Senin, 20 Maret 2017

Desa Wisata Kreatif Kenep Rintis Kebun Buah


Kenep merupakan kelurahan yang ada di Sukoharjo yang terkenal dengan keanekaragaan potensi Kreatif. Dalam rangka memperingati Hari Hutan Sedunia (21 Maret) dan Hari puisi sedunia (21 Maret) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "kampung Sanga" Desa Wisata Kreatif Kenep mengadakan kegiatan penanaman bibit buah , musikial puisi bertemakan alam,air,dan hutan, pada hari Senin (20/3).

 Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE.,MM didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Djoko Sutarto, Kepala Dinas Pertanian Ir. Netty Harjiyanti, Muspika Kecamatan sukoharjo bersama sama melaksanakan penanaman bibit buah. Turut hadir pula Ketua LPM Kenep, BKM, Muresko serta para pelajar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati mengapresiasi atas kegiatan ini serta berharap untuk selalu bersemangat menghijaukan lingkungan khususnya di Kenep untuk tujuan masa depan khususnya kesehatan. Sebagai Desa Wisata Kreatif, Kalurahan Kenep diharapkan mempunyai keberagaman "wahana wisata" dan kegiatan kegiatan yang mendukung "kepariwisataan".  Menurut ketua panitia sekaligus ketua pokdarwis Kampung Sanga Desa Wisata kreatif Kenep Untung Sularno mengatakan tujuan diadakan kegiatan merintis kebun buah  ini adalah untuk menambah daya tarik masyarakat mengunjungi Desa wisata Kreatif Kenep yang ada di Kecamatan Sukoharjo.

Selain kegiatan penanaman bibit  pohon buah yang dilakukan, juga dilakukan aksi teatrikal yang diselenggarakan oleh seniman desa Kenep yang tergabung dalam sanggar Clemot serta dipecahkan rekor Muresko baca puisi secara unik dan aneh di sungai dan sawah. (Tj)

 


Rabu, 15 Maret 2017

HUMAS DAN PROTOKOL PEMDA SUKOHARJO GELAR PEMBINAAN BAKOHUMAS

RSUD Kabupaten Sukoharjo meraih predikat lulus dengan tingkat paripurna, setelah dilakukan penilaian akreditasi kars VERSI 2012.  Direktur RSUD Kabupaten Sukoharjo drg. Gani Suharto, Sp.KG menyampaikan " akreditasi rumah sakit adalah suatu pengakuan publik melalui suatu badan nasional akreditasi rumah sakit atas prestasi rumah sakit dalam memenuhi standar akreditasi. Dengan demikian rumah sakit yang terakreditasi telah mendapat pengakuan dari Pemerintah bahwa semua yang ada di dalam rumah sakit termasuk sarana, prasarana serta prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan standar yang berlaku ," ungkap drg. Gani Suharto, Sp.KG dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan sumberdaya komunikasi dan informasi Bakohumas tahun 2017 di  ruang pertemuan Sekretariat Daerah  Graha Satya Karya (GSK) lantai 2, Rabu (15/3). Dengan dimoderatori Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN,M.Hum, turut hadir pula sebagai narasumber drg. Iyop Ropika dengan makalahnya bertajuk ," ke Dokter Gigi spesialis Anak RSUD Kabupaten Sukoharjo". Disamping pembicara dari RSUD dihadiri pula narasumber dari bagian Perekonomian  Dian Kurniati,SE., MM selaku Kabag Perekonomian.  Makalah dari Bagian Perekonomoian mengambil tema program kerja unggulan pengendalian inflasi Tahun 2017. Pertemuan Bakohumas diadakan setahun tiga kali dan Kabag humas berpesan bagian Humas dan Protokol siap mensosialisasikan kepentingan OPD-OPD di Kabupaten Sukoharjo dengan cara pertemuan Bakohumas seperti saat ini, silahkan memanfaatkan Bakohumas yang diadakan dari Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo"ungkap Kabag Humas.

Dalam paparan terakhirnya Direktur RSUD berharap pelayanan kesehatan menjadi lebih baik lagi, baik Dari segi kualitas maupun kuantitas layanan, mengingat semakin bervariasinya jenis penyakit dan terjadi perubahan yang cukup cepat dalam dinamika masyarakat dan pelayanan kesehatan saat ini, seperti motto RSUD ," kesembuhan dan kepuasan anda adalah komitmen pelayanan kami.  (Tj)

