Rabu, 03 Mei 2017

BBGRM DAN HKG PKK DICANANGKAN DI DESA KLUMPRIT

Bupati Sukoharjo, H.Wardoyo Wijaya, SH, MH mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan secara resmi membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 Tahun 2017 Kabupaten Sukoharjo, yang dilaksanakan di Desa Klumprit, Mojolaban, Rabu (3/5).

"Kegiatan ini adalah salah satu ciri khas bangsa Indonesia, dimana memiliki nilai historis, politis dan strategis dalam bermasyarakat," ucap Bupati dalam awal sambutannya. "nilai-nilai gotong royong yang tumbuh berkembang dalam masyarakat adalah bagian dari sistem nilai budaya bangsa, yang perlu dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna dalam mendukung Visi Kabupaten Sukoharjo" tambahnya.

Bupati berpesan agar semua komponen masyarakat bersatu padu guna melaksanakan kegiatan pembangunan berbasis pada pemberdayaan masyarakat yang sumber pendanaannya baik dari Pemerintah maupun swadaya masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan di Sukoharjo bisa berjalan sinergi dan kondusif untuk hasil yang optimal. Sedangkan tema BBGRM tahun ini adalah "Dengan Gotong Royong, Terus Membangun Sukoharjo Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat".

Pada kesempatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani Wardoyo Wijaya, menyampaikan "kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian, serta peran aktif masyarakat, berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan," katanya. "dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan keluarga dalam mencapai Kesejahteraan Keluarga agar dapat lebih meningkatkan perannya dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat," imbuhnya.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan berbagai penghargaan diantaranya Pelaksana Terbaik Evaluasi 10 Program Pokok PKK Kecamatan yang diraih oleh Kecamatan Weru sebagai juara pertama dan sebagai Juara Umum adalah Kecamatan Sukoharjo.

Turut hadir pada acara ini, Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, Wakil Bupati, Anggota DPRD, Kepala OPD, TP PKK Se Kabupaten Sukoharjo, Camat, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Mojolaban, demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs.Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (ap)


BBGRM DAN HKG DICANANGKAN DI DESA KLUMPRIT

Bupati Sukoharjo, H.Wardoyo Wijaya, SH, MH mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan secara resmi membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke-45 Tahun 2017 Kabupaten Sukoharjo, yang dilaksanakan di Desa Klumprit, Mojolaban, Rabu (3/5).

"Kegiatan ini adalah salah satu ciri khas bangsa Indonesia, dimana memiliki nilai historis, politis dan strategis dalam bermasyarakat," ucap Bupati dalam awal sambutannya. "nilai-nilai gotong royong yang tumbuh berkembang dalam masyarakat adalah bagian dari sistem nilai budaya bangsa, yang perlu dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna dalam mendukung Visi Kabupaten Sukoharjo" tambahnya.

Bupati berpesan agar semua komponen masyarakat bersatu padu guna melaksanakan kegiatan pembangunan berbasis pada pemberdayaan masyarakat yang sumber pendanaannya baik dari Pemerintah maupun swadaya masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan di Sukoharjo bisa berjalan sinergi dan kondusif untuk hasil yang optimal. Sedangkan tema BBGRM tahun ini adalah "Dengan Gotong Royong, Terus Membangun Sukoharjo Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat".

Pada kesempatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani Wardoyo Wijaya, menyampaikan "kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian, serta peran aktif masyarakat, berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan," katanya. "dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan keluarga dalam mencapai Kesejahteraan Keluarga agar dapat lebih meningkatkan perannya dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat," imbuhnya.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan berbagai penghargaan diantaranya Pelaksana Terbaik Evaluasi 10 Program Pokok PKK Kecamatan yang diraih oleh Kecamatan Weru sebagai juara pertama dan sebagai Juara Umum adalah Kecamatan Sukoharjo.

