Selasa, 31 Mei 2016
Minggu, 29 Mei 2016
HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA
Wakil Bupati, Purwadi SE, MM pagi tadi ( minggu, 29/5 ) pukul 07.00 WIB bertempat di halaman Sentra Niaga Solo Baru melepas olah raga jalan sehat mengelilingi kawasan Solo Baru dilanjutkan dengan melepas sepeda sehat dengan menempuh route sejauh kurang lebih 15 km dari Solo Baru menuju kota Sukoharjo dan kembali ke Solo Baru. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai penjuru daerah, sebelumnya didahului dengan acara penempelan stiker anti narkoba pada sepeda ontel dan aksi penandatangan gerakan moral anti narkoba yang dipimpin oleh wakil bupati. " Hidup sehat tanpa narkoba, oke!!!,"tandas beliau. Aksi sehat ini di seponsori oleh beberapa pihak swasta diantaranya OXY blue dengan hadiah utama berupa sebuah mobil Ayla, dua sepeda motor dan berbagai hadiah menarik lainnya. Hadir pada kesempatan ini unsur muspika, Kabag Umum dan tamu undangan (dn)
Sabtu, 28 Mei 2016
NAPAK TILAS KI ANGENG LANGSUR
NAPAK TILAS KI AGENG LANGSUR
Napak tilas merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menilik kembali kejadian atau peristiwa penting para leluhur. Napak tilas juga merupakan ungkapan rasa terima kasih kepada para leluhur atas perjuangannya pada masa lampau. Masyarakat dukuh Langsur Kalurahan Sonorejo Kecamatan Sukoharjo melaksanakan kegiatan napak tilas KI Ageng Langsur dengan menggelar pentas seni yang puncak acaranya dilaksanakan pada malam ini Sabtu ( 28/5 ) pukul 20.00 WIB dengan menggelar wayang kulit berjudul Sang Kumbo Karno dengan dalang cilik Kesit Kurniawan dari dukuh Langsur dan Bima Sinung Widagdo dari Jakarta dengan diiringi karawitan dari ISI Surakarta, yang dilaksanakan di pelataran makam eyang Suryo Kusumo atau masyarakat lebih akrab dengan sebutan eyang Minggir. Eyang Suryo Kusumo ini konon ceritanya merupakan adik dari Ki Ageng Langsur ( KGPH Suryo Broto ) kedua bersaudara ini adalah pejuang melawan penjajah Belanda.Makam dari Ki Ageng Langsur pun tak jauh dari makam eyang Suryo Kusumo yaitu 1 km arah selatan tepatnya di dukuh Kelurahan. " Pada Jum'at kemarin kami menggelar pentas musik etnik, musik lesung dan tayub. Tujuannya adalah agar warga tetap rukun dan akrab dengan potensi budaya," tandas Triman Sutrisno selaku penyelenggara. Bupati pada sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Purwadi, SE, MM menghimbau kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka tetapi dilandasi dengan ketulusan dan keiklasan hati sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap perjuangan para leluhur. " Saya mengapresisiasi pada masyarakat Langsur yang telah melestarikan kebudayaan Jawa yang adiluhung ini," tandas wakil bupati. Hadir pada kesempatan ini anggota muspika, Kabag Umum, Lurah, tokoh masyarakat dan tamu undangan. (dn)