Jumat, 30 Desember 2016

PERINGATAN HUT KE-36 SATUAN PENGAMANAN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2016

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 Satuan Pengamanan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016 diselenggarakan dengan sederhana dan hikmat di Pendopo Garaha Satya Praja Jum'at pagi (30/12). Tema yang diangkat pada peringatan kali ini adalah "Kita tingkatkan kompetensi profesi satpam Indonesia dengan melalui pelatihan kompetensi dalam rangka pelaksanaan tugas secara profesional, modern dan terpercaya (promoter) guna menciptakan stabiltas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya".

Peringatan ini dilaksanakan secara serentak di Polres-polres untuk mengetahui penggelaran potensi satpam swakarsa sebagai mitra keseharian fungsi kepolisian di wilayah masing-masing. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi, SE, MM dengan dihadiri Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, SH, MH, Wakapolres Sukoharjo, Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo, Asisten Sekda, Kepala Satpol PP, dan pejabat di jajaran kepolisian serta beberapa tamu undangan lainnya.

Salah satu kebijakan Kapolri yang merupakan program prioritas adalah membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas dengan menyiapkan anggota satpam yang profesional dan memiliki keunggulan bersaing dengan security profesional asing terutama untuk menghadapi masyarakat ekonomi global MEA sejak 2015, sehingga jangan sampai posisi satpam pada industri strategis diduduki oleh orang asing.

Dalam amanat yang dibacakan Inspektur upacara, Kapolri memberikan 5 pesan penting, yaitu : memelihara komitmen moral sebagai pengemban fungsi kepolisian yang memegang kode etik dan kehormatan satpam, tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta menegakkan ketertiban di lingkungan kerja, selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan, meningkatkan komunikasi koordinasi dan kemitraan dengan polri dan istansi terkait, berinisiatif untuk pengembangan kemampuan teknik dan taktik baik kepolisian terbatas maupun keamanan industri.

Setelah upacara peringatan ada acara tambahan berupa penyerahan hadiah secara simbolis lomba disiplin dan ketrampilan satpam tingkat polres Sukoharjo oleh Wakil Bupati Sukoharjo dengan didampingi Bupati Sukoharjo dan Muspida yang hadir. Lomba ini dimenangkan oleh satpam dari PT Sritex, RS Dr. Oen Soba, PT Danrilis, PT Tyfountex, RSI Surakarta dan PT Panca Bintang. (Yk)

FOTO UPACARA HUT SATPAM KE-36 TAHUN 2016

(Tj)

Kamis, 29 Desember 2016

RAKOR TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN (TKPK) KABUPATEN SUKOHARJO


 

Kemiskinan tidak lagi dipandang hanya sebagai persoalan kemanusiaan dan ekonomi belaka, persoalan kemiskinan  dengan berbagai dimensinya disadari akan dapat berdampak destruktif yang bermuara pada terjadinya instabilitas sosial, ekonomi, keamanan, hukum maupun politik. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukoharjo mengadakan rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan yang berlangsung di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Kamis (29/12). Ketua TKPK Kabupaten Sukoharjo H. Purwadi SE,MM membuka Rakor TKPK serta  memberi arahan untuk berpartisipasi aktif dalam mengemban tugas dan wewenangnya dalam pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo, sehingga penurunan kemiskinan dapat tercapai sesuai dengan harapan kita bersama. Penanggulangan kemiskinan akan berjalan efektif dan efisien manakala didukung dengan data penduduk miskin by name by address yang valid dan factual. Tanpa data yang valid dan faktual maka upaya penanggulangan kemiskinan tidak akan tepat sasaran dan target program menjadi tidak tercapai. Dalam laporan Kepala Bappeda selaku sekretaris TKPK, Suyadi widodo, S.Sos menjelaskan peserta Rakor TKPK terdiri dari Kepala Desa se-Kabupaten Sukoharjo, fasilitator SLRT dua orang setiap Kecamatan yang berjumlah 250 orang serta para pemangku kepentingan penanggulangan kemiskinan. Penyampaian materi oleh BPS Sukoharjo tentang pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015, Sistem Layanan Rujukan terpadu (SLRT) oleh sekretariat nasional SLRT serta dari KOTAKU (kota tanpa kumuh) yang disampaikan oleh Koordinator kota KOTAKU, dengan Moderator  Prima Graditya. Diakhir acara juga dilaksanakan session tanya jawab. (Tj)