Jumat, 10 Maret 2017

SUKOHARJO PERINGATI HUT 37 DEKRANAS


Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Daerah Kabupaten Sukoharjo, merayakan hari ulang tahun Dekranas ke-37, Jum'at (10/3), di pendopo Graha Satya Praja Setda.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Kepala OPD  dan Camat Se Kabupaten Sukoharjo. Ketua Umum Dekranasda Sukoharjo, Etty Wardoyo Wijaya mengatakan, perayaan HUT Dekranas yang ke-37 tersebut dirayakan secara sederhana. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa telah melakukan pembinaan kepada UKM yang dimana diutamakan yang sedang berkembang, dimana juga bekerjasama dengan Bank Jateng, BPR dan BKK untuk memudahkan dalam akses permodalan. "saya harap kerajinan daerah dapat dikemas dengan penampilan yang baik, khususnya kuliner saya harap dapat dikemas dengan higienis, bersih, dan wajib mencantumkan tanggal kadaluarsa serta terdaftar di BPPOM,"
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, dalam sambutannya mengatakan "produk Sukoharjo akan disosialisaikan agar wajib ditampilkan di Hotel, Pusat Perbelanjaan Modern, dan juga akan diikutkan dalam pameran, agar mendapat pangsa pasar dan agar produk Sukoharjo dapat berkembang".
"Semoga di Ulang Tahun Dekranas yang ke-37 ini Dekranasda Kabupaten Sukoharjo semakin  maju dan semakin jaya serta memiliki kontribusi nyata dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan perubahan nyata khususnya peningkatan ekonomi lewat pengembangan produk kerajinan Sukoharjo" pungkas Bupati di akhir sambutannya.(ang)



Kamis, 09 Maret 2017

Razia Rokok Ilegal, Satpol PP Sukoharjo Juga Edukasi Warga


Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo memiliki tugas untuk menertibkan peredaran rokok ilegal. Dengan ditempelnya stiker mari kita amankan penerimaan Negara dari sektor cukai dengan cara berpartisipasi dalam pemberantasan rokok illegal berikut sanksinya diharapkan warga masyarakat ikut teredukasi tentang cukai. Tidak sekadar hanya melaksanakan penertiban saja, namun Satpol PP juga memberikan imbauan dan mengedukasi masyarakat, akan keberadaan rokok ilegal.

Saat melaksanakan razia rokok ilegal di kios milik bu Endang wijianto  desa Klodangan Menuran Kecamatan Baki , Kamis (9/3). Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Provinsi Jateng, Satpol PP Kabupaten Sukoharjo, Bea Cukai Surakarta, Disperindagkop UKM, Bagian Perekonomian , Bagian Hukum, BKD , Bagian Humas Setda Sukoharjo serta dari Muspika setempat mendapati menjual rokok illegal yang tidak dilekati pita cukai  sebanyak 140 bungkus   merk Consiyt dan 69 bungkus merk CC Mild  di lokasi .   Atas temuan tersebut penjual terkena pelnggaran pasal 54 UU No. 11 Tahun 1995 jo UU No. 39 Tahun 2007 tentang cukai dan Perbup No. 49 Tahun 2016, dengan sanksi administratif berupa peringatan dan bila membandel sanksi pidana dengan ancaman pidana penjara 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda 2 (dua) sampai dengan 10 ( sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Tim gabungan  tidak lupa  memberikan pengetahuan kepada penjual dan warga di sekitarnya, mengenai ciri-ciri rokok ilegal. "Dengan demikian, warga akan lebih teliti dalam membeli rokok. Dan ketika menjumpai ada rokok ilegal bisa langsung ditindaklanjuti," jelas Sunarto M.Si Kabid Penegakan Perda . Turut hadir pula dalam operasi cukai illegal Siswadi Suryanto, SH.,M.Hum Kasi Penindakan Satpol PP Jawa Tengah. Dalam keterangannya menjelaskan bahwa sebagai institusi penegak peraturan daerah, Satpol PP   mengajak masyarakat untuk senantiasa sadar akan ketentuan cukai. Karena ketika membeli rokok ilegal, itu artinya mereka telah merugikan negara dari penerimaan cukai.

  

Upaya ini dilakukan, menurut Siswadi Suryanto, SH.M.Hum, supaya warga bisa menyadari bahwa dengan membeli rokok ilegal, sama saja dengan tidak taat kepada aturan. Karena itu, bagaimana mengenali rokok ilegal, juga harus dipahamkan kepada warga.

Pada kegiatan penertiban rokok ilegal atau yang tidak dilekati pita cukai atau pita cukai palsu,

"Kami juga menyampaikan betapa pentingnya penerimaan cukai bagi negara. Hasil cukai yang diterima dari negara, nantinya juga dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat," katanya.

Kabag Humas Drs. Joko Nurhadiyanto EN.M.Hum dalam keterangan persnya senantiasa mengajak seluruh warga Sukoharjo khususnya untuk ikut memantau dan mengawasi peredaran rokok ilegal disetiap melakukan penertiban. Dan meminta pada masyarakat jika menemukan rokok ilegal yang dijual di warung atau pasar, maka harus segera dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Dalam keterangan persnya Early Brassinga dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta menjelaskan bahwa terhadap para pedagang yang terbukti menjual produk rokok ilegal, pihak Satpol PP hanya memberikan peringatan, pembinaan dan melakukan penyitaan barang bukti. Langkah ini, sesuai dengan ke wenangan yang dimiliki Satpol PP. Sedangkan kewenangan melakukan penindakan berada pada aparat Bea Cukai. " kami akan sita temuan cukai ilegal ini dan sifatnya masih peringatan administrative kepada penjual," imbuhnya. (Tj)

 

