PJ Bupati, Drs Agus Santosa bersama keluarga melakukan pencoblosan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pagi tadi Rabu, (9/12) di TPS 9 RT 03/RW 07 Bangunsari Kalurahan Gayam Kecamatan Sukoharjo. Pada TPS ini jumlah DPT sebanyak 443 suara yang terdiri laki laki 217 orang dan perempuan 226 orang. Selanjutnya setelah selesai pencoblosan PJ Bupati bersama Forkoorminda melaksanakan pemantauan pilkada di tiga lokasi yaitu TPS 10 yang berada di jalan Merpati Solo Baru Kecamatan Grogol dengan DPT 242 ( laki – laki 120 orang dan perempuan 122 orang ), TPS 05 Mulur Kecamatan Bendosari dengan DPT 518 ( laki – laki 252 orang dan perempuan 266 orang ) dan TPS 01 Kedungsari RT 03/01 Kepuh Kecamatan Nguter dengan DPT 759 ( laki – laki 369 orang, perempuan 390 ), Dari hasil pemantauan diatas secara keseluruhan kegiatan pemilihan ini berjalan aman, tertib dan terkendali, hadir pada kesempatan ini forkompinda,ketua DPRD, Pj Sekda, para asisten,kepala SKPD terkait dan tamu undangan, demikian pejelasan Kabag Humas Pemkab Sukoharjo, Drs Joko Nurhadiyanto EN. Mhum (dn )
Rabu, 09 Desember 2015
Selasa, 08 Desember 2015
PENCANANGAN TANAM PADI SERENTAK DI KABUPATEN SUKOHARJO
Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah pertanian yang surplus beras sebesar 102.691 ton pada tahun 2014, merupakan salah satu kabupaten penghasil beras dengan mutu yang baik dan memberikan kontribusi bagi Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional. Tahun 2014, Kabupaten Sukoharjo mampu memberikan kontribusi produksi padi 310.753 ton GKG dengan produktivitas 63,38 ku/ha GKG (73,26 GKP). Berdasarkan arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Senin 7 Desember 2015, merupakan pencanangan secara nasional Tanam Padi Serentak di seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh Kabupaten/Kota, di Sukoharjo tanam padi serentak dipusatkan di Desa Mulur Kecamatan Bendosari beberapa waktu yang lalu Senin pagi (7/12 ) dan diikuti oleh semua Kelompok Tani di semua kecamatan se Kabupaten Sukoharjo. PJ Bupati Sukoharjo pada sambutannya yang dibacakan PJ Sekretaris Daerah, Eko Adji Arianto, SH, MH menyampaikan bahwa Kabupaten Sukoharjo, diharapkan dapat mencapai target tanam seluas 53.700 hektar dalam rangka mencapai produksi padi sebesar 369.277 ton Gabah Kering Giling pada tahun 2016. Agar target tersebut dapat tercapai,perlunya percepatan tanam dan memaksimalkan tanam pada seluruh lahan sawah di Kabupaten Sukoharjo dengan diiringi pengamanan produksi yang dilaksanakan oleh seluruh petani dengan pendampingan PPL dan Babinsa serta Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman di masing-masing kecamatan.Kepada Dinas Pertanian, Ir. Netty Harjianti pada laporannya menyampaikan bahwa berbekal pengalaman realisasi tanam Oktober 2014 sampai dengan Maret 2015 Kabupaten Sukoharjo hanya tercapai 86%, target tanam untuk Kabupaten Sukoharjo tahun 2016 yaitu seluas 53.700, maka mau tidak mau, kita harus melaksanakan percepatan tanam pada MT Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016, agar kita dapat mencapai target produksi sebesar 369.277 Ton Gabah Kering Giling, Produktivitas 70,75 ku/ha, dengan sasaran luas tanam dalam periode Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016 seluas 22.924 Ha, dan periode April sampai dengan September seluas 30.776 Ha. Sedangkan bulan Oktober dan Nopember sudah ada realisasi tanam 2.393 Ha, rencana tanam bulan Desember seluas 12.074 Ha.Tanam serentak ini diharapkan dapat menekan siklus hama pengganggu sehingga memperkecil gagal panen. Sementara itu Danrem 074/ Warastratama, Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari pada sambutannya meyampaikan bahwa Sukoharjo dalam kewilayahan Korem Warastratama merupakan kabupaten yang memberikan kontribusi yang sangat besar baik dalam hal menyumbangkan point bagi Korem dalam pelaksanaan Binter maupun kerja sama aparat pemerintah daerah dengan aparat kewilayahan. Beliau juga menghimbau kekurangan pencapaian sebesar 15% untuk tahun ini agar kita bisa merapatkan barisan