Rabu, 24 Oktober 2018

Sambut Pilkades Serentak, Pemkab Sukoharjo Gelar Rapat Koordinasi

SUKOHARJO- Untuk menyukseskan pesta demokrasi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Sukoharjo Tahun 2018, sejumlah panitia Pilkades dan Camat mengikuti rapat koordinasi panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2018 di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (23/10). Rakor yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Drs. Agus Santosa turut dihadiri pula Camat dan panitia Pilkades desa, Sekretaris BKPP serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Drs. Agus Santosa mewanti-wanti agar semua pihak patuh dengan pentahapan yang ditetapkan dan diikuti dengan tertib administrasi

 "kita semua berharap pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak dapat berjalan dengan baik dengan terciptannya situasi dan kondisi di tingkat desa tetap kondusif," harap Sekda.

Menurut Kepala Bagian  Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Sukoharjo Setyo Aji Nugroho S.Sos mengatakan bahwa tujuan Rakor untuk memberikan bimbingan teknis tentang semua tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa agar berjalan dengan lancar.

"proses dan tahapan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Sukoharjo telah berjalan sesuai rencana dengan pembentukan anggota BPD diseluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo dan direncanakan pemungutan suara dijadwalkan tanggal 11 Desember 2018 dan pengambilan sumpah pelantikan direncanakan tanggal 21 Desember 2018,"jelas Kabag Pemdes.

Kepala bagian Hukum Budi Susetyo SH.,MH berharap penyelenggaraan pemilihan Kepala Desa berdasarkan ketentuan perundang-undangn yang berlaku sehingga tidak terjadi hal-hal yang berkaitan dengan gugutan hukum," harap Kabag Hukum.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Selasa, 23 Oktober 2018

Pemkab Sukoharjo Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2018

SUKOHARJO- Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2018 tingkat Kabupaten digelar di Lapangan Pringgodani Dukuh Tegalrejo Desa Mulur Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Senin (22/10). Dengan mengusung tema "Bersama Santri Damailah Negeri".

Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE.,MM selaku inspektur upacara, dalam membacakan amanat Bupati berharap kepada para santri untuk terus belajar dan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"santri hari ini dan santri di masa yang akan datang harus mampu menjawab tantangan zaman, memenangkan pertarungan global dan dapat mengambil peran strategis  disegala lini kehidupan sebagai wujud dedikasi tinggi untuk umat bangsa dan negara,"harap Wakil Bupati.

Upacara dihadiri pula unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Muspika Kecamatan Bendosari, Ketua MUI, tokoh agama ormas Islam dan para pimpinan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Di akhir upacara, Wakil Bupati menyerahkan piala kepada pemenang Kejurda Pagar Nusa PC Sukoharjo Tahun 2018 dengan kategori SD/MI, kategori SMP dan Kejurda Pagar Nusa PC Sukoharjo Kategori SMK.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

 

Rabu, 17 Oktober 2018

Pengurus FKUB dan Dewan Penasehat Sukoharjo Resmi Dikukuhkan

SUKOHARJO – Dalam rangka menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sukoharjo diperlukan sebuah wadah untuk menampung semua agama yang ada. Rabu (17/10), pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukoharjo periode 2018-2023 dikukuhkan oleh Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya, SH.,MH. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) kantor bupati.

Usai melakukan pengukuhan, dalam arahannya Bupati berharap, dengan telah dikukuhkannya pengurus FKUB dan Dewan Penasehat periode ini, segera lakukan koordinasi menyusun program program kerja dengan tujuan akhirnya dapat tercipta kerukunan umat beragama diwilayah Kabupaten Sukoharjo khususnya,"harapnya dihadapan Forkopimda,tokoh agama dan undangan lainnya.

Sesuai SK pengukuhan FKUB No.450/55/2018, tentang pembentukan pengurus FKUB dan Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sukoharjo Periode Tahun 2018-2023, memiliki tugas antara lain, melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, menampung aspirasi organisasi masyarakat keagamaan dan aspirasi masyarakat, menyalurkan aspirasi organisasi masyarakat keagamaan dan aspirasi masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kajian Bupati serta melakukan sosialiasi perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam SK bupati tentang pengukuhan pengurus FKUB Sukoharjo ini, terdiri dari:

1.Dewan penasehat;

– Ketua : Wakil Bupati  Sukoharjo

– Wk.Ketua : Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukoharjo

Dan sejumlah sejumlah Anggota.

