Sabtu, 29 Desember 2018

Wabup Lepas Peserta Gerak Jalan Sehat HAB 73 Kemenag Sukoharjo

SUKOHARJO- Wakil Bupati  Sukoharjo H. Purwadi SE, MM melepas peserta gerak jalan sehat kerukunan umat beragama dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke -73 Kementerian Agama RI tahun 2019 bertempat di Alun Alun Satya Negara Sukoharjo, Sabtu (29/12).

Kegiatan gerak jalan sehat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke -73 tahun 2019, dengan  dengan mengambil tema "Jaga Kebersamaan Umat dengan tagline Bersih Melayani".

Menurut ketua panitia kegiatan Imám Waladi mengatakan "peserta kegiatan kurang lebih 7000 orang dengan menempuh jarak sekitar 3 km.dengan peserta berasal dari keluarga besar Kementerian Agama yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo,"

Dalam keterangan pers, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo H. Ihsan Muhadi. menyampaikan serangkaian acara HAB ke-73 meliputi olahraga, gerak jalan/jalan sehat, donor darah, pentasarufan Bazis kepada guru honorer  dan  pentas religi yang diadakan Dharma Wanita Kemenag Sukoharjo.

"Hari Amal Bhakti ke-73 jatuh pada tanggal 3 Januari 2019. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Amal Bakti tersebut, kegiatan tersebut ada olahraga, gerak jalan/jalan sehat, donor darah, pentasarufan Bazis kepada guru honorer  dan pentas religi yang diadakan Dharma Wanita Kemenag Sukoharjo dan kegiatan lainnya, adapun untuk acara puncak HAB ke-73 akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari mendatang dengan dolaksanakan  upacara di rencanakan di MIN Jetis," ungkap Ka Kemenag sukoharjo.

Acara gerak jalan sehat  dalam rangka hari amal bakti dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian dan pengundian doorprise bagi ribuan peserta. Pihak Panitia menyediakan berbagai macam hadiah hadir.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkab Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (TJ)

Kamis, 27 Desember 2018

Sukoharjo Canangkan Program Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan


RALAT. MAAF KELIRU


SUKOHARJO- Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, mencanangkan kegiatan Kesatuan Gerak PKK - Kependudukan, Keluarga Berencana, Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)-Kesehatan di Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2018, bertempat Di Gedung Pusat Promosi Daerah "Graha Wijaya" Kabupaten Sukoharjo, Kamis (27/12).

Bupati Sukoharjo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Sukito, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan, Kesatuan Gerak PKK khususnya KKBPK dan Kesehatan sangat mendukung pembangunan di Sukoharjo, khususnya non-fisik, dimana laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Sebelumnya Ketua Penyelenggara yaitu Kepala Dinas PPKB dan P3A , Ir. Proboningsih Dwi Danarti menyampaikan tujuan kegiatan ini perlu dilaksanakan adalah untuk meningkatkan peran semua pengurus PKK di semua tingkatan dan kader dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. "kegiatan ini  juga meningkatkan peran semua elemen masyarakat dengan motor penggerak PKK dalam pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga, demi terwujudnya keluarga kecil, bahagia sejahtera dan berkualitas" ungkapnya.

"kegiatan ini juga mewujudkan peningkatkan cakupan pelaksanaan kesehatan guna mewujudkan masyarakat Sukoharjo yang sehat dengan budaya perilaku hidup bersih dan sehat" pungkasnya.

Kegiatan Ini Diikuti Sekitar 700 Peserta Terdiri Dari Ketua TP PKK Sukoharjo, Kepala OPD, Camat Beserta Ketua TP. PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas, Kepala Desa/Lurah Beserta Ketua TP. PKK Desa/Kelurahan, Penyuluh KB Serta Dari Petugas PPKBD Se Kecamatan di Sukoharjo.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

 

 

Sukoharjo Canangkan Program Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan

SUKOHARJO- Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mencanangkan kegiatan kesatuan gerak PKK-Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga-Kesehatan di tingkat kota, Senin.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, mencanangkan kegiatan Kesatuan Gerak PKK - Kependudukan, Keluarga Berencana, Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)-Kesehatan di Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2018, bertempat Di Gedung Pusat Promosi Daerah "Graha Wijaya" Kabupaten Sukoharjo, Kamis (27/12).