lagi, lebih bersemangat lagi sehingga taarget dapat tercapai." Mumpung banyak air tugas rekan – rekan Babinsa, Danramil untuk membantu para petani untuk mengolah tanah dan menanam padi". Kemudian penanaman padi dilaksanakan secara simbolis oleh PJ. Sekda dan Danrem 074 Warastratama Surakarta pada lahan sawah seluas 2 Ha menggunakan Rice Transplanter di hamparan sawah Kelompok Tani Puspito Tani seluas 74 Ha. 15 Ha lahan sawah pada kelompok tani tersebut sudah tanam manual dengan umur kurang dari 5 hari, sedangkan 59 Ha akan selesai tanam dalam kisaran 10 hari ke depan / sampai tanggal 15 Desember 2015. (dn)
Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah pertanian yang surplus beras sebesar 102.691 ton pada tahun 2014, merupakan salah satu kabupaten penghasil beras dengan mutu yang baik dan memberikan kontribusi bagi Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional. Tahun 2014, Kabupaten Sukoharjo mampu memberikan kontribusi produksi padi 310.753 ton GKG dengan produktivitas 63,38 ku/ha GKG (73,26 GKP). Berdasarkan arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Senin 7 Desember 2015, merupakan pencanangan secara nasional Tanam Padi Serentak di seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh Kabupaten/Kota, di Sukoharjo tanam padi serentak dipusatkan di Desa Mulur Kecamatan Bendosari beberapa waktu yang lalu Senin pagi (7/12 ) dan diikuti oleh semua Kelompok Tani di semua kecamatan se Kabupaten Sukoharjo. PJ Bupati Sukoharjo pada sambutannya yang dibacakan PJ Sekretaris Daerah, Eko Adji Arianto, SH, MH menyampaikan bahwa Kabupaten Sukoharjo, diharapkan dapat mencapai target tanam seluas 53.700 hektar dalam rangka mencapai produksi padi sebesar 369.277 ton Gabah Kering Giling pada tahun 2016. Agar target tersebut dapat tercapai,perlunya percepatan tanam dan memaksimalkan tanam pada seluruh lahan sawah di Kabupaten Sukoharjo dengan diiringi pengamanan produksi yang dilaksanakan oleh seluruh petani dengan pendampingan PPL dan Babinsa serta Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman di masing-masing kecamatan.Kepada Dinas Pertanian, Ir. Netty Harjianti pada laporannya menyampaikan bahwa berbekal pengalaman realisasi tanam Oktober 2014 sampai dengan Maret 2015 Kabupaten Sukoharjo hanya tercapai 86%, target tanam untuk Kabupaten Sukoharjo tahun 2016 yaitu seluas 53.700, maka mau tidak mau, kita harus melaksanakan percepatan tanam pada MT Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016, agar kita dapat mencapai target produksi sebesar 369.277 Ton Gabah Kering Giling, Produktivitas 70,75 ku/ha, dengan sasaran luas tanam dalam periode Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016 seluas 22.924 Ha, dan periode April sampai dengan September seluas 30.776 Ha. Sedangkan bulan Oktober dan Nopember sudah ada realisasi tanam 2.393 Ha, rencana tanam bulan Desember seluas 12.074 Ha.Tanam serentak ini diharapkan dapat menekan siklus hama pengganggu sehingga memperkecil gagal panen. Sementara itu Danrem 074/ Warastratama, Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari pada sambutannya meyampaikan bahwa Sukoharjo dalam kewilayahan Korem Warastratama merupakan kabupaten yang memberikan kontribusi yang sangat besar baik dalam hal menyumbangkan point bagi Korem dalam pelaksanaan Binter maupun kerja sama aparat pemerintah daerah dengan aparat kewilayahan. Beliau juga menghimbau kekurangan pencapaian sebesar 15% untuk tahun ini agar kita bisa merapatkan barisan lagi, lebih bersemangat lagi sehingga taarget dapat tercapai." Mumpung banyak air tugas rekan – rekan Babinsa, Danramil untuk membantu para petani untuk mengolah tanah dan menanam padi". Kemudian penanaman padi dilaksanakan secara simbolis oleh PJ. Sekda dan Danrem 074 Warastratama Surakarta pada lahan sawah seluas 2 Ha menggunakan Rice Transplanter di hamparan sawah Kelompok Tani Puspito Tani seluas 74 Ha. 15 Ha lahan sawah pada kelompok tani tersebut sudah tanam manual dengan umur kurang dari 5 hari, sedangkan 59 Ha akan selesai tanam dalam kisaran 10 hari ke depan / sampai tanggal 15 Desember 2015. (dn)