2.Pengurus FKUB Sukoharjo 2018-2023:

1. Dr. Zainal Abas, M.Ag (Ketua)

2. Dr. H. Harun Rosjid, Sp.B.MARS (Wk.Ketua)

3. Drs. H. Dalono Abdul Rosyid (Sekretaris)

4. Ir. Dominikus Linggarno (wakil.Sekretaris)

5. Dan sejumlah anggota

Sementara itu ketua FKUB terpilih, Dr. Zainal Abas, M.Ag mengatakan "semoga kami dalam mengemban tugas ini  bisa amanah, kami menyadari amanah ini tidaklah ringan, marilah kita saling menghargai, menghormati dan saling toleransi semoga Kabupaten Sukoharjo menjadi Kabupaten yang makmur," ungkapnya.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo. (Tj)



Virus-free. www.avast.com

Apel 3 Pilar Wujudkan Pileg Pilpres 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Sukoharjo dihadiri Kapolda dan Pangdam

SUKOHARJO- - Apel 3 Pilar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kades/lurah dalam rangka Memasuki masa kampanye Pemilu 2019  mewujudkan Pileg, Pilpres 2019 yang aman, di wilayah Kabupaten Sukoharjo, digelar apel di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo dan dihadiri dua jenderal bintang dua, Kapolda Jateng Irjenpol Condro Kirono, bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, turun langsung ke Kabupaten Sukoharjo untuk mengkonsolidasikan tiga pimpinan unsur terdepan yakni kepala desa/lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, Selasa (16/10).

Perwira tinggi tersebut disambut Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH bersama Forkopimda serta Muspika dan ratusan Babinsa, Babinkamtibmas, Kades/Lurah dan Camat se-Sukoharjo.

Konsolidasi tiga pilar tersebut bertujuan untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai dan menyejukkan, mengingat persoalan dan potensi konflik berada di desa/kelurahan. "Tiga pilar itu harus solid, kompak dan menjadi mesin pendingin suasana. Sehingga kondusifitas tidak terganggu meski pun Pemilu 2019 sudah memasuki tahapan Pemilu. Pangkal persoalan dan pontensi konflik berada di desa atau kelurahan. Untuk itu tiga pilar penting dan strategis dalam mewujudkan masyarakat tertib dan aman," ujarnya, seraya meminta tiga pilar  mengedepankan hati nurani setiap melaksanakan tugas," ujar Kapolda Jateng. 

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto menambahkan, situasi kondusif bukan datang sendiri namun kerja keras banyak pihak, serta kerja keras tiga pilar sebagai punggawa utama Pemilu. Menurut dia, terkait Pemilu konflik sekecil apapun harus segera ditangani.

"Sebab, persoalan yang lebih luas disebabkan oleh persoalan di desa yang belum tuntas tertangani," ujar Mayjen TNI Wuryanto, sembari mengajak tiga pilar menjaga kekompakan.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(Tj)

Selasa, 16 Oktober 2018

BUPATI LEPAS KONTINGEN KABUPATEN SUKOHARJO MENUJU PORPROV XV JATENG TAHUN 2018

Semangat patriot olah raga yang bergelora sangat terasa di Pendopo Graha Satya Praja Kabupaten Sukoharjo. Selasa pagi (16/10) Bupati Wardoyo Wijaya, SH,MH,MM berkenan melepas Kontingen sejumlah 191 orang dari Kabupaten Sukoharjo menuju ajang Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Tengah Tahun 2018. Kabupaten Sukoharjo mengirimkan 135 Atlit, 46 orang pelatih dan official serta 10 orang pendamping kontingen yang berlaga dalam 25 cabang olah raga.

Dengan motto Sukoharjo siap bertanding untuk meraih prestasi terbaik, selama sepekan sejak Jum'at 19 Oktober sampai Kamis 25 Oktober 2018 para atlit Sukoharjo harus berjuang di Surakarta untuk meraih prestasi, dengan tetap menjunjung sportivitas, persatuan dan kesatuan diantara seluruh peserta. Dalam sambutan dan pengarahannya, Bupati mengatakan, "kepada para atlit hendaknya selalu menjaga semangat sportivitas dan tunjukkan kemampuan untuk meraih prestasi semaksimal mungkin".

Disampaikan Ketua Kontingen Sukoharjo, Sukirso, S.Pd, keberangkatan kontingen ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah dengan diberikannya dana hibah untuk segala keperluan (uang saku, topi, kaos, jaket, training, sepatu, handuk dan tas olah raga). Karena dengan mengikuti PORPROV ini bisa digunakan para atlit untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan serta dapat digunakan sebagai ajang pemanduan bakat untuk mendapatkan materi menuju PON di Papua Tahun 2020 dalam meraih prestasi terbaik.

Pada kesempatan ini, Bupati berkenan memakaikan secara simbolis pakaian olahraga sebagai bukti dukungan dan apresiasi penuh atas pengiriman kontingen Sukoharjo ke PORPROV XV Jawa Tengah. Hadir dalam acara pelepasan ini anggota Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Kepala OPD terkait dan pengurus KONI Kabupaten Sukoharjo.