Bupati Sukoharjo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Sukito, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan, Kesatuan Gerak PKK khususnya KKBPK dan Kesehatan sangat mendukung pembangunan di Sukoharjo, khususnya non-fisik, dimana laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Sebelumnya Ketua Penyelenggara yaitu Kepala Dinas PPKB dan P3A , Ir. Proboningsih Dwi Danarti menyampaikan tujuan kegiatan ini perlu dilaksanakan adalah untuk meningkatkan peran semua pengurus PKK di semua tingkatan dan kader dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. "kegiatan ini  juga meningkatkan peran semua elemen masyarakat dengan motor penggerak PKK dalam pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga, demi terwujudnya keluarga kecil, bahagia sejahtera dan berkualitas" ungkapnya.

"kegiatan ini juga mewujudkan peningkatkan cakupan pelaksanaan kesehatan guna mewujudkan masyarakat Sukoharjo yang sehat dengan budaya perilaku hidup bersih dan sehat" pungkasnya.

Kegiatan Ini Diikuti Sekitar 700 Peserta Terdiri Dari Ketua TP PKK Sukoharjo, Kepala OPD, Camat Beserta Ketua TP. PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas, Kepala Desa/Lurah Beserta Ketua TP. PKK Desa/Kelurahan, Penyuluh KB Serta Dari Petugas PPKBD Se Kecamatan di Sukoharjo.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

 

 

 

SOSIALISASI FGD TAHUN 2018, BUPATI SUKOHARJO HARAPKAN PERCEPATAN PTSL

SUKOHARJO –Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH., MH., MM menghadiri Focus Group Discussion (FGD) evaluasi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dan persiapan Sukoharjo lengkap 2019, di Hotel Brother Sukoharjo, Kamis (27/12).

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh Lurah, Kepala desa, Depag, Babisa dan Babinkamtibmas se Kabupaten Sukoharjo.

Dalam sambutannya, Bupati meminta para lurah dan camat bekerja bersama menggerakkan warga. Sehingga, warga diinta untuk proaktif jika tanahnya belum memiliki sertifikat. "Semua pihak harus bekerja agar program ini bisa selesai sesuai target," tegasnya.

Kepala BPN Sukoharjo Dwi Purnama menyatakan Pemkab Sukoharjo berkomitmen untuk menyelesaikan sisa tanah yang belum memiliki sertifikat. Penyelesaian pensertifikatan tanah ditargetkan selesai tahun depan. Dengan kata lain, sisa lahan sekitar 16.000 bidang diharapkan sertifikatnya selesai dalam kurun waktu satu tahun mendatang. Pensertifikatan tanah tersebut akan dibagi dalam Pendaftaran Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL) yang dibiayai APBN dan juga PTSL yang dibiayai APBD," ungkap Kepala BPN Kabupaten Sukoharjo.

"Total tanah yang belum bersertifikat ada 16 ribu bidang atau 3,8% dari seluruh jumlah bidang 488.700, 475 ribu sudah bersertifikat. Lokasinya tersebar di 167 desa kelurahan," kata Dwi Purnama. Dilaporkan, pada tahun 2018 dilaporkan ada 2850 PLSL dengan biaya dari APBD, dan 4138 PTSL dari biaya APBN dengan 17710 pemetaan bidang," ungkap kepala BPN Kabupaten Sukoharjo.

Kasi Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Burhan Surya Aji disela-sela acara sosialisasi PTSL oleh BPN di Hotel Brothers Solo Baru, Grogol menyatakan bahwa jumlah 16.000 bidang tanah tersebut akan dibagi menjadi dua yakni PTSL APBD sebanyak 8.000 bidang dan PTSL APBN sebanyak 8.000 bidang. Setelah semua tanah sudah bersertifikat, Kabupaten Sukoharjo akan tercatat sebagai kabupaten pertama tertib sertifikat. Setelah selesai seluruhnya, nantinya akan dilakukan penyempurnaan aplikasi elektronik sistem informasi pertanahan dan lahan (e-siplah).