Rabu, 08 Maret 2017

PENERIMAAN KUNJUNGAN KERJA PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN DI KABUPATEN SUKOHARJO

Kunjungan Kerja dari Pemerintah Kabupaten Klaten ke Kabupaten Sukoharjo (Rabu, 8/3) diterima oleh Bupati Sukoharjo yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah, Bp. Drs. Agus Santosa dengan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang diwakilkan kepada Kepala Bidang Tata Ruang Bp. Ibnu Tjahyana,ST,MT. Rombongan dari Pemerintah Kabupaten Klaten berjumlah 15 orang dipimpin Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bp. Ir.H.Tajudin Akbar. Materi kunker yang dipilih adalah mengenai pemanfaatan dan tata ruang wilayah, pertanian serta regulasi / perijinannya.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terwujudnya Masyarakat Sukoharjo yang Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" dengan potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir ini, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan, misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.

Dari dialog yang berlangsung, materi dan jawaban atas pertanyaan tentang pemanfaatan tata ruang dan wilayah dijelaskan oleh Kabid Tata Ruang Dinas PUPR. Sedangkan mengenai materi pengembangan wilayah disampaikan oleh Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Bp. Agus Purwantoro, SE, MM.

Turut hadir dalam penerimaan kunker ini perwakilan dari Badan Keuangan Daerah, dari Dinas Pertanian, Inspektorat, dari Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Pembangunan, Bagian Kesejahteraan Rakyat serta dari OPD yang terkait dengan materi dialog. Acara ditutup dengan tukar menukar cinderamata.(Yk)

Tung Desem: Bangun Mental Spiritual dan Motivasi

Seminar Super bertajuk "Membangun Mental Spiritual yang Kuat dan Bermotivasi Tinggi untuk Mencapai Puncak Prestasi" bersama Mr. Tung Desem Waringin  yang dikenal sebagai motivator dan pakar marketing terkenal di Indonesia memberikan seminar dengan mengambil judul motivasi dan semangat untuk meraih sukses  dan  Dr. Ir. Agus Maryono dosen UGM Yogyakarta dengan mengambil tema mau kemana setelah lulus SMA/SMK ,  Rabu (8/3) bertempat di Pendopo Graha Satya Praja (GSP). Seminar sehari ini dimoderatori Sulistyo Wibowo Spd.,M.Pd dan  diselenggarakan oleh ASC (anak Sukoharjo creative) dari Pandeyan, Kelurahan Jetis Sukoharjo. Turut hadir Asisten I Sekda Kabupaten Sukoharjo Hasni, SH, Kepala Dinas Pendidikan , Anggota DPRD serta kurang lebih 400 siswa-siswi SMA/SMK di lingkungan Pemda Sukoharjo. Acara seminar dahsyat ini  dibuka oleh Ibu Assiten 1 Hasni SH mewakili Bupati Sukoharjo yang berhalangan hadir, seminar berlangsung lancar. (Tj)

 

Minggu, 05 Maret 2017

Karang Taruna Brama Bakti Jaya Gelar Gerak Jalan Sehat



 

Tujuh ratus lima puluh  peserta lomba gerak jalan santai yang digelar Karang Taruna Brama Bakti Jaya dukuh Brajan Mangunan Desa Bugel Kecamatan Polokarto berlangsung meriah,. Acara yang digratiskan panitia untuk warga desa Bugel ini dalam rangka HUT ke-22 Karang Taruna Brama Bhakti Jaya digelar pada hari Minggu (5/3). Adapun hadiah Doorprize yang disediakan panitia diantaranya 7 sepeda gunung dan ratusan hadiah menarik lainnya.

"Kami senang dan bangga terhadap Karang Taruna desa Bugel ini, mereka adalah pemuda-pemudi yang peduli dengan mengaktualisasikan kegiatan lomba-lomba untuk menyemarakan suasana, kegiatan ini termasuk dalam program kerja PKK khususnya di Pokja 1,  pesan kami jadilah ujung tombak, isi dengan kegiatan yang positif, hindari narkoba dan minuman keras", ungkap Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya ketika memberikan sambutan selaku ketua TP.PKK Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH. Anggota DPRD Dapil Polokarto, Camat Polokarto, Muspika Kecamatan Polokarto beserta ribuan warga desa Bugel ikut serta memeriahkan HUT Karang taruna kali ini. Dalam kesempatan ini Bupati berjanji akan memberikan bantuan uang Rp 60 Juta di APBD perubahan nanti untuk pembangunan gedung Karang Taruna Brama Bhakti Jaya Desa Bugel.

Menurut laporan Ketua Karang Taruna Topa, mengapresiasi jajaran Pemkab Sukoharjo yang telah mendukung dan membantu pelaksanaan HUT Karang Taruna Brama Bhakti Jaya desa Bugel dan berharap dapat menempati lahan kas yang berada di belakang puskesmas desa Bugel. Acara diakhiri Bupati beserta Ibu Hj. Etty suryani memotong tumpeng serta mengambil nomor undian doorprise dan dilanjutkan hiburan. (Tj)