Demikian penjelasan singkat Kabag Humas dan Protokol Setda, Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum yang turut hadir dalam acara tersebut. (Yk)

Kamis, 11 Oktober 2018

HUT Kompass Sukoharjo ke-4, Gelar Pentas Seni dan Penggalangan Dana Korban Gempa

9SUKOHARJO – Dalam rangka tasyakuran HUT Komunitas Sound Sukoharjo (Kompass) ke-4 tahun 2018 ini, Kompass menggelar pentas seni Orkes Melayu dan pengalangan dana bagi korban donggala Palu yang digelar di Alun – Alun Satya Negara Sukoharjo, Rabu(10/10).

Dalam tasyakuran ini hadir pula Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi, SE, MM, Kapolres Sukoharjo yang diwakili oleh Kapolsek Sukoharjo Kota AKP Parwanto, SH, MH, Dandim 0726 Sukoharjo diwakili, Camat Sukoharjo ,Ketua Kompass Drs. Ikhsanudin, serta pengusaha sound sistem serta para penonton. Tasyakuran ini ditandai dengan potong tumpeng oleh Wakil Bupati Sukoharjo yang diserahkan kepada Ketua Panitia.

Wakil Bupati dalam sambutannya pertama mengapresiasi kepada komunitas Kompass atas terselenggaranya karena selain menghibur juga ada kegiatan sosial pengalangan dana korban gempa Palu. Wakil Bupati berharap kegiatan komunitas dapat lebih mempererat tali silaturahmi serta persatuan antar pengusaha sound system khususnya di Kabupaten Sukoharjo dan mengetahui sejauhmana perkembangan teknologi alat yang dimiliki sekaligus tempat sharing pengalaman. ,"ungkap Wakil Bupati.

Menurut ketua Panitia Rudi mengatakan acara ini diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan mempererat tali saliarurahmi antar sesama pengusaha sound system di wilayah Sukoharjo, serta sebagai ajang bertukar pikiran dan berbagai ilmu tentang sistem tata suara yang baik.  Rudi berharap kedepan acara ini tidak hanya diselenggarakan di Tingkat Kabupaten, tetapi juga bisa terselengagra sampai ke Kecamatan," harapnya. Acara ditutup dengan pertunjukan music dangdut Tim Sar Sukoharjo.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (Tj)

Rabu, 10 Oktober 2018

DPRD Kabupaten Klaten Kunker ke Pemkab Sukoharjo

Sukoharjo- Pansus DPRD Kabupaten Klaten mengadakan kunjungan kerja study banding ke Kabupaten Sukoharjo terkait Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Pemilihan Kepala Desa Dan RAPERDA tentang perlindungan anak, bertempat ruang rapat Sekda, hari selasa (9/10).

Rombongan diterima oleh asisten satu Pemerintahan Sekda Kabupaten Sukoharjo H. Sukito S.Sos, M.Si  dan di dampingi bagian Pemdes, bagian Hukum dan bagian Dinas Pengendalian penduduk, KB, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (DPPKBP3A) Kabupaten Sukoharjo.

Rombongan Pansus DPRD Kabupaten Klaten dipimpin oleh  Ari kuswanto bersama 15 anggota lainnya. Pimpinan rombongan dalam sambutannya menjelaskan maksud kedatangannya adalah untuk menggali informasi mengenai RAPERDA pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Sukoharjo dan RAPERDA Perlindungan anak di kabupaten sukoharjo.

"Kabupaten Klaten baru akan menggelar Pilkades serentak pada bulan april  mendatang, untuk itu kami ingin menanyakan proses penyelenggaraan pilkades di Kabupaten Sukoharjo termasuk penganggarannya, dan menanyakan bagaimana ruang bermain ramah anak di kabupaten sukoharjo serta Raperda tentang anak yang ada di kabupaten sukoharjo" tutur ari kuswanto.

Menjawab pertanyaan anggota Pansus DPRD Kab. Klaten, Menurut Maryadi Pemdes Kabupaten Sukoharjo, menjelaskan  Kabupaten Sukoharjo Sebanyak 150 desa di 12 kecamatan Kabupaten Sukoharjo akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Desember 2018. Bagian Pemerintahan Desa mulai mempersiapkan administrasi dan draf tahapan pelaksanaan pilkades tersebut yang dari tahun ke tahun mengalami perubahan didalam RAPERDA Kabupaten Sukoharjo. Ditambahkannya, penganggaran penyelenggaraan pilkades serentak Mariyadi memberikan keterangan bahwa dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten dan APBDDes.

(DPPKBP3A) Kabupaten Sukoharjo menjelaskan pula bahwa Kabupaten Sukoharjo mendapat Dua kali penghargaan sebagai kabupaten layak anak (KLA) selain itu mulai muncul sejumlah tempat ramah anak juga terlihat dengan beberapa pembangunan infrastruktur seperti taman layak bermain, menyediakan ruang konseling dan juga petugas kusus yang bisa menjadi akses yang sudah di atur di RAPERDA kabupaten sukoharjo nomor 3 tahun 2015 tentang penyelenggaraan perlindungan anak.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokel Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN.,M.Hum. (Tj)