Nantinya, ujar Burhan, aplikasi tersebut akan memudahkan sistem pencarian bidang tanah. Misalnya, kedepan untuk mencari bidang tanah milik A, pengguna aplikasi tinggal mengetik nama pada aplikasi dan klik. "Nantinya daftar bidang tanah yang dimiliki akan keluar, termasuk letaknya," ujar Burhan.

Aplikasi e-siplah dia klaim akan memudahkan masyarakat. Pasalnya, aplikasi nantinya akan terintegrasi mulai dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan juga zona bidang. Burhan mengaku, saat ini pembuatan aplikasi tersebut masih dalam tahap migrasi peta. Bila penyertifikatan selesai progresnya akan lebih cepat lagi.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

Rabu, 26 Desember 2018

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Kepala Desa Terpilih oleh Bupati Sukoharjo

SUKOHARJO -- Bupati H. Wardoyo Wijaya SH.,MH.,MM melantik dan mengambil Sumpah 125 Kepala Desa (kades) terpilih periode 2018-2024 di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) di kompleks Gedung Setda Sukoharjo, Rabu (26/12).

Kepala Desa terpilih merupakan tindaklanjut dari  hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang digelar hari Selasa tanggal 11 Desember 2018 lalu yang diikuti 362 cakades (calon kepala desa), sedangkan untuk kepala desa terpilih sebanyak 125 orang.

Para Kades terpilih menerima Surat Keputusan (SK) Nomor 141.1/1070 sd 1154 tahun 2018 tentang pengangkatan Kepala Desa dan Penyematan tanda jabatan dari Bupati Sukoharjo. Selanjutnya dilaksanakan Penandatanganan Berita Acara (BA) Pengambilan sumpah janji secara simbolis, dilaksanakan perwakilan Kades tiap Kecamatan.

Turut hadir Wakil Bupati Sukoharjo, unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten Sekda, Ketua Wakil Ketua DPRD Sukoharjo,  Ketua TP PKK Kab. Sukoharjo Hj. Etik Suryani SE, MM,  Ketua Dharma wanita Kab. Sukoharjo Hj. Galuh Agus Santosa, Para Staf ahli Bupati, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian Setda kab. Sukoharjo, Para kepala OPD Kab. Sukoharjo, Camat se Kab. Sukoharjo,  Rohaniawan Agama, Para saksi pengambilan sumpah janji Asisten I sekda Kab. Sukoharjo H. Sukito, S.Sos.,M.Si dan Kabag Pemdes Setyo Aji Nugroho, S.Sos.,M.H,  Ketua panwasdes pilkades se Kab. Sukoharjo serta para Keluarga para Kepala Desa yang dilantik.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan "atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh kepala desa yang baru saja diambil Sumpah dan dilantik. Semoga saudara-saudara dapat menjalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat, bangsa dan negara. Kita patut bersyukur bahwa kepala desa yang dilantik pada hari ini merupakan hasil dari Pilkada serentak 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2018, di 125 Desa se Kabupaten Sukoharjo, yang dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pemilihan kepala desa semua calon kepala desa, tokoh masyarakat, aparat keamanan, satuan perangkat daerah terkait, jajaran legislatif, teman-teman wartawan dan semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak Kabupaten Sukoharjo tahun 2018," kata Bupati.

Bupati berpesan kepada semua kepala desa yang baru saja dilantik, bahwa di antara kewajiban saudara sebagai kepala desa, antara lain adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat, melaksanakan kehidupan demokrasi, dalam menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa serta mentaati dan menegakkan seluruh peraturan perundang-undangan. Sehingga Seorang Kepala Desa harus dapat menjadi sosok seorang pemimpin dan bisa menjadi teladan bagi warga masyarakat. Dalam hal pengelolaan keuangan Desa, harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran Hal ini penting diketahui karena Desa pada saat ini anggaran yang cukup besar, sehingga perlu disikapi dengan penuh kehati-hatian dan penuh tanggung jawab," pesan Bupati menambahkan.