Rabu, 28 Desember 2016

Persojo Gelar Pentas Budaya


Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bekerjasama dengan Persaudaraan Seniman Sukoharjo (PERSOJO) mengadakan kegiatan Gelar Budaya di halaman Gedung Pusat  Promosi Potensi Daerah Graha Wijaya, Selasa (27/12). Gelar budaya Persojo diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Ibu ke-88 tanggal 22 Desember 2016. Dengan tema ," Perempuan dan anak yang berbudaya, bebas kekerasan, Indonesia kuat dan bermartabat". Turut hadir Bupati sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH,MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sukoharjo Ibu Loeh Dyah Agus Santosa, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Soni Sumarsono, S.Sos, Persit kartika Candra Kirana 47, Ketua KNPI, Aisyiyah serta para penggiat seni yang tergabung dalam wadah Persojo. Menurut Ketua Panitia Persojo Ashadi, SH menjelaskan gelar budaya persojo selalu dilaksanakan tiap hari Selasa malam Rabu di Minggu ke-2 dan ke-4 bertempat di gedung Graha Wijaya serta mengapresiasi perhatian Pemkab Sukoharjo sehingga rangkaian kegiatan Persojo bisa didukung baik materiil dan moril. Serta mengajak bagi putra putri yang mempunyai bakat silahkan bergabung dengan Persojo. Selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etty Suryani mengucapkan selamat Hari Ibu serta mengingatkan bahwa tugas sebagai seorang Ibu sangat berat dan mengajak untuk mewujudkan Kabupaten Sukoharjo yang baik dan hebat,"ungkap Hj. Etty Suryani. Selain itu Hj. Etty wardoyo mengapresiasi kreatifitas seni yang terwadahi dalam Persojo, serta akan mengembangkan kegiatan seni budaya kedepan. Tujuh penampilan seni budaya ditampilkan, diawali penampilan kesenian dari Kartika yudha Laras dibawah asuhan dandim 0726/SKH Letkol. Inf. Taufan Widiantoro S.IP selanjutnya kesenian dari Polwan Polres Sukoharjo, kesenian pencak silat anak berprestasi, kesenian wanita PDM Muhammadiyah Sukoharjo,Seni tari, atraksi penyelematan dari anggota SAR , Geguritan juga memukau penonton. (Tj)

Selasa, 27 Desember 2016

Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Sukoharjo Beri Bantuan Alat Bantu dan Bagikan Kartu Disabilitas

 

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, Selasa (27/12). Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2016  bertema " membangun masyarakat inklusif, adil dan berkesinambungan bagi penyandang Disablitas untuk Indonesia yang lebih baik".  Ketua Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat ( RBM) Kabupaten Sukoharjo Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya didampingi Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE,MM menyerahkan Kartu Disabilitas secara simbolis kepada penerima manfaat serta memberikan bantuan  alat bantu penyandang disabilitas berupa kursi roda, kruk ketiak, tongkat putih, Avo bagi penyandang Disabilitas. Disamping itu diserahkan pula medali  dalam rangka pesta olahraga peparnes tahun 2015 di Jawa Barat kepada atlet atas nama Suwondo dari Kabupaten Sukoharjo memperoleh medali emas di cabang olahraga lempar cakram  dan dari cabang olahraga lempar lembing dan tolak peluru memperoleh medali perunggu. Ketua RBM Kabupaten Sukoharjo menegaskan bahwa peringatan HDI  untuk membuka hati kita semua terhadap saudara kita yang menyandang disabilitas, sebab mereka juga ingin kesetaraan untuk dipandang seperti manusia normal, karena mereka tidak pernah menginginkan kekurangan itu ada pada mereka, artinya orang-orang yang memiliki disabilitas memiliki potensi dan bakat, tidak sedikit dari mereka menunjukkan sesuatu yang luar biasa yang tidak dapat dilakukan orang normal. Selain itu  Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya selaku Ketua RBM menegaskan pemberdayaan masyarakat penyandang Disabilitas terus ditingkatkan, dengan adanya Perda No. 7 tahun 2009 tentang pemberdayaan penyandang cacat yang didukung tim money dan tim RBM dengan berbagai program, antara lain program pemberian jaminan kesehatan bagi semua penyandang disabilitas tidak memandang golongan dan status sosial, memberikan bantuan modal kepada 22 kelompok usaha bersama (KUBE), bantuan kepada orang dengan kecacatan berat (OKB) per orang Rp. 300.000 per bulan, bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) atau pelatihan ketrampilan sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas 20 juta sampai 30 juta yang bersifat perorangan dari Bupati Sukoharjo, bekerjasama dengan pemerintah pusat dan provinsi  Jateng melalui Dinas Sosial dan yayasan Pos Resos tidak hanya tuna daksa saja tapi tuna mental, tuna wicara, spikotik cacat berat dan direncanakan akan didirikan dua gedung Inklusi di Kecamatan Weru dan Kecamatan Nguter. Selain itu diharapkan masyarakat difabel khususnya di Kabupaten Sukoharjo dapat memanfaatkan seoptimal mungkin  center base di loka bina karya (LBK) yang merupakan pusat informasi dan pelayanan alat bantu. Selaku ketua panitia penyelenggara dr. Guntur Subiyantoro MSi mengungkapkan ," kegiatan peringatan HDI tahun 2016  ini sebagai tindak lanjut dari deklarasi  Kabupaten Inklusi , tindak lanjutnya nanti setiap kegiatan akan dibuat terikat artinya akan nada Perbup yang mengatur semua pelayanan publik yang menggunakan DPA APBD diharapkan akan ada anggaran untuk kepentingan difabel baik itu berupa koperasi, pinjaman tanpa bunga dan lain-lain yang intinya ada perhatian tidak ada diskriminasi buat difabel. Kedepan pemberdayaan ketrampilan Difabel akan ditingkatkan,"jelas dr. Guntur.

Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE,MM dalam sambutannya mengungkapkan Peringatan hari disabilitas tingkat Kabupaten Sukoharjo memiliki makna pokok antaranya, penyandang Disabilitas mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam mengisi dan menikmati hasil hasil pembangunan yang telah dicapai, hal ini dapat dilakukan apabila ada kemandirian para penyandang Disabilitas , maka perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan. "Pemkab Sukoharjo terus akan berupaya memberikan perhatian kepada khususnya para Penyandang Disabilitas di sukoharjo, mereka memiliki kedudukan yang sama dengan Kita", ungkap Wakil Bupati membacakan sambutan secara penuh Bupati Sukoharjo.(Tj)

Senin, 26 Desember 2016

Pastikan Kesiapan Petugas, Bupati dan Forkopimda Tinjau Pos Pam Natal 2016 dan Tahun Baru 2017


Sebagai perwujudan kepedulian Bupati serta Forkopimda dalam memberikan semangat moral kepada para petugas Pos Pengamanan  dan dalam rangka monitoring pengecekan kesiapan personil dalam melaksanakan pengamanan perayaan hari natal 2016 dan tahun baru 2017 untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan pada masyarakat  dilaksanakan  kunjungan monitoring ini, Minggu (25/12). Sebagai wujud kepedulian, Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH,MH memberikan bingkisan berupa parcel kepada para petugas Pos Pengamanan di empat titik Pos Pam. Rangkaian kunjungan tersebut meliputi empat titik yaitu Pos Pam Sukoharjo (depan rumdin Bupati), Pos Pam Mojolaban, Pos Pam Kartasura dan Pos Pam Grogol. Pos Pam terdiri dari petugas terpadu dari unsur Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Linmas, Pramuka dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir dalam giat kunjungan tersebut antara lain  Wakil Bupati, H. Purwadi SE,MM, Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano, Dandim 0726 Sukoharjo, Muspida,  Ketua DPRD, Sekda Kabupaten Sukoharjo, Asisten Sekda, serta kepala bagian, badan, dinas terkait ikut serta dalam tim monitoring. Selama monitoring situasi aman dan terkendali. (Tj)

Minggu, 25 Desember 2016

WAKIL BUPATI HADIRI WISUDA SANTRI TPQ NURUL QORIAH


Wakil Bupati, H Purwadi,SE,MM menghadiri acara  wisuda santri TPQ  Nurul Qoriah ke VII   di Masjid Nurul Qoriah Kp Bendungan RT 01 RW XI Kelurahan Begajah Kecamatan Sukoharjo, Minggu (25/12). Menurut Ketua Takmir masjid, Maksum " Jumlah santri yang dilantik sebanyak 64 santri. Siswa TPQ kami saat ada ada 117  bukan hanya berasal dari lingkungan di sini saja tetapi ada juga dari daearah lain  yang menimba ilmu di sini. Dana operasiaonalnya selain dari iuran para santri kami juga memiliki donatur  tetap dari masyarakat," tandasnya. Tema pada acara ini " Seperempat abad  membentuk generasi  cinta Al-Qur'an." Wakil Bupati pada sambutannya menyampaikan  ucapan selamat kepada seluruh santriwan dan santriwati yang telah diwisuda serta menyampaikan  penghargaan yang setinggi – tingginya pada para ustadz dan ustadzah yang telah mendidik dengan penuh kesabaran dan keiklasan.(dn)