POLRES SUKOHARJO GELAR APEL PERSIAPAN PENGAMANAN PILKADA 2015
Polres Sukoharjo gelar Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan TPS Pemilukada Tahun 2015 di Halaman Kantor Bupati Sukoharjo. Apel ikuti Jajaran Muspida Sukoharjo, Jajaran Polres Sukoharjo, Kodim 0726 Sukoharjo, Yonif 413, Kopassus, Satpol PP, Linmas dan Dishub Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, SIK, MH selaku Pemimpin Apel menyatakan bahwa Apel bertujuan untuk pengecekan kesiapan unsur unsur yang terkait dalam mengamankan proses Pemilukada di Sukoharjo. Kapolres juga menyampaikan lima point penting kepada seluruh unsur yang terlibat pengamanan Pemilukada, yakni:
1. Semua anggota harus mentaati pedoman yang berlaku serta mengedepankan koordinasi di lapangan;
2. Pemantauan di masing masing wilayah sehingga apabila terjadi permasalahan dapat segera ditindaklanjuti;
3. Peningkatan pengamanan obyek serta patroli gabungan;
4. Netralitas semua anggota dalam Pemilukada; serta
5. Mencurahkan tenaga dan pikiran sampai selesainya proses Pemilukada. (ap)
Senin, 30 November 2015
IBU MUFIDAH JUSUF KALLA BERSILATURAHIM KE SRITEX
| I |
stri Wakil Presiden Republik Indonesia, Ibu Mufidah Jusuf Kalla bersilaturahim dengan peserta IVA Test Tenaga Kerja Wanita PT. Sritex, Senin (30/11) di Gedung Utama Brigjend Slamet Riyadi Sritex Sukoharjo. Ibu Mufidah JK beserta rombongan didampingi Ibu Atikoh Ganjar Pranowo disambut oleh Presiden Direktur PT. Sritex, Bapak Iwan Lukminto. Hadir pula menyambut rombongan, Penjabat Bupati Sukoharjo, Drs.Agus Santosa beserta Muspida Sukoharjo.
Inspeksi visual asam (IVA) Test adalah deteksi dini kanker leher rahim alternatif selain pap smears. Sekitar empat ribu karyawati Sritex mengikuti tes yang diselenggarakan Perusahaan Garmen yang menyuplai pakain militer lebih dari tiga puluh negara tersebut. IVA Test merupakan salah satu penyelengaraan dalam Kesehatan Keselamatan Kerja (K3).
Selain bersilaturahim dengan peserta tes IVA, Ibu Mufidah JK juga mengunjungi Poliklinik Sritex yang baru saja dibangun disebelah utara gerbang utama. (ap)
UPACARA PERINGATAN HUT KORPRI KE 44 KABUPATEN SUKOHARJO
| U |
pacara Peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia atau yang lebih dikenal dengan KORPRI serentak diselenggarakan hari ini, Senin (30/11). Peringatan Tingkat Nasional di gelar di Lapangan Makodam V Brawijaya dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo. Tema Peringatan HUT KE-44 KORPRI Tahun 2015 adalah: "Dengan Memperkokoh Netralitas dan Profesionalitas KORPRI Siap Mensukseskan Program Nawacita Melalui Gerakan Ayo Kerja Menuju Terwujudnya Kualitas Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Rakyat"
Di Sukoharjo, Upacara Peringatan HUT KE-44 KORPRI Tahun 2015 digelar Senin pagi (30/11) di Halaman Kantor Bupati Sukoharjo dengan Inspektur Upacara Penjabat Sekretaris Daerah, Eko Adji Arianto, SH, MM. Upacara diikuti kurang lebih seribu anggota KORPRI dan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta Pejabat di Lingkungan Pemkab Sukoharjo.
Presiden Joko Widodo, selaku Penasehat Nasional KORPRI, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara menyampaikan bahwa kedepannya KORPRI harus memenuhi tuntutan dalam peningkatan kompetensi dan kinerja dalam pelayanan publik yang berazaskan mudah, terjangkau dan cepat. Dalam satu tahun Pemerintahan yang baru, telah dikembangkan ekonomi berbasis produksi, pembangunan infrastruktur, swa-sembada pangan, pembangunan bendungan dan irigasi teknis serta penataan lingkungan hidup. Menurut Presiden Jokowi, pengembangan karakter bangsa merupakan pondasi kernagka kerja berbangsa yang harus didukung dengan: persepatan reformasi birokrasi; pembangunan mentalitas yang berintegrasi; birokrasi yang inovatif dan berintegrasi; serta netralitas anggota KORPRI dalam pemilihan umum.
Sebelumnya juga diselenggarakan Gerak Jalan Masal pada Jum'at (27/11) di Gelora Jombor dalam rangka peringatan HUT Korpri ke 44 di Sukoharjo. (ap)
Langganan:
Postingan (Atom)