Kamis, 11 April 2019

Bupati Sukoharjo Terima kunjungan Temu Regional Kampung KB Nasional

Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM didampingi Hj. Etik Suryani SE, MM selaku Ketua TP. PKK Sukoharjo menerima kunjungan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari wilayah Regional II, di Dukuh Kedung Batang Desa Ngasinan Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo, Kamis (11/4).

Kehadiran rombongan yang berjumlah sekitar 250 orang dari 16 Provinsi ( Aceh, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, Banten, Maluku, Bali, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Bengkulu) ini bermaksud untuk mengadakan kegiatan temu regional  Kampung KB (Keluarga Berencana) Percontohan (Central of Excellent/ COE) Duta Makmur Kabupaten Sukoharjo di Dukuh Kedung Batang Desa Ngasinan Kecamatan Bulu.

Bupati dalam sambutannya mengapresiasi serta mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kepala OPD dari wilayah regional II serta mengatakan Kampung KB Duta Makmur merupakan salah satu kampung KB di Sukoharjo yang telah ditunjuk menjadi COE atau kampung KB percontohan oleh BKKBN Republik Indonesia sehingga sering dikunjungi Kabupaten/kota baik itu dari pulau jawa maupun luar pulau jawa.

"Selamat datang di Kabupaten Sukoharjo, Pemkab Sukoharjo sangat konsen terhadap program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta kesehatan, hal itu diwujudkan dengan adanya kebijakan anggaran yang berpihak kepada upaya untuk membantu akseptor, kader dan kelompok Posyandu,"jelas Bupati dalam sambutan penerimaanya.

Dalam kesempatan ini, pimpinan rombongan Drs. Budi Budiman Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN RI mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Bupati Sukoharjo, dan seluruh pihak yang terlibat karena telah berkenan menerima kehadiran rombongan.

"Terima kasih atas komitmen dan dukungan dari Bapak Bupati beserta seluruh jajaran, tokoh masyarakat dan seluruh pihak yang berperan, beserta seluruh masyarakat di Dukuh Kedung Batang Desa Ngasinan Bulu, hingga rangkaian persiapan penerimaan dari tim regional II dapat berjalan dengan baik dan lancar," kata Rudi Budiman ketua rombongan.

Ditambahkan, Rudi Budiman berharap, Kampung KB COE di Kabupaten Sukoharjo ini, Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kabupaten Sukoharjo dapat semakin bersinergi, berkolaborasi, dan saling mendukung satu sama lain dengan sektor-sektor pembangunan terkait lainnya dalam mengisi berbagai kegiatan di Kampung KB nantinya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

Peringati Isra Miraj, Bupati Sukoharjo: Esensinya Meningkatkan Kualitas Iman dan Taqwa

SUKOHARJO- Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 Hijriyah/2019 M, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Kamis (11/4)

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan esensi peringatan Isra Miraj adalah mampu meningkatkan kualitas iman dan taqwa serta dapat menjadi motivasi dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang bermartabat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Isra Miraj yang kita peringati hari ini merupakan sebuah peristiwa spektakuler yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW dalam memperoleh wahyu perintah sholat, diharapkan mampu meningkatkan kualitas Iman dan taqwa kita kepada Allah SWT," harap Bupati.

Bupati menambahkan menjelang pelaksanaan Pemilu, bersama sama untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, persatuan dan kesatuan, saling menghormati dengan umat beragama lainnya serta bersama sama memerangi hoax berita bohong, fitnah, ujaran kebencian, isu sara yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Sementara itu, hikmah Isra' Mi'raj dibawakan oleh Ustadz KH. Sri Setyo SH, M.Pd, M.Si pengasuh pondok pesantren Al-Falah Gedongan Baki, menurutnya, "Isra' mi'raj merupakan Perintah Allah kepada Nabi Muhammad untuk menjalankan sholat. Sholat bisa menghilangkan keluh kesah, Sholat bisa menghilangkan sifat kikir, Orang mukmin diharapkan selalu besyukur atas segala nikmatNya dan diwaktu mendapat kesulitan dia bersabar, karena sholat mencegah perbuatan  keji dan mungkar. Orang yang tidak ingat pada Allah SWT akan selalu berbuat maksiat, maka dengan diselenggarakan peringatan  isra' mi'raj ini semoga akan menghilangkan segala kemaksiatan dan bentuk kemungkaran," jelas Ustadz KH. Sri Setyo.

Turut hadir Wakil Bupati H. Purwadi SE, MM, Sekda Sukoharjo , para asisten, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat,  Ketua MUI, Ketua BAZNAS, Kepala sekolah SD/SMP/SMA SMK Negeri dan swasta se Kabupten Sukoharjo,  Kepala atau pimpinan BUMN dan BUMD Sukoharjo, Tokoh masyarakat,  Ketua pimpinan Ormas Islam dan Pramuka Kabupaten Sukoharjo.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 








Rabu, 10 April 2019

Pemkab Sukoharjo dan USAID IUWASH PLUS Gelar Pertemuan Meningkatkan Kualitas Sanitasi

SUKOHARJO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo dan United States Agency For International Development- Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene- Penyehatan Lingkungan untuk Semua (USAID IUWASH PLUS), menggelar pertemuan dengan pemangku kepentingan hasil monitoring dan evaluasi partisipatif masyarakat Kabupaten Sukoharjo, dengan mengambil tema " GEMAS JAMU KUAT" Gerakan Masyarakat Membangun Jamban dan Air Minum untuk Keluarga Sehat, bertempat di Pendopo Kalurahan Sukoharjo, Rabu (10/4).

Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Widodo SH.,MH mengapresiasi USAID IUWASH PLUS dan Tim Monitoring dan Evaluasi partisipatif wilayah hotspot, yang sejak 2017, bahkan sejak jauh sebelumnya 2012 ketika masih bernama program IUWASH yang telah menjalin kemitraan bersama Pemkab Sukoharjo untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi serta perbaikan perilaku hygiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di Kabupaten Sukoharjo.

"Dengan dilaksanakan kegiatan GEMAS JAMU KUAT ini, dapat menjadikan seluruh pemangku kepentingan dan Tim Monev Partisipatif dapat lebih bersemangat dalam menyelesaikan berbagai upaya pembangunan di bidang air minum, sanitasi dan perilaku hygiene yang dilaksanakan  Pemkab Sukoharjo. Partisipasi dan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat, swasta, dunia usaha, media massa, perguruan tinggi dan lainnya diperlukan agar kita dapat menuntaskan target Universal Acces 100-0-100. Dalam mekanisme perencanaan pembangunan, Pemkab Sukoharjo telah berupaya melibatkan peran masyarakat melalui aspirasi masyarakat antara lain melalui Musrengbang Desa atau Kalurahan, Musrengbang Kecamatan, Musrengbang Kabupaten, Focus Group Dioscussion (FGD), konsultasi publik. Harapannya peran dunia usaha dapat semakin meningkat dalam pembangunan air minum, sanitasi dan perilaku hygiene di Kabupaten Sukoharjo, salah satunya melalui mekanisme corporate social responsibility (CSR), apalagi ada perda nomor 15 tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosil dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dan petunjuk pelaksanaanya," jelas Asisten II mewakili Sekda dalam sambutannya.

Sementara itu Jefri Budiman dari USAID IUWASH PLUS Regional Jateng mengatakan saat ini banyak upaya dari Pemkab Sukoharjo untuk mencapai akses air minum dan sanitasi 100% yang tertuang dalam target Universal Akses.

"Apresiasi kami atas kerja keras Pemkab Sukoharjo dan kerjasama yang sangat baik dengan program USAID IUWASH PLUS yang sudah berlangsung sejak akhir tahun 2016, berbagai program pembangunan Air Minum, sanitasi dan perilaku Higiene sudah dilaksanakan, dengan dilihat dari bertambahnya sambungan pelanggan Perumda Air Minum secara signifikan, juga meningkatnya akses layanan sanitasi dengan tercapainya bebas buang air sembarangan atau ODF. Harapanya kegiatan yang dilakukan oleh Tim Monev Partisipatif ini dilanjutkan dan direplikasi di wilayah lainnya di Kabupaten Sukoharjo," ungkapnya.

Turut hadir Kasubdit Air Limbah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Suharso Adi Broto, Kasubdit Sanitasi Kementerian PPN/BAPPENAS, Chief Of Party Program USAID IUWASH PLUS Bill Parente, Kepala Bappelbangda, Kepala OPD terkait bidang air minum, sanitasi dan hygiene, Direktur Perumda Air Minum, Camat, perwakilan program KOTAKU, Perwakilan Forum CSR serta Tim Monev Partisipatif wilayah Hotspot dari Kalurahan Sukoharjo, Pucangan, Kartasura dan Kriwen.

Acara terlebih dahulu diadakan talkshow, pemutaran video masalah yang ada hotspot, opera entit dan ragil kuning, diskusi Tanya jawab, testimony dan diakhiri mengunjungi stand pameran hasil hasil kegiatan.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

Senin, 08 April 2019

Sambut HUT ke-72, BPK Perwakilan Provinsi Jateng Berbagi

RALAT

SUKOHARJO- Sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke-72, koordinator BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Eko Arifiyanto SE, Akt bersama anggota BPK Dyah Utami SE, Akt dan anggota lainnya menyerahkan bingkisan berupa satu buah Al-Quran, hadits serta sajadah kepada 72 masjid dan mushola di Jawa Tengah. Bingkisan di Kabupaten Sukoharjo diterima pada 2 masjid yakni Masjid Baitusy Syukur Walang Jl. Kyai mawardi No No.2, Gabusan, Jombor, Bendosari diterima oleh Takmir Masjid Marjono dan Harno serta di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo diterima oleh perwakilan Takmir Masjid Agung Baiturrahmah Yazid Anwari, Senin (8/4). Turut hadir mendampingi perwakilan BPK Provinsi Jateng, Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum serta  Agus Joko Marwanto SH  dari Inspektorat Sukoharjo.

