

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH,MM beserta istri yang juga selaku Bunda PAUD dan Ketua TP. PKK menghadiri acara halal bihalal bersama pendidik PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se- Kabupaten Sukoharjo, bertempat di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (12/6).  Halal bihalal turut dihadiri para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Drs. Agus Santosa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajaran, Kepala OPD, Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo, Ketua IGTKI, PD. HIMPAUDI ( Pengurus Daerah Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia ) beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Bunda PAUD Hj. Etik Suryani SE, MM selaku ketua penyelenggara melaporkan bahwa peserta yang hadir saat ini 2.241 pendidik PAUD dengan tujuan menjalin silaturahmi dan berhalal bihalal dengan Bupati serta antar anggota IGTKI PGRI Kabupaten Sukoharjo.

Dalam acara tersebut, ikrar halal bihalal dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Darno M.Pd didampingi  jajaran PAUD  dan diterima Bupati.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, tujuan ber halal bihalal tersebut untuk saling memaafkan, membuka pintu maaf selebar-lebarnya bagi kesalahan orang lain. Saling memaafkan atas kesalahan yang dilakukan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. "Mudah-mudahan tali silaturahmi dan tali persaudaraan diantara kita akan lebih bertambah erat dan kuat," ujarnya.

"Permohonan Pengurus IGTKI yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan agar pendidik PAUD tambah sejahtera, saya berkomitmen untuk menaikkan insentifnya dari semula Rp 300 ribu menjadi Rp 400 ribu perbulan, naik Rp 100 ribu,"tandas Bupati.

Bupati juga berpesan pada semua pendidik PAUD agar menjadi tauladan bagi anak didik dalam segala aspek. Hal itu dalam rangka membentuk karakter anak yang baik. Selain itu, para guru agar terus meningkatkan kompetensinya baik dalam penguasaan pengetahuan maupun metodologi pembelajaran sehingga anak didik akan merasa nyaman di sekolah.

"marilah bersama-sama bekerja dan mengaji bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Sukoharjo," harap Bupati. Acara diakhiri dengan Tausyiah dan doa oleh Ustadz Syaiffudin Al Zuhri.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Selasa, 11 Juni 2019

BUPATI SUKOHARJO HADIRI HALAL BI HALAL DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN

SUKOHARJO- Masih dalam suasana Syawalan, pada hari Selasa, 7 syawal 1440 H tanggal 11 Juni 2019 digelar acara Halal Bihalal di lingkungan Keluarga Besar Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo bersama Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua TP. PKK Hj. Etik Suryani SE, MM, jajaran Forkopimda, Sekda Drs. Agus Santosa beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Galuh Agus Santosa, Ketua DPRD Nurjayanto SP, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Ir. Netty Harjianti beserta segenap jajarannya dan tamu undangan dari berbagai Kepala OPD dan kalangan.

Acara yang dimulai sesaat setelah Bupati hadir, diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur'an surat Al Imron ayat 133-136 oleh Moh. Nur Qofid. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Endang Tien Maryuni selaku penyelenggara kegiatan.

Sementara itu, di awal sambutannya Bupati mengharapkan  seyogyanya momen Idul Fitri dijadikan sebagai sarana introspeksi dan titik balik dengan memperbaiki kinerja serta sejauh mana kita berusaha dapat memberikan hal yang terbaik untuk masyarakat.

Halal bi Halal ditandai dengan pembacaan ikrar oleh Kepala Dinas pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo serta tanggapan ikrar oleh Bupati dilanjutkan berjabatan tangan dan saling bermaaf-maafan. Acara diakhiri mendengarkan uraian hikmah halal bihalal  dan doa dari Al Ustadz H. Wahyono S.Ag yang menyampaikan tema hikmah berpuasa.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Bupati Sukoharjo Halal Bihalal dengan Gubernur Jateng

SUKOHARJO- Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM didampingi istri yang juga menjabat sebagai Ketua TP. PKK  Hj. Etik Suryani SE, MM bersilaturahmi dan ber-halal bihalal diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH. MIP beserta istri Hj. Atikoh Ganjar Pranowo di Gedung A Lantai 1, Kantor Gubernur Jawa Tengah  Jalan Pahlawan No.9 Semarang, Senin (25/6).

Satu persatu tampak antrian panjang, secara bergantian berjabat tangan dan bermaaf-maafan dengan orang nomor satu di Jawa Tengah dengan jajaran forkopimda di lingkungan Provinsi Jawa Tengah tersebut. Turut menerima Bupati Sukoharjo Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan istri, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Sri Puryono, Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menerima salaman dari berbagai lapisan masyarakat.

Turut hadir pula Sekda Kabupaten Sukoharjo Drs. Agus Santosa beserta istri, jajaran Forkopimda Kabupaten Sukoharjo serta kepala OPD.