Turut hadir pada acara ini, Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, Wakil Bupati, Anggota DPRD, Kepala OPD, TP PKK Se Kabupaten Sukoharjo, Camat, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Mojolaban, demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs.Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (ap)

Hardiknas, Bupati Beri Penghargaan Guru Berprestasi


Pada malam resepsi peringatan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2017 yang bertemakan "Percepat pendidikan yang merata dan berkualitas". Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada kepada 16 Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Kabupaten Sukoharjo tahun 2017. Turut hadir Wakil Bupati, FORKOPIMDA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo Drs. Darno, Sekda serta segenap jajaran Dispendik turut memeriahkan malam resepsi dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional Tahun 2017, Selasa (2/5).

Guru dan Kepala Sekolah berprestasi tersebut antara lain Guru TK berprestasi diraih Darmi Juara I dari TK Kartika 3 UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sukoharjo, Juara II diraih TK Desa Gedangan 2 UPTD Dispendik Grogol dan juara III diraih TK Al Azhar 28 UPTD Baki.

Adapun Guru SD berprestasi diraih SD Negeri Karanganyar 1 dari UPTD Weru,  SD Negeri Puhgogor UPTD Bendosari meraih juara II dan SD Negeri Ponowaren 2 UPTD Pendikan dan Kebudayaan Kecamatan Tawangsari meraih juara III.

Guru SMP Berprestasi diraih oleh Iwan Hanafi, S.Pd guru dari SMP Negeri 1 Polokarto, juara II diraih Mulyani, S.Pd guru dari SMP Negeri 1 Grogol dan Sukeksi, S.Pd meraih juara III salah satu guru dari SMP Negeri 1 Mojolaban.

Adapun penghargaan Kepala TK diraih Ria Winanti, S.Pd.,M.Pd dari TK Islam Kanita Tiara UPTD Baki, juara II Kepala TK IT Al Azharul 'Ulum Ariza Nur M, S.Kom.,S.Pd UPTD Grogol dan TK Negeri Pembina UPTD Sukoharjo Wiji Hastuti, S.Pd.

Adapun Kepala SD berprestasi juara I diraih Kepala Sekolah SD Negeri Pucangan 3 UPTD Kartasura Ikhwan Sapto Darmono, S.Pd.,Mpd, Juara II diraih Kepala Sekolah SD Negeri Kwarasan 1 UPTD Grogol Al Amin, S.Pd., M.Pd, Juara III diraih Kepala Sekolah SD N Wirun 1 UPTD Mojolaban Drs. Purwanto, M.Si. Selanjutnya Kepala SMP berprestasi diraih Sriyono, S.Pd.,M.Pd dari SMP Negeri 1 Weru. Piala, piagam dan uang penghargaan diberikan oleh Bupati didampingi Hj. Etik Suryani SE beserta Forkopimda.

Bupati berharap Dalam peringatan hari Pendidikan yang tidak pernah lupa dengan peran Ki Hajar Dewantoro yang sangat besar menjadi acuan pembangunan pendidikan nasional. Ki Hajar Dewantoro dengan slogan, "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani yang artinya apabila didepan memberi inspirasi, apabila ditengah memberi inspirasi, apabila dibelakang memberi dorongan". Ketiga peran tersebut harus dihayati dan dilakukan dengan benar-benar. (Tj)

 

 

 

 

Selasa, 02 Mei 2017

AJANG BOOK FAIR 2017, TINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT


 

Wakil Bupati Sukoharjo H. Purwadi SE.,MM mengapresiasi helat  pameran buku ( Book fair )  Sukoharjo 2017 dan dalam rangka mewujudkan gerakan membaca masyarakat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo meluncurkan Maskot Sukaca.  Dengan mengambil tema " Buku Dulu Baru Kamu, Baca Dulu Baru tahu". Maskot Sukaca singkatan dari "Sukoharjo Maca" dan bermakna ajakan untuk masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo untuk selalu gemar membaca guna mewujudkan Sukoharjo yang Makmur.