Kabag Humas dan Protokol Setda yang turut hadir dan mendampingi perwakilan BPK Perwakilan Jawa Tengah mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan pemberian bantuan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut  sebagai wujud kepedulian BPK Perwakilan Provinsi Jateng terhadap kaum muslim.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Sambut HUT ke-72, BPK Perwakilan Provinsi Jateng Berbagi

SUKOHARJO- Sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke-72, koordinator BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Eko Arifiyanto SE, Akt bersama anggota BPK Dyah Utami SE, Akt dan anggota lainnya menyerahkan bingkisan berupa satu buah Al-Quran, hadits serta sajadah kepada 72 masjid dan mushola di Jawa Tengah. Bingkisan di Kabupaten Sukoharjo diterima pada 2 masjid yakni Masjid Baitusy Syukur Walang Jl. Kyai mawardi No No.2, Gabusan, Jombor, Bendosari diterima oleh Takmir Masjid Marjono dan Harno serta di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo diterima oleh perwakilan Takmir Masjid Agung Baiturrahmah Yazid Anwari, Senin (8/4). Turut hadir mendampingi perwakilan BPK Provinsi Jateng, Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum serta Agus Joko Marwanto Bapelbangda Sukoharjo.

Kabag Humas dan Protokol Setda yang turut hadir dan mendampingi perwakilan BPK Perwakilan Jawa Tengah mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan pemberian bantuan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut  sebagai wujud kepedulian BPK Perwakilan Provinsi Jateng terhadap kaum muslim.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 

Sambut HUT ke-72, BPK Perwakilan Provinsi Jateng Berbagi

SUKOHARJO- Sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke-72, koordinator BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Eko Arifiyanto SE, Akt bersama anggota BPK Dyah Utami SE, Akt dan anggota lainnya menyerahkan bingkisan berupa satu buah Al-Quran, hadits serta sajadah kepada 72 masjid dan mushola di Jawa Tengah. Bingkisan di Kabupaten Sukoharjo diterima pada 2 masjid yakni Masjid Baitusy Syukur Walang Jl. Kyai mawardi No No.2, Gabusan, Jombor, Bendosari diterima oleh Takmir Masjid Marjono dan Harno serta di Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo diterima oleh perwakilan Takmir Masjid Agung Baiturrahmah Yazid Anwari, Senin (8/4). Turut hadir mendampingi perwakilan BPK Provinsi Jateng, Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.

Kabag Humas dan Protokol Setda yang turut hadir dan mendampingi perwakilan BPK Perwakilan Jawa Tengah mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan pemberian bantuan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut  sebagai wujud kepedulian BPK Perwakilan Provinsi Jateng terhadap kaum muslim.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 

Body Contest Dandim Cup Sukoharjo, The Best of The Best Raih Tiket Kejuaraan Asia

SUKOHARJO- Kodim 0726 Sukoharjo kembali menggelar event "Body Contest Dandim Cup" di Hartono Mall Solo Baru, Minggu (7/4). Event ketiga kalinya tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Animo peserta cukup tinggi karena peraih "The Best of The Best" berhak atas tiket kejuaraan "Man of Steel" Asia tahun 2020 yang akan digelar di Malaysia.

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S.IP, M.Tr (Han) menyampaikan event "body contest" tersebut merupakan event rutin tiap tahun. Untuk tahun ini menjadi bagian rangkaian kegiatan HUT Korem 074 Warastratama ke-53. "Event ini merupakan event kolaborasi Kodim dengan seluruh elemen yang berkompeten. Event ini untuk mengenalkan olahraga "body contest" di Sukoharjo pada khususnya dan wilayah Solo Raya pada umumnya," ujarnya.

Dikatakan Dandim, event tersebut sekaligus sebagai wahana Kodim dalam berinteraksi dengan masyarakat. Dengan event digelar rutin sekaligus untuk mempromosikan Kabupaten Sukoharjo yang ramah atau "welcome" untuk event-event olahraga dan event lainnya.

Terkait "bodi contest" jilid 3 tersebut, Dandim mengaku animo peserta body contest semakin banyak dan bervariasi. "Saya dari setiap event selalu ada peningkatan. Selain itu semakin memotivasi masyarakat untuk terjun ke olahraga ini," tambahnya.

Sedangkan Ketua Panitia Penyelenggara Dimas Nur Jaini mengatakan, dalam event ini ada tiga kelas yang dipertandingkan. Masing-masing "super beginner, new muscle, dan middle muscle".

Event sendiri diikuti sekitar 200-an peserta dari Jateng, Jatim, Jabar dan juga Kalimantan Selatan. Dimas mengaku ada peningkatan dibanding event pertama. Baik dari sisi peserta maupun hadiah.

"Harapannya olahraga ini semakin digemari oleh masyarakat dan terus berkembang di daerah daerah di Indonesia sehingga memunculkan atlet-atlet baru," ujarnya. 

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo.(Tj)