"Kepada istri kepala desa yang baru saja dilantik, Saya berharap agar dapat mendampingi, memberi motivasi kepada suami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala desa, sehingga dapat berjalan sesuai norma dan ketentuan yang ada. Seorang istri kepala desa juga harus mampu memahami tugas sebagai ketua tim penggerak PKK dalam hal ini pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga serta berfungsi sebagai motivator dan penggerak masyarakat agar mau dan mampu melaksanakan program program PKK. Khusus kepada para Pj. Kepala Desa yang telah berakhir masa tugasnya Pada hari ini, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa dan pengertian dalam melaksanakan tugas saudara selama menjabat sebagai PJ kepala desa, sehingga peran dan kontribusi saudara untuk mewujudkan peningkatan pembangunan di semua bidang dapat dirasakan oleh masyarakat desa secara langsung. Saya ucapkan selamat bekerja Semoga Allah SWT. senantiasa memberikan kemudahan petunjuk dan kekuatan lahir batin terhadap usaha Luhur kita.," harap Bupati menutup kata sambutan.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj).


Virus-free. www.avast.com

Minggu, 23 Desember 2018

Wabup Sukoharjo Berangkatkan Sepeda Sehat

SUKOHARJO-  Senam dan sepeda sehat masih menjadi alternatif masyarakat Sukoharjo untuk hidup sehat. Bahkan dalam kemeriahan menyambut tahun baru 2019 ini, dua jenis olahraga tersebut dipilih untuk menggiatkan masyarakat agar  semakin semarak.

Wakil Bupati H. Purwadi SE, MM mengibarkan bendera start sebagai tanda diberangkatkannya ribuan peserta sepeda sehat bertempat di alun alun Satya Negara Kabupaten Sukoharjo, Minggu ( 23/12). 

Turut hadir mendampingi Wabup dalam memberangkatkan ribuan peserta Dandim 0726/SKH Letkol Inf. Chandra Ariyadi Prakosa. SIP. MTr, Kapolres Sukoharjo yang diwakili Kabag Ops Kompol Teguh Prasetyo MH dan Kapolsek Sukoharjo Kota AKP. Parwanto SH, MH. 

Wabup berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat. "Hati hati di jalan serta jaga keamanan," pesannya sesaat sesudah mengibarkan bendera start.

Start  pemberakatan  rute yang dilalui, start di depan Alun alun Satya Negara - simpang lima  - simpang 3 kejaksaan- simpang 4 Bulakrejo - simpang 4 Sonorejo - pasar Cuplik Kelurahan Bulakan - pasar Carikan - Finish kembali di Alun alun sukoharjo. Senam sehat pun dilaksanakan para peserta kegiatan.

Selanjutnya dilaksanakan undian peserta dengan hadiah  Spesial Umroh diraih An. Hadianto alamat Ds. Banaran Kecamatan Grogol dengsn nomor peserta 008391 serta hadiah utama 1 Unit Suzuki Karimun Wagon diraih An. Narwanto alamat Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban dengan nomor peserta  002289.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)

Sabtu, 22 Desember 2018

Wakil Bupati Sukoharjo Hadiri Khitanan Massal yang Digelar Baznas

SUKOHARJO –  Wakil Bupati H. Purwadi SE, MM menghadiri acara khitanan massal di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/12). Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Darno M.Pd, Ketua MUI Yazid Anwari, Kepala Kemenag H. Ihsan Muhadi S.Ag .

Menurut Ketua Kegiatan, Tri Minarno, khitanan massal ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun. "Peserta yang mendaftar saat ini sebanyak 200 orang, kita memang membatasi kuota segitu," terang Tri. Kami bekerja sama juga dengan Pemkab Sukoharjo melalui Dinkes untuk tenaga medisnya yang mana, Dinkes mengirimkan petugas khitannya dari 12 Puskesmas di Sukoharjo.  Selain Puskesmas, Dinkes juga mengirimkan bantuan dari rumah sakit di Sukoharjo, dengan total 22 tim medis. Kami menyasar untuk warga yang kurang mampu dalam kegiatan ini, karena ini merupakan salah satu program dari Baznas untuk menyalurkan dana kepada yang berhak," jelas Tri Minarno. Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo (Tj)