Dalam penyelenggaraan Pameran buku (book fair) sebagai sarana mendekatkan jarak antara masyarakat dengan sumberdaya informasi yaitu ketersediaan buku-buku yang berkualitas, yang dapat dijadikan gambaran dalam menggugah untuk mengetahui lebih banyak ilmu pengetahuan serta sebagai jembatan dalam pemenuhan kebutuhan kepada masyarakat akan bahan bacaan yang diinginkan.

" Buku adalah jendela dunia. Dengan membuka buku berarti membuka jendela dunia. Harapan saya dengan kegiatan ini sebagai upaya untuk lebih meningkatkan akses ke sumberdaya informasi melalui buku buku." Ungkap H. Purwadi ketika membacakan sambutan Bupati, Selasa (2/5).

Turut hadir Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan se-Subosukowonosraten, Sanggar tari Santi Budaya Kepuh Nguter serta perwakilan siswa siswi para pelajar.

Sementara Ketua Panitia pameran buku ( Book fair )  Sukoharjo 2017 Santoso Ramelan, M.Si, mengatakan kegiatan ini diikuti 45 stand yang datang dari berbagai wilayah. Kegiatan ini sebagai partisipasi aktif untuk meningkatkan kecerdasan, branding dalam dunia buku serta ajang komunikasi dan hiburan.  Tidak hanya membahas tentang buku saja, namun juga ada worshop penulisan, lomba mewarnai dan Pildacil, namun pameran buku tetap menjadi hal utama untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.

Dalam kesempatan ini diserahkan penghargaan trofi dan piagam sebagai pemustaka teraktual Tahun 2017 dari Dinas Kearsipan dan Perpustaakaan oleh Wakil Bupati Sukoharjo yang terdiri dari kategori pemustaka umum diraih oleh Edi Tri Hartono no anggota perpustakaan 7462, kategori pemustaka PNS/TNI/Polri diraih oleh Adi Purnomo dengan nomor anggota 6105 dan kategori pemustaka pelajar diraih oleh Adib Abdul Aziz H dengan nomor anggota perpustakaan nomor 6971. Acara dibuka dengan pemukulan gong dan pengguntingan untaian melati oleh wakil Bupati H. Purwadi SE.,MM. (Tj)

UPACARA PERINGATAN HARDIKNAS 2017 KABUPATEN SUKOHARJO

Upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 Kabupaten Sukoharjo dilaksanakan dengan sederhana dan hikmat di Halaman Sekretariat Daerah, Selasa 2 Mei 2017. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, SH, MH dengan peserta terdiri dari OSIS, Pramuka, Mahasiswa, Tenaga Pengajar beserta para tamu undangan dari Forkompimda, Staf Ahli, Sekda, para Asisten Sekda, dan para Kepala OPD.

Tema peringatan Hardiknas tahun ini adalah Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas. Tema ini terkait dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi. Dengan pendidikan yang berkualitas yang merata di seluruh lapisan masyarakat, maka usaha meraih tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan Mendikbud RI Muhadjir Effendy, memberikan apresiasi yang tinggi kepada tenaga pendidik atas pengorbanan dan pengabdiannya demi kemajuan pendidikan. Visi Presiden dalam pendidikan, yang terinspirasi dari Pahlawan Pendidikan Ki Hajar Dewantoro, bahwa masa depan Indonesia adalah sangat ditentukan oleh generasi peserta didik masa kini yang memiliki karakter atau budi pekerti yang kuat, serta menguasai berbagai bidang ketrampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kemendikbud melakukan reformasi pendidikan nasional dalam tataran konseptual maupun manajerial. Reformasi pendidikan nasional merupakan proses jangka panjang sehingga perlu dilaksanakan secara sistematis, prosedural dan bertahap serta mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan peringatan Hardiknas ini dapat menjadi momentum untuk bersama bergerak memajukan pendidikan yang berkualitas. (Yk)