Terlihat penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan dari seluruh wajah para pejabat yang hadir dalam acara tersebut, saling sapa, senyum dan bersalam-salaman serta penuh keramahan, sehingga acara berlangsung dengan khidmat.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Senin, 10 Juni 2019

Bupati Sukoharjo Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Satya Negara dan Gelar Open House

SUKOHARJO Bupati Kabupaten Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM melaksanakan sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M bersama para pejabat dan masyarakat berjamah di alun-alun Satya Negara, Rabu (5/6) pagi.

Suasana Alun -Alun Satya Negara ramai dipenuhi oleh jemaah yang melaksanakan salat, mereka berbondong bondong datang dengan sanak keluarga atau teman dekat, mengisi setiap barisan sholat yang tersedia.

Bupati beserta jajaran berada pada barisan paling depan dengan menggunakan pakaian muslim lengkap duduk berdampingan dengan Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE, MM.

Imam Sholat Ustadz Abubakar, Khutbah Salat Idul Fitri disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo dan pimpinan PP Mahasiswa Darussalam DR. Zainul Abas, M.Ag. Khutbah bertemakan 'Hikmah Ramadhan dan Idul Fitri untuk Merajut Persaudaraan'.

Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri, Bupati melanjutkan mengelar open house di rumah dinas Bupati. Tampak Ratusan warga Sukoharjo berebut bersalaman dengan Bupati Sukoharjo, dan forum komunikasi pimpinan (Forkopinda). Mereka harus mengantre saat open house yang digelar di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Rabu (5/6).

Berbagai elemen masyarakat mulai dari pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, kepala desa, hingga tukang parkir berbondong-bondong menuju Rumah Dinas Bupati Sukoharjo. Bupati menggelar open house Lebaran sekitar pukul 09.00 WIB.

Masyarakat harus mengantre untuk bersalaman langsung dengan Bupati dan para pejabat Forkopinda Sukoharjo. Mereka membentuk barisan memanjang sebelum bersalaman dengan Bupati. Setelah bersalaman, mereka dipersilakan menikmati sajian makanan dan minuman yang telah disiapkan.

Acara open house tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, sebagai momen untuk saling memaafkan saat Lebaran. Secara pribadi, Bupati H.Wardoyo memohon maaf terutama kepada masyarakat Sukoharjo apabila ada perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan.

"Saya pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada tingkah laku atau perbuatan yang kurang berkenan," kata Bupati.

Unsur Forkopinda Sukoharjo yang mengikuti open house tersebut antara lain Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto SP beserta istri, Kapolres Sukoharjo, AKBP. Iwan Saktiadi, S.IK.,M.H.,M.Si beserta istri, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakoso, S.IP, M.Tr (Han) beserta istri serta Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Drs. Agus Santosa beserta istri.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, para tamu sudah mulai berdatangan meski acara "open house" belum dimulai. Bupati mengatakan, acara "open house" untuk masyarakat dan pejabat rutin digelar tiap tahun saat Lebaran. Acara itu digelar usai salat Idul Fitri. Menurutnya, saat "open house" tersebut, rumah dinas terbuka untuk masyarakat dan tidak hanya untuk pejabat.

"Open house Lebaran rutin digelar tiap tahun. Dibuka untuk umum karena tidak hanya pejabat yang boleh datang," ujar Bupati.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. 

Hari Pertama Kerja Pascalibur Lebaran, Bupati Sukoharjo Gelar Halal bihalal dengan ASN

SUKOHARJO – Hari pertama masuk kerja ASN (aparatur sipil negara) di Pemkab Sukoharjo diawali dengan kegiatan halal bihalal dengan Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM di lapangan upacara halaman  Sekretariat Daerah Pemkab Sukoharjo, Senin (10/6).

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Agus Santosa, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Selamat Idulfitri, minal aizin wal faizin. Mohon maaf lahir batin," ucap setiap ASN yang berjabat tangan dengan Bupati. Bupati membalas setiap ucapan para ASN dengan jawaban senada.

Para ASN lainnya mengantre untuk berjabat tangan seraya memohon maaf lahir batin atas segala kata dan perbuatan selama setahun pada momentum halal bihalal itu.

Kebiasaan bersalam-salaman itu merupakan tradisi rutin setiap tahun pada hari pertama masuk kerja pasca-Lebaran.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)

Wakil Bupati Sukoharjo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

SUKOHARJO - Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE, MM menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila bertempat di halaman upacara Kantor Setda, Sabtu (1/6) pagi.

Upacara diikuti oleh unsur Forkominda Kabupaten Sukoharjo, pejabat eselon II, III, IV serta ASN di ruang Lingkup Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Wakil Bupati membacakan sambutan Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Dikatakannya pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa, buat bangsa Indonesia.

"Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nila-nilai pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesian baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat pancasila," terangnya.

Lanjutnya, pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.

Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosialogis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.

Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-nilai pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berkat pancasila yang berkeadilan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, keberagaman yang menjadi suatu berkah.

"Berkat pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan ''Bhinneka Tunggal Ika''," ucapnya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs.Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)